450 personel ditugaskan amankan perbatasan RI-PNG

Sebanyak 450 prajurit Yonif 132, Korem 031 Cabang 1 Bukit Barisan disiapkan untuk menjalankan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua Nugini (PNG) Sektor Utara selama sembilan bulan yang akan diberangkatkan pada Rabu (14/9).

"Penugasan ini adalah sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi setiap prajurit TNI AD, karenanya saya melaksanakan peninjauan secara langsung untuk memastikan semua aspek terjaga dengan baik terutama kemampuan, kesiapsiagaan dan keterampilan prajurit," kata Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, di Yonif 132 Korem 031 Cabang 1 Bukit Barisan di Bangkinang, Riau, Selasa.

Kasad Dudung mengatakan bahwa kedatangannya sekaligus mengecek disiplin serta kepatuhan pada hukum, kesiapan alat perlengkapan, dan sarana dan prasarana yang akan digunakan, kesiapan personel dan material dalam penugasan yang akan dilaksanakan.

Pada kesempatan itu, Kasad Dudung juga melakukan pemeriksaan personel, perlengkapan baik perlengkapan perorangan maupun kendaraan taktis yang akan di bawa dalam penugasan secara langsung.

"Laksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab, kalau ingin berhasil, jangan pernah menyakiti hati rakyat karena kehadiran kalian di sana, selain untuk menjaga kedaulatan NKRI, juga untuk menjadi solusi dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat," ujar Dudung.

Baca juga: Pangdam: Satgas Pamtas RI-RDTL harus perkuat sinergi bersama rakyat

Baca juga: Kasad cek kesiapan Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara Yonif 143/TWEJ

Dudung mengatakan, kehadirannya juga bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada prajurit yang berangkat melaksanakan penugasan, keluarga mereka, dan unsur tinggal atau komando rumah (korum). Dudung juga menyampaikan bahwa saat ini TNI AD telah melakukan pemenuhan kebutuhan operasi, khususnya perlengkapan perorangan, senjata, transportasi, dan kebutuhan operasi lainnya.

Berikutnya, lanjut dia, TNI AD pun melakukan pemenuhan kebutuhan dasar prajurit guna meningkatkan kesejahteraan prajurit, PNS TNI AD, dan keluarga mereka. Adapun kebutuhan-kebutuhan dasar tersebut, di antaranya, perumahan, air bersih, kesehatan, dan peningkatan gizi prajurit melalui pendistribusian susu serdadu.

Dudung berharap, dengan prestasi dan pengalaman Satgas Pamtas Yonif 132/BS yang pernah sukses melaksanakan tugas operasi sebelumnya, mereka juga dapat melaksanakan tugas dengan baik sebagai Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara.

"Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara, harus menciptakan kehadiran TNI AD di daerah yang akan kalian dituju memberi dampak yang baik dan berkesan bagi masyarakat, dan untuk prajurit yang bertugas tetap menjaga kesehatan, terus beribadah dan berdoa secara tulus," tuturnya.

Selanjutnya Dudung juga meminta para personel Satgas Pamtas RI agar selalu berwaspada dalam bertugas, menguasai medan operasi, serta tidak melakukan pelanggaran sekecil apa pun.

Danyonif 132/BS Letkol Inf Ahmad Fauzi melaporkan sejumlah persiapan personel dan material dalam penugasan tersebut.