47 Tentara GNA Tewas Dibantai di Kota Kelahiran Muammar Khadafi

Bayu Adi Wicaksono

VIVA – Pembantaian besar-besaran terjadi di Kota Sirte, sebanyak 47 prajurit dari Pemerintah Negara Kesepakatan atau GNA tewas dalam pertempuran dengan pasukan Tentara Nasional Libya (LNA).

"47 terbunuh hanya dari Misrata hari ini di pinggiran Kota Sirte. GNA milisi telah sepenuhnya ditolak kembali ke AbuGrian - Alwashka," tulis LNA dalam siaran resmi yang diterima VIVA Militer, Minggu 7 Juni 2020.

Pasukan GNA yang dibantai di Kota Sirte berasal dari milisi Saraj, milisi yang dibayar Turki untuk mendukung perang GNA merebut kekuasaan di Libya.

LNA menyebutkan, pertempuran pecah di sebelah barat Kota Sirte. Pasukan GNA berusaha merebut kota itu setelah berhasil merebut Kota Tripoli dan Kota Tarhuna.

Kondisi jenazah pasukan milisi Saraj sangat mengerikan, sebagian besar ditemukan dalam kondisi hancur di dalam kendaraan tempur yang diserang LNA dengan senjata berat.

Untuk diketahui Kota Sirte memiliki sejarah penting bagi Libya, kota ini  merupakan tempat kelahiran Komandan Revoluasi Libya, Muammar Muhammad Abu Minyar Khadafi atau Gaddafi.

Karena itulah, Kota Sirte merupakan salah satu paling penting dipertahankan oleh pasukan LNA di bawah pimpinan Jenderal Khalifa Haftar.