43.579 Orang Padati Arus Balik di Gilimanuk, BNPB Perketat Pantauan Prokes

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperketat penerapan protokol kesehatan masyarakat di Pelabuhan Gilimanuk, Provinsi Bali. Berdasarkan data otoritas pelabuhan pada 6 sampai 7 Mei 2022, tercatat 33 kapal melayani penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk.

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah mengatakan, masih ada pemudik dan pedagang di wilayah Pelabuhan Gilimanuk tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes).

"Salah satu pos pemantauan yang diaktifkan BNPB memantau masih ada pemudik dan pedagang di wilayah Pelabuhan Gilimanuk tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes). Situasi ini terpantau pada Sabtu malam (7/5) di saat puncak arus balik lebaran," kata Jarwansyah dalam keterangan tertulis diterima, Minggu (8/5).

Jarwansyah menambahkan, data manifes Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang terdapat 33 kapal yang beroperasi dengan rute perjalanan sebanyak 241 kali. Adapun penumpang yang melakukan perjalanan sebanyak 43.579 orang, kendaraan roda dua sebanyak 1.164 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 6.843 unit.

"Pada Sabtu malam (7/5), pukul 18.00 WITA, petugas pos pemantauan melaporkan situasi di Pelabuhan Gilimanuk terpantau padat lancar. Kepadatan kendaraan terjadi pada keluar Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang," urai dia.

Namun kepadatan kendaraan tidak berlangsung lama dan kepadatan hanya terjadi pada saat jam tertentu saja. Puncak kepadatan arus balik diperkirakan akan terjadi pada hari ini, Minggu (8/5).

"Dalam memantau prokes di fasilitas umum ini selama arus mudik dan balik lebaran, BNPB berkoordinasi dengan lintas lembaga, seperti TNI, Polri, Basarnas, dinas sosial dan satpol PP," pungkasannya.

Reporter: Radityo [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel