40 Kata-Kata Rindu Anak Rantau terhadap Keluarga dan Kampung Halaman, Menyentuh Hati

·Bacaan 5 menit

Bola.com, Jakarta - Kata-kata rindu anak rantau kerap terucap saat seseorang sedang terpisah jarak dengan orang dan kampung halaman. Banyak yang mengatakan berat menahan rindu dengan orang tercinta, terutama keluarga.

Dalam lirik lagu berjudul 'Keluarga Cemara' disebutkan, harta yang paling berharga adalah keluarga. Hal tersebut menunjukkan betapa berharganya orang-orang tercinta yang disatukan dalam ikatan keluarga.

Momen bertemu keluarga dan kampung halaman, terutama saat sedang merantau, menjadi obat terbaik mengobati rasa rindu. Namun, jarak serta situasi membuat perantau terkandang tidak bisa pulang.

Bukan perkara mudah menjadi anak rantau apabila terus teringat tentang keluarga dan kampung halaman. Kata-kata rindu anak rantau mungkin bisa menjadi penawar sembari menunggu waktu pulang.

Ada banyak kata-kata rindu anak rantau terhadap keluarga dan kampung halaman yang bisa diungkapkan saat terpisah.

Berikut ini kumpulan kata-kata rindu anak rantau terhadap keluarga dan kampung halaman, seperti dilansir dari Yourfates dan Ghlaha, Rabu (14/4/2021).

Kata-Kata Rindu Anak Rantau Terhadap Keluarga dan Kampung Halaman

Ilustrasi merantau. (dok.pixabay)
Ilustrasi merantau. (dok.pixabay)

1. "Tidak ada yang lebih baik daripada pulang ke keluarga, makan makanan enak dan bersantai."

2. "Kerinduan bukanlah apa-apa. 50 persen orang di dunia selalu rindu kampung halaman."

3. "Tempat yang kita cintai adalah rumah. Rumah yang mungkin ditinggalkan kaki kita, tetapi tidak hati kita."

4. "Rumah adalah perasaan cinta dan damai. Aku sangat merindukan rumahku."

5. "Lucu rasanya pulang ke rumah. Tidak ada yang berubah. Semuanya terlihat sama, terasa sama, bahkan baunya sama. Kamu menyadari yang berubah adalah dirimu."

6. "Di sini tidak ada yang seperti tinggal di rumah untuk kenyamanan yang sesungguhnya."

7. "Tidak ada yang seperti rumah, itu sebabnya kita merindukannya."

9. "Ketika berpisah, rasa rindu ini tak bisa lagi aku tahan. Ibu dan ayahku sangat berharga di dalam hidupku. Engkau akan selalu ada di dalam hatiku."

10. "Aku sangat merindukan keluargaku, hanya itu yang ingin aku katakan saat nanti bertemu."

Kata-Kata Rindu Anak Rantau Terhadap Keluarga dan Kampung Halaman

Ilustrasi merantau di tengah pandemi. Credit: pexels.com/Anna
Ilustrasi merantau di tengah pandemi. Credit: pexels.com/Anna

11. "Bisa bertemu keluarga menjadi bahagia di hati, salah satu momen yang paling ingin selalu aku ulang di dalam hidup ini."

12. "Dalam ratusan kilometer membentang jauh, selalu aku titipkan rindu pada embusan angin, selalu ku bincangkan di sela doa untukmu orang tua dan keluargaku."

13. "Di antara banyak hal yang tak bisa didaur ulang yaitu waktu yang terbuang. Maka pastikanlah bahwa waktumu telah kau gunakan sebaik-baiknya untuk keluarga."

14. "Hasil tak akan pernah mengkhianati usaha. Entah seberapa lelahnya kamu, percayalah bahwa semua lelahmu itu akan dibayar lunas saat bertemu keluarga di rumah."

15. "Pulang adalah kata terindah untuk mereka yang mana sudah berhasil menemukan jalan pulang."

16. "Rindu kumpul bersama. Kangen masanya kebersamaan di waktu hujan bersama ayah, adik, kakak, dan keluarga tercinta. Tapi, kini keadaan sudah berbeda, kami saling terpisah jarak."

17. "Rumah bukanlah tempat, melainkan orang yang ada di dalamnya. Jika kamu kembali saat orang-orang itu tak lagi ada, maka itu bukanlah rumah."

18. "Saat hatiku telah dirasuki rasa rindu kepada keluarga yang begitu besar, maafkan aku yang tak bisa melakukan apa-apa selama rinduku belum reda karena keluargaku adalah penguat jiwaku."

19. "Sejauh apa pun kaki melangkah, rindu selalu mendekatkanku kepada keluarga".

20. "Merantau itu bukan hal remeh. Jauh dari orang tua dan keluarga adalah hal paling sulit untuk dijalani."

Kata-Kata Rindu Anak Rantau Terhadap Keluarga dan Kampung Halaman

Ilustrasi pergi merantau. (Foto: unsplash.com)
Ilustrasi pergi merantau. (Foto: unsplash.com)

21. "Berbahagialah mereka yang saat ini berada jauh di tanah rantau. Makin jauh dari orang tua, justru hati makin dekat."

22. "Tujuh tahun di perantauan mengajarkanku bahwa kumpul bersama merupakan faktor yang tidak dapat dibeli dengan harga berapa pun."

23. "Ibu jangan sempat berhenti untuk rutin mendoakan anakmu yang hidup sebatang kara ini."

24. "Mungkin jarak kami hanyalah sebatas lautan. Tapi, harga diri yang membikin aku wajib bersi kukuh di perantauan."

25. "Cintai ibumu kini juga serta untuk selamanya. Sebelum engkau tidak dapat lagi merasakan masakan seorang ibu."

26. "Kadang aku wajib iri bersama mereka yang tetap dapat berkumpul dengan keluarga bercanda ria."

27. "Di dalam hati serta juga langkah kakiku, tercipta sebuah cita-cita untuk mewujudkan andalan dari orang yang menanti diriku."

28. "Mungkin saya sedang jauh dari orang tua serta keluarga, tetapi dengan doa, semuanya terasa dekat serta sangat bersahaja."

29. "Apa pun rintangan serta halangan yang sedang saya hadapi saat ini, tentu saya bakal jalani sepenuh hati serta lapang dada."

30. "Merantau bakal memberimu tidak sedikit pengalaman hidup. Pergilah sejauh mungkin, tapi jangan hingga lupa pulang."

Kata-Kata Rindu Anak Rantau Terhadap Keluarga dan Kampung Halaman

Ilustrasi pergi merantau. (dok. foto Atoms/Unsplash)
Ilustrasi pergi merantau. (dok. foto Atoms/Unsplash)

31. "Di perantauan sungkan pulang, di rumah enggan pergi lagi."

32. "Tiap langkah kakiku berpijak ada sebuah andalan yang ditanam oleh orang-orang yang sangat mencintai serta merindukan diriku ini, oleh sebab itu aku tidak boleh gagal."

33. "Apa yang sedang saya tanam serta saya kerjakan niscaya bakal membuahkan hasil yang baik sebab saya datang serta bekerja dengan niat yang baik pula."

34. "Kami mungkin punya mental yang jauh lebih kuat dibanding anak yang tetap tinggal bersama orang tua. Setiap perpersoalanan yang ada, kami hadapi dengan sendiri serta mandiri."

35. "Merantau bukanlah perkara sederhana. Jauh dari orang tua merupakan faktor yang sangat menyiksa. Tetapi, tersanjunglah mereka, terus jauh dari orang tua, hati mereka justru terus dekat di sisinya."

36. "Ibu, mesiki kita berjauhan, aki berjanji sekuat tenaga bakal menyanjungmu."

37. "Doa di setiap sujudmu rutin menyertai setiap langkahku menuju keberhasilan itu."

38. "Perantau tidak hanya memiliki hati yang kuat. Mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuannya tanpa melibatkan kedua orang tua."

39. "Teruntuk orang tuaku, terima kasih telah mengizinkan aku pergi dan menjadikan aku seseorang yang kuat menghadapi dunia."

40. "Merantaulah agar kamu bisa merasakan betapa besarnya rindu akan kampung halamanmu."

Sumber: Yourfates, Ghlaha

Dapatkan artikel kata-kata dari berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.