5 Alasan Bahwa Kekayaan yang Melimpah Bukanlah Tolak Ukur Kebahagiaan

Mia Lubis

Ada yang beranggapan bahwa kekayaan yang melimpah menentukan kebahagiaan seseorang. Emang, sejauh apa sih tolak ukur kekayaan itu dinilai sebagai kebahagiaan? Tentu tidak ada jawaban yang pasti dari setiap orang. Jadi, berhentilah beranggapan harus kaya dulu baru bahagia.

Lumayan banyak kok, orang yang bahagia meski hidup pas-pasan atau bahkan jauh di bawahnya. Jadi, coba ubah mindset-mu, karena lima alasan berikut ini bisa menolak anggapan bahwa kekayaan melimpah adalah tolak ukur kebahagiaan seseorang.

1. Tidak semua hal bisa dibeli dengan uang

5 Alasan Bahwa Kekayaan yang Melimpah Bukanlah Tolak Ukur Kebahagiaan

Uang itu tidak bisa membeli segalanya. Perkataan tersebut bukan suatu omong kosong, namun memang benar adanya. Bahwa banyak cara bahagia yang tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun. Bisa kok mencari jalan kebahagiaan dengan cara gratis. Karena yang paling penting adalah kemauan diri sendiri untuk menikmati kebahagiaan tanpa neko-neko atau tuntutan yang berlebihan.

2. Kekayaan hanya sumber kebahagiaan yang membuat perbedaan

5 Alasan Bahwa Kekayaan yang Melimpah Bukanlah Tolak Ukur Kebahagiaan

Jika kekayaan yang melimpah menjadi tolak ukur kebahagiaan seseorang, maka sangat miris keadaan orang yang tidak bisa mencapainya. Maka, kekayaan melimpah tidak bisa dipandang mutlak untuk membahagiakan seseorang. Malah, jika harus kaya dulu baru bahagia yang ada akan tercipta kesenjangan kebahagiaan di antara setiap orang.

3. Uang adalah nilai yang sewaktu-waktu habis

5 Alasan Bahwa Kekayaan yang Melimpah Bukanlah Tolak Ukur Kebahagiaan

Uang yang terus-menerus dipakai kelak akan ada masa habisnya. Jika, uang yang menjadi sumber kekayaan habis, apakah seseorang akan berhenti melanjutkan kebahagiaannya? Pahamilah, bahwa uang suatu saat akan habis dan meninggalkan kita. Tidak bisa menggantungkan kebahagiaan hanya dengan nilai lembaran uang. Jadi, pastikan kamu mencari sumber kebahagiaan yang tidak akan meninggalkanmu.

4. Mencari kebahagiaan tidak harus sesulit mencari uang

5 Alasan Bahwa Kekayaan yang Melimpah Bukanlah Tolak Ukur Kebahagiaan

Kalau kaya raya menentukan kebahagiaan, itu artinya seseorang harus bekerja keras dulu untuk mendapatkannya. Nah, kalau begitu malah akan banyak orang yang terlambat bahagia atau malah tak bisa mendapatkan kebahagiaan sama sekali. Jadi, jangan mencari kebahagiaan yang sulit dicari. Jika ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk bahagia, kenapa tidak?

5. Definisi bahagia setiap orang berbeda

5 Alasan Bahwa Kekayaan yang Melimpah Bukanlah Tolak Ukur Kebahagiaan

Memang urusan bahagia itu begitu kompleks. Meski tidak ada angka pasti untuk mengukur rasa bahagia seseorang, setidaknya setiap individu punya konsep bahagia versi dirinya masing-masing. Sehingga, memang benar bahwa tidak boleh memaksakan orang lain bahagia dengan cara kita sendiri. Karena bahagia bagi diri kita, belum tentu membahagiakan di mata orang lain.

Jadi, mulai sekarang berbahagialah dari hal kecil dan sederhana. Karena kamu tidak perlu menunggu kaya raya untuk merasakan kebahagiaan dalam hidupmu.