5 ABG Kuras Ikan dan Perlengkapan Kolam, Korban Rugi Rp70 Juta

Merdeka.com - Merdeka.com - Lima orang anak baru gede ditangkap polisi karena melakukan pencurian ikan dan perlengkapan kolam. Akibatnya, korban mengalami kerugian sebanyak Rp70 juta.

Kelima pelaku adalah inisial TY (16), RP (15), dan RM (15), DS (17), dan FS (17), yang semuanya tinggal di Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas, Sumatera Selatan. Mereka diamankan di tempat berbeda berselang sehari usai penangkapan pertama.

Para tersangka beraksi dua kali di kolam milik korban Rusmini di Desa Tanah Priuk, Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas, Jumat (22/7) dini hari dan Senin (25/7) siang. Mereka tepergok saat beraksi untuk kedua kalinya.

Pada aksi kedua tersebut, anak korban memergoki dua pelaku sedang mencuri ikan lele dan patin di kolam. Korban sengaja menjaga kolam karena pada pencurian pertama seluruh ikan dan perlengkapan kolam habis digondol maling.

Sebelum beraksi, para pelaku terlebih dahulu merusak CCTV yang terpasang di kolam. Lalu mereka mengambil ikan menggunakan jala dan serokan hingga seisi kolam habis.

Kasatreskrim Polres Musi Rawas AKP Dedi Rahmat Hidayat mengungkapkan, kelima tersebut merupakan komplotan yang dua kali melakukan pencurian di kolam korban hingga menyebabkan kerugian sebesar Rp70 juta. Mereka nekat mengulangi kembali karena aksi pertama berhasil.

"Awalnya diamankan dua tersangka, dari penyelidikan tiga tersangka lain ikut terlibat pada aksi pertama. Semuanya berstatus anak di bawah umur," ungkap Dedi, Kamis (28/7).

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan separuh dari hukuman Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Barang bukti disita jala dan CCTV yang rusak, sementara ikan curian sudah habis dijual kelima tersangka.

"Walaupun masih anak-anak, aksi mereka cukup cerdas sehingga pada pencurian pertama menguras habis seisi kolam dan alat-alatnya," pungkasnya. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel