5 Alasan Ansan Greeners Mantap Pertahankan Asnawi Mangkualam: Performa Gemilang di Piala AFF hingga Lambungkan Popularitas Klub

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Ansan - Klub K-League 2 atau kasta kedua Liga Korea Selatan, Ansan Greeners, resmi mengumumkan perpanjangan kontrak pemain Indonesia, Asnawi Mangkualam, Kamis (6/1/2022). Ansan Greeners mengungkapkan beberapa alasan yang membuat mereka mantap memperbarui kontrak pemain berusia 22 tahun tersebut.

Asnawi Mangkualam meneken perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun. Artinya, ia akan bermain di Ansan Greeners hingga akhir 2023.

Sebelumnya, kontrak pertamanya habis pada akhir 2021. Negosiasi berjalan lebih lama dari prediksi, sehingga kesepakatan perpanjangan kontrak baru diumumkan hari ini.

Dalam pernyataannya, Ansan Greeners mengaku terkesan dengan determinasi Asnawi Mangkualam saat memimpin Timnas Indonesia hingga menembus final Piala AFF 2020. Namun, beberapa alasan lain juga hingga klub Korea Selatan tersebut tak ragu memperpanjang kerja sama dengan pemain Indonesia tersebut.

Berikut ini lima alasan Ansan Greeners mempertahankan Asnawi Mangkualam hingga akhir 2023, seperti dikutip dari situs resmi klub.

1. Asnawi Mangkualam Buktikan Ansan Greeners Tak Salah Pilih

Asnawi Mangkualam menjalani debutnya di Korea Selatan bersama Ansan Greeners. (Doc: K League).
Asnawi Mangkualam menjalani debutnya di Korea Selatan bersama Ansan Greeners. (Doc: K League).

Asnawi Mangkualam membuat sejarah menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di K-League. Ansan Greeners mengakui keputusan merekrut Asnawi ternyata tidak salah.

"Asnawi, yang kali pertama masuk K-League sebagai pemain Indonesia pada Januari tahun lalu, merupakan pemain pertama Indonesia dalam sejarah yang masuk K League. Dengan menjadikan dirinya sebagai titik awal bagi Ansan, dia telah menunjukkan bahwa pilihan klub tidak salah," tulis Ansan Greeners.

2. Tunjukkan Determinasi dan Kepemimpian yang Baik di Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020

Keceriaan Asnawi Mangkualam bersama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman usai memastikan lolos ke final. Ya, final keenam di Piala AFF seperti yang diisyaratkan lewat jari-jarinya, yang semoga berbuah gelar juara untuk yang pertama kali. (AP/Suhaimi Abdullah)
Keceriaan Asnawi Mangkualam bersama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman usai memastikan lolos ke final. Ya, final keenam di Piala AFF seperti yang diisyaratkan lewat jari-jarinya, yang semoga berbuah gelar juara untuk yang pertama kali. (AP/Suhaimi Abdullah)

Ansan Greeners rupanya terkesan dengan kinerja Asnawi Mangkualam bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Pemain berusia 22 tahun tersebut didapuk menjadi kapten Skuad Garuda.

"Selain itu, determinasi dan tekad Asnawi untuk membawa Indonesia ke final yang tidak disangka oleh siapa pun, dengan berpartisipasi di semua pertandingan sebagai kapten di Piala AFF 2020 yang digelar di Singapura pada Desember tahun lalu, dan berkontribusi 1 gol dan 2 assist, serta kepemimpinannya menunjukkan mengapa pelatih Shin Tae-yong memilihnya sebagai kapten Timnas Indonesia dan Olimpiade, memberinya kepercayaan penuh," kata Ansan Greeners.

3. Bikin Popularitas Ansan Greeners di Media Sosial Meroket

Asnawi Mangkualam diperkenalkan oleh Ansan Greeners FC pada Kamis (18/2/2021). (Dokumentasi Ansan Greeners FC).
Asnawi Mangkualam diperkenalkan oleh Ansan Greeners FC pada Kamis (18/2/2021). (Dokumentasi Ansan Greeners FC).

Ansan Greeners juga memuji pengaruh besar Asnawi Mangkualam terkait popularitas Ansan Greeners di media sosial. Sejak Asnawi gabung, jumlah pengikut klub tersebut di media sosial meroket".

"Secara khusus, Ansan, yang berada di peringkat terbawah dari 22 tim K-Legue 2 dengan hanya 5.000 pengikut di media sosial pada saat perekrutan Asnawi, menunjukkan peningkatan yang eksplosif setelah penandatanganan Asnawi dan menempati peringkat pertama di Liga K dengan 77.000 pengikut," tulis Ansan Greeners.

4. Bikin Ekspor Hak Siar Ansan Greeners Naik Tinggi

Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam memberi isyarat kepada Faris Ramli dari Singapura setelah gagal mengeksekusi penalti pada leg kedua semifinal Piala AFF di National Stadium, Singapura, Sabtu, 25 Desember 2021. (AP Photo/Suhaimi Abdullah )
Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam memberi isyarat kepada Faris Ramli dari Singapura setelah gagal mengeksekusi penalti pada leg kedua semifinal Piala AFF di National Stadium, Singapura, Sabtu, 25 Desember 2021. (AP Photo/Suhaimi Abdullah )

Bukan hanya makin populer di media sosial, Ansan Greeners juga menangguk keuntungan dari ekspor hak siar sejak kedatangan Asnawi Mangkualam.

"Ekspor hak siar juga meningkat signifikan, dan berhasil membuktikan efek pemasaran Asia Tenggara yang selama ini hanya dibicarakan," kata Ansan Greeners.

5. Popularitas Asnawi Mangkualam Juga Meningkat Tajam

Beruntung Nadeo Argawinata mampu menggagalkan penalti tersebut dengan menepis bola keluar lapangan. Usai memastikan kemenangan 4-2 lewat perpanjangan waktu, Asnawi Mangkualam menghampiri Evan Dimas, sang senior yang jabatan kaptennya diambil alih. (AP/Suhaimi Abdullah)
Beruntung Nadeo Argawinata mampu menggagalkan penalti tersebut dengan menepis bola keluar lapangan. Usai memastikan kemenangan 4-2 lewat perpanjangan waktu, Asnawi Mangkualam menghampiri Evan Dimas, sang senior yang jabatan kaptennya diambil alih. (AP/Suhaimi Abdullah)

Ansan Greeners juga terkesan melihat popularitas Asnawi Mangkualam yang terus naik seiring dengan makin moncernya kinerja sang pemain di lapangan.

"Seiring kinerja Asnawi, jumlah pengikut media sosial pribadinya juga meningkat secara eksplosif. Jumlah pengikutnya, dari 160.000 pada awal bergabung, telah meningkat tajam menjadi 1,55 juta sekarang," tulis Ansan Greeners.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel