5 Alasan Anda Harus Berhenti Siapkan Bekal untuk Anak

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menurut Dr. Damon Korb, seorang dokter dan ayah dari lima orang anak mengatakan bahwa anak-anak yang memiliki kemandirian tidak dilahirkan begitu saja, tetapi diajarkan.

Korb percaya bahwa membiarkan anak-anak menyiapkan bekal sekolah akan membuat mereka lebih percaya diri dan menjadi pemikir yang mandiri.

Bright Side yang dikutip Senin (16/11/2020) menjelaskan bahwa selain menjadi mandiri, anak-anak yang terbiasa akan pekerjaan ini (menyiapkan bekal) juga bisa menjadi kreatif dan mampu memecahkan masalah.

Berikut sejumlah manfaat membiarkan anak Anda menyiapkan sendiri bekal untuk pergi sekolah:

1. Mereka berlatih berpikir ke depan

Ilustrasi./Copyright unsplash.com/@calumlewis
Ilustrasi./Copyright unsplash.com/@calumlewis

Mempersiapkan bekal sekolah secara mandiri akan mengajarkan anak-anak cara membuat rencana ke depan.

Mereka perlu memikirkan apakah akan lapar jika mereka sedikit memasukan makanan atau sebaliknya.

Cara terbaik untuk mengembangkan keterampilan perencanaan penting ini adalah dengan melibatkan anak-anak dalam tugas sehari-hari.

2. Mereka bisa belajar pemecahan masalah

ilustrasi bekal/Photo by S'well on Unsplash
ilustrasi bekal/Photo by S'well on Unsplash

Membuat makan siang membutuhkan perencanaan dan pemecahan masalah. Anak-anak harus memberi tahu orang tua jika mereka kehabisan makanan dan apakah mereka perlu membeli sesuatu.

Mencoba hal-hal baru bisa menjadi tantangan bagi anak-anak, tetapi belajar dari kesalahan mereka dan mencoba tugas-tugas rumit mendorong pemecahan masalah, menurut Dr. Korb.

3. Mempelajari ketertiban

Ilustrasi./Copyright unsplash.com/@superanton
Ilustrasi./Copyright unsplash.com/@superanton

Ada aturan dalam mengikuti resep, dan menyiapkan makanan membantu anak-anak mempelajari urutan dan rutinitas.

Jika anak Anda kesulitan dengan suatu tugas, uraikan menjadi langkah-langkah yang lebih sederhana. Misalnya, orang tua dapat menyemangati anak-anak dengan menyediakan persediaan makanan sederhana.

4. Membuat pilihan makanan yang lebih sehat

Ilustrasi./Copyright unsplash.com/@asnim19
Ilustrasi./Copyright unsplash.com/@asnim19

Anak-anak yang membantu pekerjaan rumah tangga cenderung makan lebih banyak sayuran. Mereka juga cenderung tidak melewatkan sarapan dan makan camilan, dan biasanya memilih makanan yang lebih sehat.

Menawarkan pilihan kepada anak Anda memberi mereka kebebasan yang dibutuhkan seiring bertambahnya usia, ujar Dr. Korb percaya.

5. Belajar mandiri

Bekal makan siang (Photo by Dana DeVolk on Unsplash)
Bekal makan siang (Photo by Dana DeVolk on Unsplash)

Di kelas tiga, kebanyakan anak bisa membuat sarapan sendiri dan menyiapkan makan siang untuk sekolah. Ini mengajari mereka manajemen waktu dan bagaimana membuat keputusan independen.

Ini adalah waktu yang tepat bagi orang tua untuk mundur setidaknya satu tugas dari daftar yang harus mereka kerjakan.