5.038 WNI Positif COVID-19 di Luar Negeri, Ada Tambahan Kasus dari Inggris

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Luar Negeri RI mengatakan bahwa terdapat tambahan WNI yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Inggris. Ada tambahan WNI yang sembuh dari COVID-19 di Uni Emirat Arab dan Bahrain.

Sementara itu, Kemlu RI hari ini tidak melaporkan adanya tambahan kematian akibat COVID-19 pada WNI di luar negeri.

"Tambahan WNI terkonfirmasi positif COVID-19 di Inggris, sembuh di Uni Emirat Arab dan Bahrain," tulis @Kemlu_RI di Twitter pada Senin (21/6).

Dalam data pada Senin (21/6/2021) per pukul 08.00 WIB itu, total WNI yang terkonfirmasi positif COVID-19 di luar negeri kini sebanyak 5.038, 4.226 dinyatakan sembuh, 209 telah meninggal dunia dan 603 orang dalam perawatan.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

136 WNI Positif COVID-19 di Inggris

Gambar ilustrasi diperoleh pada 27 Februari 2020 dengan izin dari Food and Drug Administration AS menunjukkan Virus Corona COVID-19. (US Food and Drug Administration/AFP)
Gambar ilustrasi diperoleh pada 27 Februari 2020 dengan izin dari Food and Drug Administration AS menunjukkan Virus Corona COVID-19. (US Food and Drug Administration/AFP)

Di Inggris, Kemlu RI mencatat ada 136 WNI positif COVID-19, 113 pulih, 17 masih dalam perawatan dan 6 orang telah meninggal dunia.

123 WNI di Uni Emirat Arab positif COVID-19, 113 telah pulih, sementara 2 orang lainnya orang masih dirawat dan 8 meninggal dunia.

Kemudian di Bahrain, 95 WNI positif COVID-19, 77 sembuh, 11 dalam perawatan, dan 7 meninggal dunia.

Infografis 7 Tips Cegah Klaster Keluarga COVID-19

Infografis 7 Tips Cegah Klaster Keluarga COVID-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis 7 Tips Cegah Klaster Keluarga COVID-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel