400 Ribu Obat COVID-19 Molnupiravir Sudah Tiba di RI

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Sore ini, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa sebanyak 400 ribu obat COVID-19 Molnupiravir telah tiba di Indonesia.

"Sebagai informasi, 400 ribu tablet Molnupiravir yaitu obat antivirus yang baru dari Merck sudah tiba di Indonesia dan sudah siap digunakan," ujar Budi dalam keterangan pers Evaluasi PPKM pada Senin, (10/1/2022).

Seminggu sebelumnya, Budi juga mengungkapkan bahwa menyiapkan obat Molnupiravir menjadi salah satu persiapan pemerintah untuk bisa mengurangi laju pasien di rumah sakit.

Selain menyiapkan stok Molnupiravir, Kemenkes juga menyiapkan tempat tidur dan oksigen. Sekitar 120 ribu tempat tidur akan disiapkan untuk COVID-19. Sedangkan sekitar 16 ribu oksigen konsentrator juga telah didatangkan ke Indonesia.

"Sekarang persiapan yang dilakukan, kita sejak puncak Juli kemarin sudah mendatangkan 16 ribu oksigen konsentrator," kata Budi dalam keterangan pers pada Senin, 3 Januari 2022 lalu.

"Sudah kita kirim ke seluruh rumah sakit di seluruh Indonesia terutama yang akses oksigennya susah," tambahnya.

Gelombang Omicron

Dalam kesempatan yang sama, Budi juga mengingatkan bahwa Indonesia akan mengalami gelombang baru yang disebabkan oleh varian Omicron.

Namun, ia pun mengungkapkan bahwa tidak perlu panik dalam menghadapi situasi ini.

"Kita akan menghadapi gelombang dari Omicron ini. Tidak usah panik, kita sudah mempersiapkan diri dengan baik, dan pengalaman menunjukkan walaupun naiknya cepat, tapi gelombang Omicron ini juga turunnya pun cepat," kata Budi.

"Sehingga yang penting jangan lupa jaga prokes, disiplin juga melakukan surveillance, dan yang paling penting percepat vaksinasi rekan-rekan kita, keluarga kita yang belum mendapatkan vaksinasi," tambahnya.

Infografis

Infografis 4 Langkah Pulang Umrah Bebas Covid-19 (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis 4 Langkah Pulang Umrah Bebas Covid-19 (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel