471 Orang Tewas dan Hilang karena Perang Antargeng di Haiti

Merdeka.com - Merdeka.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan, sedikitnya 471 orang tewas, terluka, maupun hilang akibat bentrokan antargeng di ibu kota Haiti, Port-au-Prince bulan ini.

"Dilaporkan juga insiden kekerasan seksual berat terhadap perempuan dan anak perempuan juga remaja laki-laki yang direkrut geng," jelas PBB dalam pernyataannya, dikutip dari AFP, Rabu (27/7).

Dalam pernyataannya, PBB merilis data kekerasan antara 8 dan 17 Juli di daerah kumuh Cite Soleil. Namun tidak disebutkan secara spesifik berapa korban tewas dalam kekerasan tersebut.

Disebutkan juga 3.000 orang melarikan diri dari rumahnya, termasuk ratusan anak-anak, dan sedikitnya 140 rumah rusak.

"Persoalan kemanusiaan di Cite Soleil sangat besar dan meningkat karena kemiskinan, kurangnya layanan dasar, termasuk keamanan, dan meningkatnya kekerasan akhir-akhir ini," jelas Koordinator Kemanusiaan PBB di Haiti, Ulrika Richardson.

Walaupun PBB memberikan bantuan di Cite Soleil, Richardson mengatakan pendekatan yang lebih berkelanjutan dan holistik diperlukan untuk pembangunan jangka menengah dan panjang.

Perdana Menteri Haiti, Ariel Henry belum mengomentari kekerasan yang marak di Cite Soleil. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel