5 Bahayanya Masih Menunggak Utang tapi Sudah Sok Eksis di Medsos

Fimela.com, Jakarta Utang bisa menjadi perkara yang sangat sensitif. Saat memiliki utang, tentu saja kita wajib segera melunasinya. Baik melunasi dengan cara mencicil maupun secara tunai pada periode waktu yang sudah disepakati. Sebagai orang yang memiliki utang, kewajiban kita adalah bisa melunasinya dengan baik. Jangan malah sok eksis di media sosial.

Bagi kamu yang pernah atau sedang memberi utang pada seseorang, lalu orang tersebut malah tampil sok gaya dan eksis di media sosial, pastinya kamu akan kesal. Sebagai orang yang memberi utang atau pinjaman, melihat orang yang berutang padamu tampak cuek dan abai dengan kewajibannya membayar utang, pastinya kamu juga akan merasa tersinggung. Meski memang tiap orang punya hak masing-masing dalam menjalani hidup, tapi alangkah baiknya jika masih memiliki utang, fokus dulu melunasi utang. 

1. Risiko Kehilangan Nama Baik

Kamu bisa kehilangan nama baik jika bersikap masa bodoh dengan utang yang kamu punya. Jika kamu malah menampilkan foto-foto hura-hura sementara kamu masih memiliki utang pada seorang teman, maka di mata temanmu kamu akan dianggap berkhianat. Temanmu pasti punya niat baik untuk membantumu mengatasi masalahmu dengan memberimu pinjaman. Tapi jika yang kamu lakukan malah tampak masa bodoh atau bahkan menyalahkan gunakan utang yang diberikan temanmu, maka kamu bisa kehilangan nama baik di mata temanmu.

2. Risiko Kehilangan Kepercayaan

Kepercayaan yang sudah dibangun bertahun-tahun bisa hancur karena sebuah perkara sensitif seperti utang. Apabila suatu saat nanti kamu benar-benar kepepet dan butuh pinjaman, kamu akan sulit mendapatkan kepercayaan dari orang yang pernah membantumu. Saat orang yang memberimu utang merasa terlukai karena kamu menyalahgunakan kepercayaannya, maka ia mungkin akan enggan memberimu pinjaman lagi. Orang yang akan memberimu utang pun akan berpikir dua kali dan khawatir kamu akan lepas dari tanggung jawab.

3. Risiko Kehilangan Harga Diri

Ya nggak apa-apa juga sih kalau merasa tidak masalah kehilangan harga diri. Namun, jika kamu masih punya kesadaran diri, kamu pun pastinya perlu lebih bijak lagi dalam bersikap. Sadar bahwa kamu masih punya utang dan tanggung jawab untuk melunasinya, maka tak perlu malah mencoreng harga diri dengan sok eksis dan gaya-gayaan di media sosial. Semua yang kamu unggah dan tampilkan di media sosial bisa jadi cerminan diri dan ruang bagi orang lain untuk menilaimu.

4. Risiko Mendapat Masalah-Masalah Baru

Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Masalah-masalah baru bisa bermunculan. Khususnya masalah yang muncul akibat kesalahpahaman. Misalnya, kamu masih menunggak utang pada seseorang tapi kamu sudah menampilkan foto-fotomu berpesta bersama teman-temanmu. Kamu tampak tertawa lepas seakan tanpa beban padahal kamu sudah menunggak utang berbulan-bulan pada temanmu. Temanmu yang melihat foto-fotomu di media sosial pun kemungkinan akan berpikiran buruk. Temanmu bisa menganggapmu bersikap masa bodoh dengan tanggung jawabnya melunasi utangmu. Dari sini, bisa muncul keretakan hubungan pertemanan atau parahnya lagi bisa menimbulkan "perang dingin" yang berkepanjangan.

5. Risiko Mendapatkan Kebahagiaan Semu

Bagi yang saat ini masih memiliki utang, segera usahakan untuk mencicil atau melunasinya sebaik mungkin. Bukan malah gaya-gayaan di media sosial dan mengunggah foto-foto atau caption seakan sedang menjadi orang yang paling kaya. Terserah juga sih kalau memang nyaman-nyaman saja melakukannya. Namun, pada akhirnya kebahagiaan yang dirasakan hanya semu belaka. Kamu pada dasarnya hanya sembunyi dari masalah dan mencoba menjauhinya dengan melakukan hal yang tak semestinya. 

Bila masih punya utang, buat prioritas hidup yang lebih baik. Alangkah baiknya menyesuaikannya juga dengan aktivitas di media sosial, meski memang semua kembali pada pribadi masing-masing. 

#ChangeMaker