420 Dokter Anak Dilibatkan Deteksi Gejala Hepatitis Akut di Jateng

Merdeka.com - Merdeka.com - Ratusan dokter spesialis anak seluruh Jawa Tengah yang tergabung satgas pengawas gabungan bersama unsur rumah sakit rujukan dan Pemprov Jateng dilibatkan melacak gejala penularan hepatitis akut. Para dokter perlu membutuhkan kewaspadaan sebab penyakit yang menyerang organ hati ini diperkirakan bisa menular pada anak-anak sekolah.

"Kita sudah koordinasikan dengan semua dokter anak di kabupaten dan kota Jawa Tengah. Total 420 dokter anak yang dilibatkan untuk deteksi dini," kata Sekretaris Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jateng, Choirul Anam, Selasa (10/5).

Anam mengatakan, nantinya para dokter diseluruh klinik anak agar dapat mempelajari kriteria penyakit yang mengarah pada hepatitis akut. Deteksi dini akan dilakukan dengan menelusuri anak-anak yang mengalami nyeri perut yang disertai mual, muntah dan mengalami penyakit kuning.

"Kita sudah ada panduan gejalanya, kami lakukan khususnya kalau ada yang punya gejala mual muntah mengalami penyakit kuning serta nyeri perut," ujar dia.

Gejala Hapatitis Akut Masih Diselidiki

Anam menjelaskan bahwa perbedaan gejala dibanding hepatitis A dan hepatitis akut belum diketahui penyebabnya. Namun menurut dia, hepatitis ini tidak ada kaitannya dengan penyakit hepatitis pada umumnya sehingga sedang diinvestigasi pihaknya.

Penyakit hepatitis akut sendiri berisiko menular pada anak usia di bawah 19 tahun seperti anak-anak setingkat SD sampai SMA. Untuk penyebabnya sampai saat ini masih misterius.

"Untuk kasus yang sekarang ini menyasarnya terhadap anak usia di bawah 19 tahun. Tapi penyebabnya belum diketahui. Kita lagi tahap investigasi dan deteksi dini untuk meningkatkan kewaspadaan di setiap daerah," kata dia.

Anam menyarankan supaya setiap orangtua mengimunisasi anaknya secara lengkap dan menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Jangan jajan dan makan sembarangan. Harus dikendalikan dulu. Karena pola penularannya kayak yang lain. Korovekal atau lewat makanan. Cuman sementara ini belum ada laporan kasusnya di Jateng," pungkasnya. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel