5 Alasan Ini Membuatmu Tetap Melajang Meski Berusaha Keras Untuk Berkencan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa Anda lama melajang meskipun berusaha sangat keras? Tidak, itu bukan kesalahan orang lain, tetapi kualitas tertentu dalam diri Anda yang membatasi Anda untuk menemukan cinta.

Anda mungkin merasa siap untuk menjalin hubungan, tetapi sejujurnya, Anda mungkin memiliki beberapa keraguan tentang berkencan yang secara tidak sadar menghentikan Anda untuk berkomitmen pada seseorang.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda masih lajang bahkan jika Anda berusaha keras untuk berkencan dengan seseorang.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. Merasa tidak pantas

Katanya manusia adalah tempatnya salah dan dosa, begitu juga dengan kamu! (Ilustrasi: Pexels.com)
Katanya manusia adalah tempatnya salah dan dosa, begitu juga dengan kamu! (Ilustrasi: Pexels.com)

Masalah harga diri Anda yang rendah mungkin masih menyebabkan Anda merasa tidak pantas mendapatkan cinta seseorang. Kemungkinannya adalah jika Anda telah membuat kesalahan dalam hubungan Anda sebelumnya, rasa bersalah Anda mengambil alih sepenuhnya, bahkan jika itu adalah masa lalu.

Jangan biarkan rasa malu Anda menghalangi Anda menemukan seseorang yang layak Anda dapatkan.

2. Standar tinggi

Ilustrasi./Copyright pexels.com/@laura-isabella-963099
Ilustrasi./Copyright pexels.com/@laura-isabella-963099

Jangan menjadi terlalu pemilih karena tidak semua orang akan cocok dengan standar Anda. Dan jika pun ia berusaha memenuhi hal tersebut, calon pasangan Anda pada akhirnya akan bosan karena harus memenuhi harapan Anda terus-menerus.

Apakah gagasan tentang standar tinggi telah diturunkan dari orang tua Anda atau orang lain, inilah saatnya untuk melepaskan harapan Anda yang luar biasa tinggi jika Anda memilikinya.

3. Masalah kepercayaan

ilustrasi perempuan sendirian/Photo by Claud Lina from Pexels
ilustrasi perempuan sendirian/Photo by Claud Lina from Pexels

Ketika Anda telah terluka cukup parah dalam hubungan masa lalu Anda, mungkin sulit untuk memercayai seseorang. Ini dapat terjadi setelah orang lain menghancurkan kepercayaan Anda sepenuhnya di masa lalu. Ketidakmampuan Anda untuk memercayai seseorang dapat membuat Anda terus kehilangan hubungan prospektif.

4. Menyabotase hubungan baru

Ilustrasi./Copyright pixabay.com/en/portrait-photography-profile-face-657116/
Ilustrasi./Copyright pixabay.com/en/portrait-photography-profile-face-657116/

Anda cenderung membandingkan hubungan Anda saat ini dengan yang lalu, sehingga sulit untuk mengatasi situasi. Pertengkaran dan pertengkaran sebelumnya terus-menerus muncul yang dapat membuat pasangan Anda semakin marah.

Lagi pula, membawa masalah lama ke masalah baru tidak akan ada gunanya bagi Anda, tetapi hanya akan semakin menyabotase hubungan Anda.

5. Trauma

Ilustrasi Bersikap Gengsi Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Bersikap Gengsi Credit: pexels.com/pixabay

Jika Anda pernah menghadapi trauma emosional, mental, atau fisik dalam hidup Anda, mungkin sulit bagi Anda untuk menerima dan membiarkan orang baru masuk ke dalam hidup Anda. Melarikan diri dari peristiwa traumatis bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.

Anda mungkin merasa kejadian yang sama akan terjadi lagi, sehingga sulit bagi Anda untuk melihat dan memahami cinta secara positif. Untuk mengatasi hal ini, lakukan pendekatan profesional, konsultasikan dengan terapis yang dapat memandu Anda menuju kebebasan dari emosi negatif ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel