5 Bahan Rempah Alami yang Berkhasiat Mengobati Peradangan

·Bacaan 2 menit

Peradangan merupakan salah satu cara tubuh untuk melawan infeksi dan sebagai bentuk penyembuhan. Namun, peradangan bisa tak terkendali dan bertahan lebih lama dari waktu yang diperlukan dalam beberapa kondisi. Peradangan itu dapat menjadi kronis.

Kebanyakan individu akan langsung memikirkan obat antiinflamasi sebagai solusi untuk mengatasinya. Padahal terdapat beberapa rempah alami yang mampu meredakan peradangan. Ya, peradangan atau inflamasi dapat diatasi dengan mengonsumsi rempah-rempah. Pasalnya, rempah-rempah memiliki khasiat yang beragam dan baik untuk kesehatan tubuh.

Tidak mengherankan jika sejak dahulu kala, rempah-rempah banyak digunakan sebagai bahan campuran obat-obatan dan pewangi masakan. Cita rasa khas dari rempah-rempah ternyata memilii manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh manusia.

Untuk itu, Fimela.com kali ini akan mengulas 5 bahan rempah alami yang berkhasiat mengobati peradangan. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Jahe

Ilustrasi Jahe Credit: pexels.com/Lawrence
Ilustrasi Jahe Credit: pexels.com/Lawrence

Jahe telah digunakan selama ribuan tahun sebagai pengobatan tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Mulai dari flu, sakit kepala, tekanan darah tinggi, hingga peradangan.

Rempah jahe merupakan bumbu masak yang lezat dengan rasa pedas, tetapi juga manis. Jahe mengandung lebih dari 100 senyawa aktif, seperti gingerol, shogaol, zingiberene, dan zingerone. Kandungan tersebut memiliki efek untuk kesehatan, termasuk peradangan dalam tubuh.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 1.010 peserta menemukan bahwa mengonsumsi 1.000-3.000 mg jahe setiap hari selama 4-12 minggu dapat mengurangi tanda peradangan.

Bawang Putih

Ilustrasi Bawang Putih Credit: pexels.com/Pisco
Ilustrasi Bawang Putih Credit: pexels.com/Pisco

Bawang putih merupakan bumbu yang terkenal dengan aroma dan rasanya yang kuat. Bawang putih mengandung senyawa belerang yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti alisin, dialil disulfida, dan S-allyl cysteine yang berfungsi sebagai antiinflamasi.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dapat membantu meningkatkan antioksidan dalam tubuh, seperti glutathione (GSH) dan superoksida dismutase (SOD) untuk mencegah pemicu peradangan.

Rosemary

Ilustrasi Rosemary Credit: pexels.com/Stephan
Ilustrasi Rosemary Credit: pexels.com/Stephan

Rosemary merupakan ramuan lezat dan harum yang berasal dari Mediterania. Kandungan polifenol, terutama rosmarinik dan asam karnosat yang tinggi pada rempah rosemary mampu membantu mengurangi peradangan.

Dalam penelitian yang dilakukan pada hewan, asam rosmarinik dapat mengurangi tanda peradangan dan beberapa kondisi peradangan, termasuk dermatitis atopik, osteoartritis, asma, dan penyakit gusi.

Teh Hijau

Ilustrasi Teh Hijau Credit: pexels.com/JiYan
Ilustrasi Teh Hijau Credit: pexels.com/JiYan

Teh hijau terkenal memiliki banyak manfaat dan baik untuk kesehatan tubuh. Rempah teh hijau mengandung senyawa sehat yang disebut polifenol, terutama EGCG yang dapat mengurangi peradangan. Selain itu, senyawa tersebut juga bermanfaat untuk kesehatan otak dan jantung. Anda dapat menikmati rempah teh hijau dengan menyeduhnya menjadi teh yang nikmat.

Kapulaga

Ilustrasi Kapulaga Credit: pexels.com/Johan
Ilustrasi Kapulaga Credit: pexels.com/Johan

Rempah asli dari Asia Tenggara ini memiliki rasa manis dan pedas yang kompleks. Mengonsumsi kapulaga dapat mengurangi penanda peradangan atau inflamasi, seperti CRP, IL-6, TNF-a, dan MDA. Selain itu, kapulaga juga dapat meningkatkan status antioksidan 90%. Rasa kapulaga yang kaya dan kompleks cocok sebagai campuran untuk masakan kari dan semur.