43 Jembatan di Garut Hancur akibat Banjir, Warga Diseberangkan dengan Perahu Karet

Merdeka.com - Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memaparkan jumlah jembatan yang hancur akibat banjir di Kabupaten Garut, Jumat (15/7), mencapai 43 unit. Jembatan sementara sedang dibangun, sedangkan aktivitas terpaksa penyeberangan menggunakan perahu karet.

Salah satu jembatan yang rusak itu berada di Kecamatan Banyuresmi. Jembatan itu ditinjau langsung laki-laki yang akrab disapa Emil ini, Kamis (21/7).

"Saya mohon maaf baru bisa hadir ke wilayah Garut, karena baru beribadah haji. Kejadian saat saya masih di sana, saya sudah titip ke Pak Wagub mendahului, dan kebetulan kesempatannya ada saya ke sini. Ini adalah salah satu titik dari 43 titik yang jembatannya hancur," sebutnya saat peninjauan.

Bantuan Pemprov Jabar

Untuk jembatan yang berada di Kecamatan Banyuresmi, lanjut Emil, Pemerintah Jawa Barat akan memberikan bantuan. Bantuan itu berupa pembangunan jembatan sementara agar bisa dilewati warga dan siswa untuk kegiatan sehari-hari.

"Dalam empat hari akan selesai jembatan sementara. Menunggu empat hari, sudah saya tugaskan Forkopimda, relawan untuk menyeberangkan anak-anak naik perahu (karet) seperti yang saya lakukan barusan," ungkapnya.

Setelah jembatan sementara selesai, jembatan permanen akan dibangun. Proses pembangunannya setidaknya dibutuhkan memerlukan waktu tiga hingga empat bulan.

Pembangunan Diupayakan Serentak

Ia memastikan bahwa jembatan permanen yang akan dibangun di Banyuresmi itu akan lebih ditinggikan. "Karena hasil kajiannya ternyata ada kenaikan level banjir, sehingga ditinggikan minimal 2 meter," jelasnya.

Selain bantuan untuk pembangunan jembatan sementara dan permanen di Banyuresmi, Emil juga mengaku akan membantu pembangunan 42 jembatan lainnya. Pembangunannya tengah dipikirkan bersama Bupati dan Wakil Bupati Garut agar pengerjaannya dilakukan serentak.

"Kalau satu-satu takut lama, kasihan. Tapi nanti pendanaan, mayoritas akan dibantu dari dana provinsi, insyaallah jangan khawatir," ucapnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel