421 Santri dan Pengurus Ponpes Bina Madani di Kota Bogor Jalani Tes Covid-19

·Bacaan 2 menit
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau pelaksanaan uji coba pendidikan tatap muka (PTM) di SMPN 15, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (31/5/2021). Pemerintah Kota Bogor menggelar uji coba PTM di 37 sekolah hari ini dengan protokol kesehatan yang ketat. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 421 orang santri dan pengurus Pondok Pesantren Bina Madani di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi penularan Covid-19, Minggu (6/6/2021), setelah 32 santri di pondok pesantren tersebut dinyatakan terinfeksi virus corona.

"Dinas Kesehatan telah melaksanakan tes swab PCR kepada 421 orang santri dan pengurus pondok pesantren ini dan hasilnya akan diketahui Senin besok," kata Wali Kota Bogor Bima Arya, Minggu (6/6/201).

"Kalau dari dari hasil tes swab PCR pada hari ini masih ada santri yang positif, akan kita lakukan langkah-langkah berikutnya," kata Bima Arya selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah mendirikan posko di Pondok Pesantren Bina Madani untuk mendukung pengawasan aktivitas di lingkungan pesantren, termasuk memastikan protokol kesehatan dijalankan oleh semua warga pesantren.

"Pondok pesantren ini untuk sementara ditutup total. Tidak boleh ada aktivitas keluar dan masuk di ponpes ini. Orang yang di dalam sementara tidak boleh keluar dan orang yang di luar sementara tidak boleh masuk," kata Bima Arya seperti dikutip Antara.

Wali Kota sudah menugaskan kepada Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) untuk menyuplai bahan makanan dan barang kebutuhan pokok lain ke pesantren selama akses keluar masuk pesantren ditutup.

Dibawa ke Pusat Isolasi

Dalam pemeriksaan antigen untuk mendeteksi penularan Covid-19 pada 398 santri di Pondok Pesantren Bina Madani pada 3 sampai 4 Juni 2021 ada 32 santri yang dideteksi positif Covid-19.

Sebanyak 24 santri yang terserang Covid-19 kemudian dievakuasi ke Pusat Isolasi Covid-19 di Gedung Pusdiklat BPKP di Ciawi Bogor dan delapan orang lainnya dibawa oleh orang tuanya pulang ke rumah untuk menjalani isolasi mandiri.

Bima Arya mengatakan, warga pondok pesantren yang dikonfirmasi terserang Covid-19 dalam pemeriksaan pada Minggu juga akan dibawa ke Pusat Isolasi di Ciawi.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel