416 orang korban banjir mengungsi di empat lokasi di Kota Jayapura

·Bacaan 1 menit

Sebanyak 416 warga yang menjadi korban banjir dilaporkan mengungsi di empat lokasi di Kota Jayapura, kata Ketua Tanggap Darurat Bencana Alam Kota Jayapura Rustan Saru.

Rustan kepada ANTARA, Senin di Jayapura mengakui, empat lokasi yang menjadi tempat penampungan warga yang terdampak tersebar di dua distrik.

Lokasi penampungan warga yang mengungsi yakni Distrik Abepura tersebar di dua lokasi yakni GOR Trikora 198 orang, dan Diklat Sosial 125 orang. Kemudian di Distrik Jayapura Selatan terdapat di Polimak 75 orang dan Batu Putih 18 orang, jelas Rustan Saru yang juga menjabat sebagai Wakil Walikota Jayapura.

Baca juga: Korban banjir di Kota Jayapura butuh pakaian layak pakai
Baca juga: Kementerian PUPR lakukan penanganan darurat pasca banjir Jayapura

Ia mengakui, jumlah warga yang mengungsi bertambah terutama di Diklat Sosial karena rumah mereka banyak yang sudah tidak layak ditempati akibat perabotan rumah tangga berikut isi kamar tidak bisa digunakan karena terendam air lumpur saat banjir.

"Karena itu jumlah pengungsi bertambah dan berbagai bantuan sudah mulai diberikan kepada mereka," katanya.

Ketika ditanya apa yang dibutuhkan warga korban banjir, Rustan Saru mengatakan warga saat ini membutuhkan pakaian layak pakai akibat milik mereka terendam banjir.

Memang benar banyak warga yang menjadi korban banjir membutuhkan pakaian layak pakai karena barang-barang milik mereka terendam genangan banjir hingga tidak bisa dicuci kembali.

Selain itu mereka juga membutuhkan bantuan kasur dan balita memerlukan popok pembalut serta susu, jelas Rustan.

Baca juga: 700 relawan bersihkan kawasan terdampak banjir di Kota Jayapura

Baca juga: Lanud Silas Papare dirikan tenda bagi korban banjir Jayapura

Baca juga: Kodim Jayapura bantu dapur umum korban banjir Nimboran

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel