45 wartawan Papua ikut UKW guna tingkatkan profesionalitas

Dewan Pers menggelar Ujian Kompentensi Wartawan ( UKW) yang diikuti sebanyak 45 wartawan yang berasal dari empat kabupaten/kota di Papua.

Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Papua Meirto Tangkepayung di Jayapura, Kamis,mengatakan dari 45 peserta UKW tersebut 28 diantaranya berasal dari Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI), 11 orang berasal dari Aliansi Jurnalis Idependen (AJI) dan enam orang berasal dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia ( IJTI) Papua.

"UKW kali ini sedikit berbeda dengan sebelumnya ,dimana tiga organisasi Pers yang ada di Papua menjalani UKW secara bersamaan di dalam satu ruangan," katanya.

Menurut Meirto, peserta berasal dari empat kabupaten/kota yakni Serui, Merauke, Kabupaten dan Kota Jayapura dengan membuka tiga kelas yang di Uji pada UKW kali mulai dari kelas Muda, Madya dan Utama.


"Kami dari IJTI sendiri hanya satu kelas yaitu kelas Muda dan hanya diikuti oleh enam orang, sebenarnya banyak wartawan Televisi yang mau ikut UKW ini, namun memprioritaskan yang belum pernah UKW dulu, untuk yang kelas Madya dan Utama rencana akan di gelar lagi pada akhir tahun," ujarnya.

Dia menjelaskan masih banyak wartawan yang belum mengikuti UKW sehingga dengan kegiatan ini sangat membantu para wartawan di Papua dan bisa mengetahui sejauh mana pengetahuan dalam menjalankan tugas apakah sudah kompeten atau belum.


"Kami sangat mengapresiasi yang tinggi kepada Dewan Pers selaku penyelenggara UKW di Papua," katanya.

Dia menambahkan setelah dinyatakan lulus maka para peserta akan mendapatkan kartu yang nantinya bisa dipakai sebagai bukti kepada narasumber bahwa wartawan tersebut sudah dinyatakan kompeten untuk melaksanakan tugasnya sesuai dengan jenjang yang diikuti.


Ujian Kompentensi Wartawan ( UKW) yang di gelar Dewan Pers pada salah satu hotel berbintang ini berlangsung selama dua hari, sejak Kamis - Jumat (4-5/8) di Kota Jayapura, Papua.

Acara dihadiri Ketua Komisi Pendidikan dan Pengembangan Profesi Dewan Pers Paulus, Tri Agung Kristanto

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel