5 Alasan Liverpool Bakal Membungkam AC Milan di Matchday Pertama Liga Champions: Anfield yang Angker hingga Jurgen Klopp

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Liverpool menjamu AC Milan dalam laga seru pada matchday pertama Grup B Liga Champions 2021/2022 di Anfield, Kamis (16/9/2021). Pertemuan dua klub yang punya kesuksesan di kompetisi elite Eropa itu pada masa lalu membuat pertandingan ini akan sangat dinantikan.

Liverpool dan AC Milan dikenal sebagai perwakilan tersukses dari negara masing-masing dalam sejarah kompetisi kasta tertinggi sepak bola Eropa itu. The Reds sudah meraih enam kali juara Liga Champions, sementara Rossoneri tujuh kali.

Tidak heran pertemuan antara Liverpool dan AC Milan identik dengan partai klasik yang dinantikan pecinta sepak bola dunia. Bahkan kedua tim dua kali bertemu dalam laga final Liga Champions 2005 dan 2007.

Bicara pertemuan antara Liverpool dan AC Milan di Liga Champions kali ini, tim tuan rumah memiliki peluang yang lebih besar untuk mengalahkan tamunya. Apa saja faktor pendukungnya?

Anfield yang Angker

Markas Liverpool, Anfield, Liverpool. (This is Anfield)
Markas Liverpool, Anfield, Liverpool. (This is Anfield)

Dari musim ke musim, Liverpool selalu mengandalkan keangkeran Anfield setiap kali menjadi tuan rumah dalam kompetisi antarklub di Eropa.

Hal tersebut sangat wajar mengingat tim tamu hampir selalu minder jika bertanding di Anfield. Jika sudah seperti itu, biasanya akan berimbas kepada permainan mereka di atas lapangan.

Apalagi kini Liverpool bakal didukung langsung suporter setia mereka dari tribune stadion. Lantunan You'll Never Walk Alone jelang kick-off bisa menjadi membuyarkan konsentrasi pemain AC Milan.

Ketajaman Mohamed Salah

Mohamed Salah. Striker berusia 29 tahun ini musim lalu mengemas 22 gol bagi Liverpool, hanya berselisih 1 gol dengan Harry Kane sebagai top skor musim lalu. Golnya yang konsisten selama 4 musim, membuat ia berpeluang besar dapat bersaing memperebutkan golden boot. (Foto: AFP/Pool/Clive Brunskill)
Mohamed Salah. Striker berusia 29 tahun ini musim lalu mengemas 22 gol bagi Liverpool, hanya berselisih 1 gol dengan Harry Kane sebagai top skor musim lalu. Golnya yang konsisten selama 4 musim, membuat ia berpeluang besar dapat bersaing memperebutkan golden boot. (Foto: AFP/Pool/Clive Brunskill)

Mohamed Salah turut menyumbangkan satu gol dalam kemenangan 3-0 yang diraih Liverpool di markas Leeds United dalam laga pekan keempat Premier League 2021/2022, Minggu (12/9/2021).

Tamhahan satu gol tersebut membuat Mohamed Salah kini tercatat sudah mencetak 100 gol sepanjang kariernya di Premier League. Pemain asal Mesir itu mencatatkan prestasi ini pada pertandingannya yang ke-162.

Prestasi ini tentu saja bakal memacu Mohamed Salah untuk kembali memperlihatkan performa mengilap kala Liverpool menjamu AC Milan.

Pertahanan Liverpool yang Kukuh

Virgil van Dijk. Bek Liverpool yang menghabiskan musim lalu di bangku cadangan akibat cedera ini menandatangani kontrak baru untuk dua tahun ke depan pada 12 Agustus 2021. Pada pekan pembuka Liga Inggris 2021/2022 lalu, ia sudah diturunkan saat menang 3-0 atas Norwich. (Foto: AP/Rui Vieira)
Virgil van Dijk. Bek Liverpool yang menghabiskan musim lalu di bangku cadangan akibat cedera ini menandatangani kontrak baru untuk dua tahun ke depan pada 12 Agustus 2021. Pada pekan pembuka Liga Inggris 2021/2022 lalu, ia sudah diturunkan saat menang 3-0 atas Norwich. (Foto: AP/Rui Vieira)

Sepanjang paruh kedua musim lalu, Liverpool mengalami krisis di sektor pertahanan karena cedera panjang yang dialami Virgil van Dijk dan Joe Gomez.

Musim ini Van Dijk dan Gomez sudah kembali dalam skuad The Reds. Dalam beberapa pekan awal, Jurgen Klopp selalu memasang duet Van Dijk dan Joel Matip di lini belakang.

Hasilnya impresif. Sejauh ini Liverpool baru kebobolan satu gol. Tentu ini menjadi modal berharga bagi The Reds untuk menjamu AC Milan.

Lebih Berpengalaman

Para pemain Liverpool merayakan gol yang dicetak Fabinho ke gawang Leeds United dalam laga pekan keempat Premier League di Elland Road, Minggu (12/9/2021). (OLI SCARFF / AFP)
Para pemain Liverpool merayakan gol yang dicetak Fabinho ke gawang Leeds United dalam laga pekan keempat Premier League di Elland Road, Minggu (12/9/2021). (OLI SCARFF / AFP)

Bicara jumlah total trofi Liga Champions yang pernah diraih, AC Milan memang lebih unggul ketimbang Liverpool. Namun, situasi saat ini jauh berbeda.

AC Milan sudah lama absen dari kompetisi Liga Champions, tepatnya sejak 2013. Hal ini jelas berbanding terbalik dengan Liverpool yang menjadi langganan Liga Champions dalam beberapa musim terakhir.

Perbedaana pengalaman inilah yang bisa menjadi kunci Liverpool untuk mengalahkan AC Milan pada dini hari nanti.

Manajer Kelas Dunia

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, tidak puas dengan penampilan para pemainnya dalam laga lanjutan Liga Champions 2020/21 Grup D melawan Ajax Amsterdam di Anfield Stadium, Liverpool, Selasa (1/12/2020) waktu setempat. Liverpool menang 1-0 atas Ajax. (AFP/Peter Byrne/Pool)
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, tidak puas dengan penampilan para pemainnya dalam laga lanjutan Liga Champions 2020/21 Grup D melawan Ajax Amsterdam di Anfield Stadium, Liverpool, Selasa (1/12/2020) waktu setempat. Liverpool menang 1-0 atas Ajax. (AFP/Peter Byrne/Pool)

Liverpool bisa dibilang sangat beruntung memiliki manajer tim sekaliber Jurgen Klopp. Pelatih asal Jerman itu sukses mengubah The Reds menjadi tim yang menakutkan di Eropa dalam beberapa musim terakhir.

Taktik Jurgen Klopp yang mengandalkan gegenpressing atau yang kerap disebut heavy metal football sepertinya bakal membuat AC Milan kelimpungan pada pertandingan nanti.

Disadur dari: Bola.net (Ari Prayoga, published 15/9/2021)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel