5 Bintang Top yang Belum Bermain Semenit Pun Musim Ini: Dari Cedera hingga Kalah Bersaing

Bola.com, Jakarta - Kompetisi elit di beberapa negara Eropa musim 2022/2023 sudah berjalan. Liga Inggris misalnya, sudah memasuki pekan kelima.

Arsenal untuk sementara menduduki puncak klasemen Liga Inggris dengan nilai sempurna dari empat laga. Begitu juga di Liga Spanyol yang akan memasuki pekan keempat.

Real Madrid menyamai pencapaian Arsenal sebagai tim yang belum tersentuh kekalahan sejauh ini. Namun demikian, terdapat fakta menarik yaitu adanya pemain berlabel bintang yang ternyata belum pernah turun di musim ini.

Entah sedang dalam kondisi cedera atau belum memuaskan pelatih, membuat para pemain urung tampil di kompetisi musim ini. Berikut ini ada lima pemain berlabel bintang dari klub beken Eropa yang sama sekali belum mencicipi musim 2022/2023.

5. Gerard Pique

Gerard Pique berhasil mengoleksi empat gelar Liga Champions. Gelar pertamanya ia sabet ketika bermain di Manchester United pada tahun 2008. Tiga gelar lainnya diraih bersama Barcelona di tahun 2009, 2011, dan 2015. (AFP/Lluis Gene)
Gerard Pique berhasil mengoleksi empat gelar Liga Champions. Gelar pertamanya ia sabet ketika bermain di Manchester United pada tahun 2008. Tiga gelar lainnya diraih bersama Barcelona di tahun 2009, 2011, dan 2015. (AFP/Lluis Gene)

Gerard Pique seperti berada di masa senja karirnya. Pemain gaek Spanyol itu sudah tidak lagi diandalkan Barcelona.

Selain itu, cedera memaksanya belum dapat diberikan kesempatan bermain oleh pelatih Xavi Hernandez. Pique diketahui masih menjalani pemulihan cedera otot sejak bulan Mei lalu.

Musim ini, Gerard Pique belum bermain satu menit pun untuk Blaugrana. Namanya sempat masuk di pekan ketiga, namun masih menjadi penghangat bangku cadangan.

4. Idrissa Gueye

Gelandang Paris Saint-Germain, Idrissa Gueye menerima kartu merah dari wasit Felix Brych saat melawan Mancester City dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions 2020/2021 di Parc des Princes Stadium, Paris, Rabu (28/4/2021). PSG kalah 1-2 dari Manchester City. (AFP/Anne-Christine Poujoulat)
Gelandang Paris Saint-Germain, Idrissa Gueye menerima kartu merah dari wasit Felix Brych saat melawan Mancester City dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions 2020/2021 di Parc des Princes Stadium, Paris, Rabu (28/4/2021). PSG kalah 1-2 dari Manchester City. (AFP/Anne-Christine Poujoulat)

Idrissa Gueye adalah pemain penting bagi Paris Saint-Germain (PSG) musim lalu. Dia membuat 33 penampilan di semua kompetisi di musim 2021/2022, mencetak empat gol dan memberikan assist.

Namun, lini tengah PSG mendapat banyak kritikan musim lalu. Juara Ligue 1 kemudian memperkuat lini tengah mereka musim panas ini dengan menandatangani Vitinha dan Renato Sanches.

Akibatnya, Gueye menjadi semakin tenggelam dan kalah bersaing. Ia kemungkinan akan meninggalkan klub sebelum jendela transfer ditutup, dan Everton diyakini akan menjadi pelabuhan barunya.

3. Miralem Pjanic

Miralem Pjanic direkrut oleh Barcelona dari Juventus pada tahun 2020 sebagai pertukaran dengan gelandang asal Brasil, Arthur. Saat ini, Pjanic dipinjamkan ke klub asal Turki, Besiktas. (AFP/Lluis Gene)
Miralem Pjanic direkrut oleh Barcelona dari Juventus pada tahun 2020 sebagai pertukaran dengan gelandang asal Brasil, Arthur. Saat ini, Pjanic dipinjamkan ke klub asal Turki, Besiktas. (AFP/Lluis Gene)

Miralem Pjanic kembali ke Barcelona musim panas ini setelah dipinjamkan ke Besiktas. Dia dilaporkan telah membuat Xavi terkesan di pramusim dan ditetapkan untuk menjadi bagian dari rencananya untuk kampanye ini.

Namun, rupanya tidak semudah itu bagi pemain internasional Bosnia itu. Xavi hanya memandang Pjanic sebagai opsi cadangan bagi Sergio Busquets.

Barcelona memiliki banyak pilihan di lini tengah dan mereka tidak melihat Pjanic sebagai pilihan. Dia belum bermain satu menit untuk Catalans di musim ini. Eks pemain Juventus itu kabarnya sedang diincar klub Arab Saudi, Al-Nassr.

2. Marcos Alonso

Marcos Alonso. Bek kiri Spanyol berusia 31 tahun yang kini menjalani musim ke-7 bersama Chelsea ini didatangkan dari Fiorentina pada awal musim 2016/2017 dengan nilai transfer 23 juta euro atau kini setara Rp350 miliar. Hingga kini ia total telah tampil dalam 211 laga di semua ajang dengan torehan 29 gol dan 23 assist. Dengan kedatangan Marc Cucurella, otomatis menjadi pembuka jalan baginya untuk segera hengkang dari Chelsea menuju Barcelona di awal musim 2022/2023 ini. (AFP/Glyn Kirk)
Marcos Alonso. Bek kiri Spanyol berusia 31 tahun yang kini menjalani musim ke-7 bersama Chelsea ini didatangkan dari Fiorentina pada awal musim 2016/2017 dengan nilai transfer 23 juta euro atau kini setara Rp350 miliar. Hingga kini ia total telah tampil dalam 211 laga di semua ajang dengan torehan 29 gol dan 23 assist. Dengan kedatangan Marc Cucurella, otomatis menjadi pembuka jalan baginya untuk segera hengkang dari Chelsea menuju Barcelona di awal musim 2022/2023 ini. (AFP/Glyn Kirk)

Marcos Alonso telah menjadi pemain kunci bagi Chelsea di bawah Thomas Tuchel selama beberapa musim terakhir. Namun kini bek sayap justru sedang dikaitkan dengan pintu keluar karena belum pernah bermain satu menit pun musim ini.

Chelsea telah menandatangani Marc Cucurella dari Brighton & Hove Albion musim panas ini dan tampaknya siap untuk membiarkan Alonso pergi. Ben Chilwell, juga masih berjuang untuk kembali ke top performa.

Alonso belum bisa meninggalkan Chelsea pada deadline bursa transfer 2022. Tapi menurut wartawan Spanyol Gerard Romero mengklaim bahwa dia siap untuk bergabung dengan Barcelona.

1. Memphis Depay

Memphis Depay - Kehadiran Xavi dan pemain baru seperti Pierre-Emerick Aubameyang dan Ferran Torres membuat bomber asal Belanda ini mulai terabaikan di Barcelona. Keadaan tersebut ingin dimanfaatkan Inter Milan untuk memboyongnya ke Giuseppe Meazza. (AFP/Pau Barrena)
Memphis Depay - Kehadiran Xavi dan pemain baru seperti Pierre-Emerick Aubameyang dan Ferran Torres membuat bomber asal Belanda ini mulai terabaikan di Barcelona. Keadaan tersebut ingin dimanfaatkan Inter Milan untuk memboyongnya ke Giuseppe Meazza. (AFP/Pau Barrena)

Memphis Depay sejatinya didatangkan Barcelona musim lalu untuk menjadi suksesor Lionel Messi. Namun ia sering diganggu cedera dan membuat tim Catalan mendatangkan Pierre-Emerick Aubameyang.

Bahkan Barcelona berhasil menggaet mesin gol Robert Lewandowski dari Bayern Munchen musim panas ini. Situasi yang membuat Depay makin terjepit.

Benar saja, Depay kesulitan menembus tim utama dan belum juga melakoni pertandingan musim ini. Kondisi finansial Barca yang membelit memungkinkan untuk menjualnya dan nyaris berkostum Juventus.

Namun saat mendekati batas waktu akhir transfer, kemungkinan besar Memphis Depay bertahan di Camp Nou walaupun menjadi pelapis.

Sumber: Sportskeeda