5 Alasan Cara Pandang Orang Pada Diri Kita Kerap Berbeda

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tidak semua orang terlihat sama seperti foto yang telah mereka unggah ke media sosial. Kehidupan nyata itu terkadang berbeda dengan apa yang ada di situs online.

Namun, cara pandang yang berbeda ini kerap kali tidak ada hubungannya dengan photoshop atau catfishing, tetapi faktor lain yang memengaruhi cara berpikir kita dan cara orang lain melihat kita.

Ada sejumlah fakta tentang mengapa penampilan kita terlihat berbeda bagi orang lain dan sekarang Anda juga dapat mempelajari ini sebagai bentuk cara pandang. Baik bagi diri sendiri maupun pada orang lain.

Seperti dikutip dari laman Brightside, Jumat (25/12/2020), berikut 5 alasan mengapa cara pandang kita pada diri sendiri berbeda dari orang lain:

1. Cermin tidak selalu memberikan cerminan sesungguhnya

Saat Anda bercermin, siapa yang Anda lihat? Bukan orang yang dilihat orang lain, karena pantulan kita di cermin dibalik oleh otak kita.

Angkat tangan kiri Anda, dan orang di cermin mengangkat tangan kanannya. Dari cara kita membelah rambut hingga cara kita tersenyum, wajah kita tidak simetris.

2. Sudut mempengaruhi cara pandang

Ilustrasi./Copyright unsplash.com/@gnichole_tumbaga
Ilustrasi./Copyright unsplash.com/@gnichole_tumbaga

Fotografer berpengalaman mengatakan bahwa kamera sering mengubah penampilan kita dan dapat mengubahnya menjadi lebih baik atau lebih buruk (seperti saat melakukan selfie).

Anehnya, otak kita bekerja seperti Photoshop. Mata kita (dengan bantuan dari otak) secara otomatis menyesuaikan dengan kegelapan dan tingkat kecerahan.

Kamera kami tidak sehebat itu karena bisa disesuaikan untuk fokus pada sorotan atau bayangan, tetapi tidak pernah keduanya sekaligus. Inilah sebabnya mengapa kamera tidak akan pernah bisa "melihat" penampilan Anda yang sebenarnya dan mencerminkannya seperti yang dilihat oleh mata orang lain.

3. Tergantung pada bagaimana orang lain melihat diri mereka sendiri juga

Inovasi produk terbaru TRESemmé mendukung setiap perempuan untuk percaya diri dengan rambut yang 'runway ready' bak model profesional. (Foto: unsplash.com)
Inovasi produk terbaru TRESemmé mendukung setiap perempuan untuk percaya diri dengan rambut yang 'runway ready' bak model profesional. (Foto: unsplash.com)

Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa orang yang tidak menarik melebih-lebihkan daya tarik mereka jika dibandingkan dengan orang lain.

Sisi lain dari koin adalah bahwa orang yang menarik biasanya tidak menyadari pesona fisik mereka dan meremehkannya.

Fakta lainnya adalah bahwa orang yang menarik membandingkan diri mereka dengan orang menarik lainnya, dan orang yang tidak menarik mengambil harga diri mereka dari orang yang tidak menarik.

Jadi, penglihatan kita tentang diri kita sendiri mungkin dipengaruhi oleh orang-orang di sekitar kita.

4. Anda membandingkan diri Anda dengan tidak adil

Siku yang cerah, mebjadikan penampilan lebih percaya diri. (unsplash.com/Miguel Runa).
Siku yang cerah, mebjadikan penampilan lebih percaya diri. (unsplash.com/Miguel Runa).

Meskipun membandingkan mungkin merupakan dorongan alami, dalam beberapa kasus, hal itu memicu kepercayaan diri dan motivasi, dalam kasus lain, hal itu tidak membantu.

Membandingkan diri sendiri berarti Anda bergumul dengan rasa tidak aman yang dapat memberikan gambaran berbeda tentang penampilan atau kehidupan Anda.

5. Rasa takut bisa mengaburkan persepsi

Elsa Speak, sebuah aplikasi terkini yang dapat membantu kamu untuk lebih percaya diri berbahasa Inggris. (Foto: Unsplash)
Elsa Speak, sebuah aplikasi terkini yang dapat membantu kamu untuk lebih percaya diri berbahasa Inggris. (Foto: Unsplash)

Rasa takut dapat memperkuat persepsi. Kecemasan dapat menargetkan ketidakamanan membuat Anda akan terlihat seperti sibuk terhadap ancaman itu sendiri.

Misalnya, jika Anda takut mulai menunjukkan kerutan meskipun Anda masih muda, Anda mungkin akan melihatnya saat bercermin.