5 Bintang Timnas Indonesia yang Mengilap di Piala AFF: Kontribusi Maksimal

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia menjadi satu di antara kekuatan sepak bola Asia Tenggara. Meski pun sampai saat ini Tim Garuda belum bisa meraih gelar juara di Piala AFF.

Sejauh ini, Timnas Indonesia hanya bisa menjadi runner-up. Menariknya, predikat itu diraih sebanyak enam kali oleh Indonesia.

Namun, nyaris di setiap Piala AFF ada saja bintang Timnas Indonesia yang tampil menonjol. Mereka mampu memberikan kontribusi maksimal sebagai individu. Kendati pada akhirnya tidak ada gelar yang mereka berikan.

Bola.com memilih lima nama bintang Timnas Indonesia yang mencatatkan penampilan manis di Piala AFF. Berikut ini daftar lengkap dan ulasannya.

Bambang Pamungkas

Top skor Timnas Indonesia saat menghadapi Thailand diduduki oleh 3 orang. Mereka adalah Aji Santoso, Gendut Doni dan Bambang Pamungkas yang masing-masing mencetak 2 gol. (AFP/Bay Ismoyo)
Top skor Timnas Indonesia saat menghadapi Thailand diduduki oleh 3 orang. Mereka adalah Aji Santoso, Gendut Doni dan Bambang Pamungkas yang masing-masing mencetak 2 gol. (AFP/Bay Ismoyo)

Bambang Pamungkas pernah empat kali tampil di Piala AFF. Yakni pada edisi 2000, 2002, 2008, dan 2010.

Performa terbaik Bambang Pamungkas terjadi pada Piala AFF 2002. Saat itu Bepe menjadi pencetak gol terbanyak dengan torehan delapan gol.

Sayangnya, Timnas Indonesia gagal meraih gelar juara. Tim Garuda kalah lewat adu tendangan penalti dari Thailand di Gelora Bung Karno.

Cristian Gonzales

Christian Gonzales. Striker naturalisai pertama yang memperkuat Timnas Indonesia ini mampu mencetak 1 gol saat melawan Malaysia di Piala AFF 2010. Gol tersebut dicetaknya di matchday pertama penyisihan Grup A (1/12/2010) dengan skor akhir 5-1 untuk kemenangan Timnas Indonesia. (AFP/Adek Berry)
Christian Gonzales. Striker naturalisai pertama yang memperkuat Timnas Indonesia ini mampu mencetak 1 gol saat melawan Malaysia di Piala AFF 2010. Gol tersebut dicetaknya di matchday pertama penyisihan Grup A (1/12/2010) dengan skor akhir 5-1 untuk kemenangan Timnas Indonesia. (AFP/Adek Berry)

Pemain kelahiran Uruguay tersebut hanya dua kali tampil di Piala AFF. Namun, debut Cristian Gonzales pada Piala AFF 2010 layak dikenang.

Gonzales mampu menjadi oase baru di lini depan Timnas Indonesia. Pemain berjulukan El Loco itu mencetak empat gol di sepanjang turnamen.

Sayangnya, performa apik Cristian Gonzales tidak berlanjut pada partai final. Ia gagal mencetak gol dalam pertandingan final yang berlangsung dua leg.

Boaz Solossa

Kapten Timnas Indonesia, Boaz Solossa, saat pertandingan melawan Fiji pada laga persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu, (2/9/2017). Skor berakhir imbang 0-0. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Kapten Timnas Indonesia, Boaz Solossa, saat pertandingan melawan Fiji pada laga persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu, (2/9/2017). Skor berakhir imbang 0-0. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Boaz Solossa menjadi fenomena pada Piala AFF 2004. Saat itu, Boaz yang baru berusia 18 tahun mampu menampilkan permainan yang luar biasa.

Boaz menjadi rekan duet yang luar biasa bagi Ilham Jayakesuma di lini depan. Boaz mampu mencetak empat gol di sepanjang turnamen. Sayangnya, striker asal Papua itu mengalami patah kaki pada leg pertama final Piala AFF 2004.

Pada Piala AFF 2016, Boaz Solossa berkesempatan membayar kegagalannya pada 2004. Namun, lagi-lagi Timnas Indonesia kalah pada partai final.

Firman Utina

Kapten Timnas Indonesia Firman Utina merayakan golnya ke gawang Laos pada partai Piala AFF di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 4 Desember 2010.AFP PHOTO/ADEK BERRY
Kapten Timnas Indonesia Firman Utina merayakan golnya ke gawang Laos pada partai Piala AFF di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 4 Desember 2010.AFP PHOTO/ADEK BERRY

Piala AFF 2010 menjadi panggung yang menarik bagi Firman Utina. Playmaker dengan postur mungil itu mampu tampil konsisten dari laga pertama fase grup sampai final.

Meski pada akhirnya Timnas Indonesia gagal menjadi juara, performa Firman mendapatkan apresiasi tinggi. Ia mendapatkan penghargaan pemain terbaik di Piala AFF 2010.

Sejauh ini, Firman menjadi pemain Indonesia satu-satunya yang pernah mendapatkan pemghargaan individu itu.

Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan Dwi Yulianto. Striker yang pensiun dari Timnas Indonesia pada 2005 ini mampu mencetak 2 gol saat melawan Malaysia di semifinal Piala AFF 2004. Satu gol dicetak di leg pertama (28/12/20224) dan 1 gol lagi di leg kedua (3/1/2005). Skor akhir 1-2 dan 4-1 untuk Indonesia. (AFP/Joseph Barrak)
Kurniawan Dwi Yulianto. Striker yang pensiun dari Timnas Indonesia pada 2005 ini mampu mencetak 2 gol saat melawan Malaysia di semifinal Piala AFF 2004. Satu gol dicetak di leg pertama (28/12/20224) dan 1 gol lagi di leg kedua (3/1/2005). Skor akhir 1-2 dan 4-1 untuk Indonesia. (AFP/Joseph Barrak)

Kurniawan Dwi Yulianto adalah satu di antara striker terbaik yang pernah dimiliki Timnas Indonesia. Kurniawan tidak pernah menjadi top skorer di Piala AFF, tapi pernah menyandang gelar lain.

Kurniawan sampai saat ini masih menjadi pemain Timnas Indonesia tertajam di sepanjang sejarah Piala AFF. Kurniawan mencetak 13 gol di Piala AFF.

Ia tertinggal enam gol dari penyerang andalan Thailand, Teerasil Dangda yang menjadi pencetak gol terbanyak di Piala AFF.

Hanya Bambang Pamungkas, striker lokal yang mendekati pencapaian Kurniawan. Bepe mencetak 12 gol sepanjang kariernya di Piala AFF.