5 Alasan Liga Inggris Jadi Liga Terbaik di Eropa Tahun Ini

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pekan pertama Liga Inggris telah usai. Manchester United atau MU memuncaki klasemen sementara usai menang telak 5-1 atas Leeds United di laga pembuka.

Pada laga lainnya, Arsenal secara mengejutkan ditumbangkan tim papan bawah Brentford. The Gunners kalah 0-2.

Sementara Liverpool dan Chelsea sama-sama meraih hasil manis. Chelsea mengalahkan Crystal Palace 3-0, sedangkan Liverpool menang 3-0 atas Norwich City.

Pada laga terakhir pekan pertama Liga Inggris, Tottenham Hotspur mempermalukan juara bertahan Manchester City. Tottenham menang lewat gol tunggal Son Heung-min menit 55.

Liga Terbaik

Gol-gol kemenangan Chelsea pada laga pekan pertama Premier League musim ini dicetak oleh Marcos Alonso, Christian Pulisic, dan Treyoh Chalobah. (Foto: AP/Tess Derry)
Gol-gol kemenangan Chelsea pada laga pekan pertama Premier League musim ini dicetak oleh Marcos Alonso, Christian Pulisic, dan Treyoh Chalobah. (Foto: AP/Tess Derry)

Pekan pertama Liga Inggris telah menyuguhkan banyak kejutan. Maka tidak diragukan bahwa kompetisi kasta tertinggi di Negeri Ratu Elizabeth itu akan menjadi liga terbaik di eropa musim ini

Berikut 5 alasan Liga Inggris menjdi liga terbaik di Eropa musim ini, yang bisa Anda lihat di halaman selanjutnya.

1. Penonton dalam jumlah besar

Gelandang Manchester United (MU) Bruno Fernandes merayakan gol ke gawang Leeds United pada laga Liga Inggris di Old Trafford, Sabtu (14/8/2021). (AFP/Adrian Dennis)
Gelandang Manchester United (MU) Bruno Fernandes merayakan gol ke gawang Leeds United pada laga Liga Inggris di Old Trafford, Sabtu (14/8/2021). (AFP/Adrian Dennis)

Musim lalu Liga Inggris hanya mengizinkan 2000 penggemar saja yang bisa menyaksikan langsung ke stadion.

Kerumuman besar terjadi kembali saat pertandingan MU kontraLeeds United dii Old Trafford. Sebanyak 72.732 penggemar memadati stadion untuk menyaksikan pertandingan.

2. Hujan Gol

Manchester United meraih kemenangan 5-1 atas Leeds United pada laga pekan perdana Premier League di Old Trafford, Sabtu (14/8/2021) malam WIB. Tiga dari lima gol MU dicetak Bruno Fernandes. (AFP/Adrian Dennis)
Manchester United meraih kemenangan 5-1 atas Leeds United pada laga pekan perdana Premier League di Old Trafford, Sabtu (14/8/2021) malam WIB. Tiga dari lima gol MU dicetak Bruno Fernandes. (AFP/Adrian Dennis)

Laga Manchester United vs Leeds United menjadi laga yang dihujani gol. Sebanyak 6 gol dicetak dalam satu pertandingan.

Pertandingan pembuka yang dimainkan Liverpool dan Chelsea tidak kalah seru. Keduanya sama-sama menekan telak lawan dengan 3 gol bersarang ke jala lawan.

3. Klub Underdog

Brentford selaku tuan rumah langsung tampil menekan dari awal babak pertama. Hasilnya, Sergi Canos langsung menjadi keran gol bagi Brentford di menit ke-22. Ia sukses mengkonversi umpan Ethan Pinnock untuk mengubah papan skor menjadi 1-0. (Foto: AFP/Adrian Dennis)
Brentford selaku tuan rumah langsung tampil menekan dari awal babak pertama. Hasilnya, Sergi Canos langsung menjadi keran gol bagi Brentford di menit ke-22. Ia sukses mengkonversi umpan Ethan Pinnock untuk mengubah papan skor menjadi 1-0. (Foto: AFP/Adrian Dennis)

Kejutan terbesar pernah terjadi di Liga Inggris, ketika tim yang tidak diunggulkan seperti Leicester City berhasil menjuarai liga.

Hal serupa terjadi ketika Brentford mempermalukan Arsenal, tim dengan level di atas mereka. Brentford menang 2-0 atas Arsenal di kandang.

4. Minim Intervensi VAR

Wasit Stuart Attwell melihat monitor VAR pada pertandingan Liga Inggris antara Arsenal melawan Leeds United di Emirates Stadium, London, Inggris, Minggu (14/2/2021). Arsenal menyikat Leeds United 4-2 dengan hattrick dari Pierre-Emerick Aubameyang. (Catherine Ivill/Pool via AP)
Wasit Stuart Attwell melihat monitor VAR pada pertandingan Liga Inggris antara Arsenal melawan Leeds United di Emirates Stadium, London, Inggris, Minggu (14/2/2021). Arsenal menyikat Leeds United 4-2 dengan hattrick dari Pierre-Emerick Aubameyang. (Catherine Ivill/Pool via AP)

Sistem penggunaan VAR (Video Assistant Referee) telah diubah untuk tidak menghukum hal-hal sepele.

Menurut pakar Match of the Day Ian Wright, Gol hattrick Bruno Fernandes akan dianggap offside jika masih mengikuti aturan musim lalu.

5. Perburuan Gelar

Ilustrasi big six Liga Inggris. (Bola.com/Dody Iryawan)
Ilustrasi big six Liga Inggris. (Bola.com/Dody Iryawan)

Perburuan gelar Liga Inggris di setiap tahunnya sulit ditebak. Manchester City menjadi klub paling banyak mengkoleksi gelar beberapa tahun terakhir.

Namun, di setiap musimnya, klub-klub papan atas seperti MU, City, Liverpool, Chelsea, Arsenal dan Tottenham selalu menjadi favorit juara.

(BBC)

Penulis: Ali Muhammad

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel