437 Orang Kontak dengan Anies dan Riza Dites Swab COVID-19

Daurina Lestari
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta langsung melakukan pelacakan kontak (contact tracing) secara aktif kepada orang-orang di lingkungan kegiatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, setelah keduanya terkonfirmasi positif COVID-19.

Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta telah melakukan tes usap terhadap 437 orang yang melakukan kontak erat dengan Anies dan Riza. Sebanyak 24 orang terkonfirmasi positif COVID-19.

"Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta dan jajaran langsung melakukan pelacakan kontak. Hingga Selasa kemarin, kami di Dinkes DKI Jakarta dan jajaran telah mencatat 158 orang telah dilakukan tes usap dari kontak erat Gubernur dan 279 orang telah dilakukan tes usap dari kontak erat Wakil Gubernur sehingga total pelacakan kontak kasus sejauh ini adalah 437 orang," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti dalam keterangan tertulisnya, Rabu 2 Desember 2020.

Baca juga: Pembuat Video Viral Azan Hayya Alal Jihad Minta Maaf

Dia menjelaskan bahwa dari 158 kontak erat dengan Anies selama periode tracing hasilnya adalah 5 orang positif, 111 lainnya negatif dan 42 orang masih menunggu hasil. Sedangkan dari 279 kontak erat Riza selama periode tracing 28 November-1 Desember, hasilnya adalah 19 positif, 185 negatif dan 75 orang lainnya masih menunggu hasil.

Mereka yang terkonfirmasi positif kemudian menjalani isolasi mandiri ataupun perawatan sesuai dengan derajat gejala yang dialaminya.

“Sekali lagi, kami menegaskan bahwa mereka yang terkonfirmasi positif dari hasil pelacakan kontak tidak menentukan sumber penularannya adalah Gubernur ataupun Wakil Gubernur. Saat ini belum ditemukan kasus positif di antara mereka yang berinteraksi langsung dengan Gubernur baik dari keluarga maupun tim kerja setelah Gubernur dikonfirmasi positif," ucapnya.

Dia juga menjelaskan, beberapa kasus ditemukan bahwa periode penularan sebelum berinteraksi dengan Anies dan merupakan bagian dari klaster keluarga masing-masing. "Jadi kami mendata ada klaster terpisah yang ditemukan karena dilakukan tes masif di lingkungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujar Widyastuti.

Widyastuti mengimbau masyarakat dapat melaporkan ke Puskesmas dan dilakukan tes usap PCR secara gratis, khususnya apabila termasuk kontak erat Anies maupun Riza. Dia juga menegaskan Pemprov DKI Jakarta berkomitmen penuh dalam pengendalian wabah COVID-19 di DKI Jakarta dengan melakukan kegiatan testing, tracing, dan treatment secara masif.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan untuk senantiasa menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin melalui 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan rutin dengan sabun dan air mengalir.