5 Bahan yang Sebaiknya Tidak Ditambahkan ke Dalam Kopi

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Kopi merupakan salah satu minuman populer yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Bahkan, minum kopi kini sudah menjadi gaya hidup tersendiri bagi anak muda.

Betapa tidak, kopi bukan hanya membantu kita merasa lebih berenergi dan menghilangkan kantuk, tetapi juga dapat menurunkan risiko beberapa kondisi seperti diabetes tipe 2, kanker, penyakit Alzheimer dan Parkinston.

Tetapi, mayoritas orang tidak megonsumsi kopi secara murni, melainkan dengan tambahan beberapa bahan lain yang tak disangka-sangka justru berdampak buruk bagi kesehatan. Dikutip dari Eat This Not That, Berikut ini 5 bahan yang harus dihindari untuk ditambahkan ke dalam kopi Anda.

1. Pemanis buatan

Beberapa penelitian telah menemukan hubungan pemanis buatan untuk mendukung penurunan berat badan.

Namun di sisi lain, Harvard Health merangkum penelitian yang menemukan bahwa konsumsi pemanis buatan secara teratur dapat menyebabkan meningkatnya konsumsi makanan buatan yang rendah gizi, sarat gula, dan tinggi kalori.

2. Krimer

Pembuatan krimer dalam kemasan umumnya menambahkan aditif sintetis sebagai pengawet. Salah satu zat aditif yang paling umum digunakan adalah natrium fosfat.

Meskipun dianggap aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS, natrium fosfat merupakan zat aditif yang perlu diawasi.

Pusat Sains untuk Kepentingan Umum (CSPI) melaporkan konsumsi krimer dalam jumlah besar, dapat menyebabkan gizi buruk. Sebab tidak hanya mengandung banyak gula dan pengawet, beberapa krimer juga mengandung minyak sawit yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat.

3. Sirup rasa

ilustrasi kopi/Mwabonje/pexels
ilustrasi kopi/Mwabonje/pexels

Jika Anda termasuk orang yang sering membeli kopi dengan rasa-rasa tambahan, maka Anda akan tahu bahwa kebanyakan rasa tersebut berasal dari sirup buatan.

Menambah sirup-sirup rasa ini ternyata dapat meningkatkan kadar gula dari minuman kopi hingga berkali lipat.

4. Gula pasir

Gula pasir sebenarnya tidak berbahaya, tetapi terkadang banyak orang yang menambahkan gula berlebih ke dalam cangkir kopi mereka.

Faktanya, menambahkan gula secara berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, hingga masalah jantung.

5. Kental manis

Kental manis cukup sering digunakan ke dalam kopi, seperti es kopi Vietnam dan Spanyol Café Canario yang menjadikan kental manis sebagai bahan tambahan mereka.

Namun sayangnya, kandungan gula dalam kental manis sangatlah tinggi. Dua sendok makan kental manis mengandung 22 gram gula dan 130 kalori; hampir mirip dengan jumlah gula dalam sebatang cokelat.

Penulis: Hilda Irach

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel