5 Aspek Penting Tumbuh Kembang Anak yang Bisa Dilatih Lewat Permainan

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Momen liburan sekolah bisa dimanfaatkan orangtua dan anak untuk bermain bersama. Selain melepaskan ketegangan dari rutinitas yang dijalani selama pandemi, momen tersebut juga bisa memperkuat ikatan antar-anggota keluarga.

Bermain, kata psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo, merupakan kebutuhan utama anak yang perlu dipenuhi orangtua. Tapi, permainan tak bisa asal. Orangtua berperan penting dalam memilih permainan yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak.

"Seperti yang edukatif, sesuai dengan umurnya, serta tidak mengandung unsur kekerasan atau pornografi," ujar Vera dalam rilis yang diterima Liputan6.com, beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan permainan yang ideal akan melatih lima aspek penting dalam tumbuh kembang anak. Kelima aspek itu meliputi:

1. Fisik (perkembangan fisik/motorik)

Berikan proporsi yang seimbang antara permainan virtual dengan permainan yang melibatkan fisik. Permainan fisik bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan koordinasi motorik kasar anak, seperti berlari, melompat, memanjat, mengayuh, dan lain-lain. Untuk kemampuan koordinasi motorik halus, anak-anak bisa diajak membuat prakarya atau konstruksi bangunan sendiri.

2. Intelektual (kemampuan kognitif/berpikir)

Kegiatan bermain sambil belajar berperan penting untuk mengembangkan kecerdasan intelektual anak. Misalnya, ketika mengajak anak bermain board game seperti catur dan monopoli, anak bisa mulai memahami konsep matematika dasar, seperti penjumlahan, pengurangan, serta kemampuan penalaran dan pemecahan masalah.

3. Bahasa

Untuk mengembangkan keterampilan bahasa lewat bermain, pilihlah permainan yang memerlukan interaksi, seperti tebak kata, scrabble, bermain peran, atau kuis trivia. Selain itu, orangtua juga bisa mengobrol bersama anak selama atau setelah permainan berlangsung.

Hal ini juga yang dipraktikkan Diana Rikasari, fashion blogger, penulis, sekaligus ibu dari dua anak. "Ketika bermain atau setelah permainan selesai, saya selalu mengajaknya bercakap-cakap. Apa saja yang kamu pelajari dari permainan tadi? Coba ceritakan gimana perasaan kamu waktu kalah/menang? Menurut kamu kenapa permainan tadi seru? Contoh-contoh pertanyaan seperti itu membuat anak terdorong untuk bercerita banyak dan bisa membuat kita lebih mengenali mereka juga," jelasnya.

4. Emosi

Ilustrasi Anak Bermain Credit: pexels.com/cottonbro
Ilustrasi Anak Bermain Credit: pexels.com/cottonbro

Aspek emosional melatih anak-anak untuk belajar menangani emosi mereka dengan cara yang baik dan sehat, entah itu emosi negatif maupun positif. "Orangtua berperan penting untuk mendampingi anak agar anak bisa mendapatkan keterampilan emosional dari permainan, termasuk mengajari cara bekerja sama dengan orang lain, dan cara menerima kekalahan dengan sportif," Vera menerangkan.

5. Sosialisasi

Kecerdasan sosial pada dasarnya melatih anak-anak untuk bisa berinteraksi secara efektif dengan orang lain, mempelajari norma-norma yang berlaku, dan memiliki moral yang baik. Jenis permainan yang melibatkan beberapa pemain (permainan kelompok) sangat baik untuk melatih kemampuan ini, karena anak didorong untuk berinteraksi dan bekerja sama dengan orang lain.

Terkait hal itu, Paddle Pop mempersembahkan program Liburan ke Planet Mochi untuk menyambut liburan sekolah. Setiap minggu dihadirkan keluarga selebritas berbeda yang akan bermain sambil menjelajahi dan mengenal dunia luar angkasa, yaitu Mona Ratuliu, Enno Lerian, Nana Mirdad dan Melki Bajaj.

Ada banyak kegiatan dan ide bermain yang menyenangkan dan bermanfaat dari Wonderfest, Buumi Playscape, Mungilmu, Rumah Dandelion. Hal ini terbuka gratis untuk seluruh keluarga Indonesia dengan mendaftar terlebih dulu. Informasi lebih lanjut tersedia di akun Instagram resmi brand es krim tersebut.

Toko Mainan Virtual

Ilustrasi anak bermain dengan orangtua. (dok. Paddle Pop)
Ilustrasi anak bermain dengan orangtua. (dok. Paddle Pop)

Masih terkait dengan permainan, Kanmo Group menghadirkan retail brand mainan anak dari Inggris, The Entertainer, sejak Januari 2021. Brand tersebut merupakan bagian dari Teal Group Holding yang membawahi beberapa brand mainan anak, termasuk Early Learning Centre.

Konsumen sementara bisa mengakses lewat platform online. Rencananya, toko fisik akan dibuka pada akhir 2021. Sejumlah brand mainan ditawarkan, antara lain Addo, LEGO, Micro Scooter, NERF, Ty Toys, London Taxi, Sylvanian Families, Bontoy, Amara dan Ponycycle.

"Karena anak-anak adalah esensi dari apa yang kami lakukan dan merupakan bagian penting bagi Kanmo Group, kami ingin memberikan kebahagiaan dengan memberikan ragam mainan berkualitas dan juga menghibur anak-anak," ujar Mohit Nigam, Brand General Manager The Entertainer, dalam keterangan tertulis.

Dampak Game Online

Infografis dampak bermain video game berlebihan (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis dampak bermain video game berlebihan (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel