5 Bintang yang Gagal Menembus Timnas Inggris di Piala Dunia 2022: Ada 2 Bintang Serie A

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate sudah mengumumkan 26 nama pemain yang akan berlaga di Piala Dunia 2022. Pengumuman itu dilakukan Kamis (10/11/2022) malam WIB.

Dalam skuad itu, Southgate tetap percaya kepada pemain yang selama ini menjadi andalan di The Three Lions. Sebut saja Harry Kane, Jordan Henderson, dan Raheem Sterling.

Para pemain muda yang tengah naik daun seperti Conor Gallagher, Jude Bellingham, Bukayo Saka dan Phil Foden pun mendapatkan tempat.

Namun, keputusan Gareth Southgate itu tetap menimbulkan pertanyaan. Paling tidak ada lima pemain yang disebut layak menjadi anggota Timnas Inggris di Piala Dunia 2022. Berikut ini daftarnya.

Fikayo Tomori (AC Milan)

Fikayo Tomori (AC Milan: Dipinjamkan dari Chelsea) – Absennya Tomori di daftar nama skuat The Three Lions memang sulit dipahami. Pemain ini berhasil mengantar AC Milan di peringkat dua Serie A Italia dengan membukukan 17 kali penampilan selama paruh kedua musim ini. (Foto: AFP/Marco Bertorello)
Fikayo Tomori (AC Milan: Dipinjamkan dari Chelsea) – Absennya Tomori di daftar nama skuat The Three Lions memang sulit dipahami. Pemain ini berhasil mengantar AC Milan di peringkat dua Serie A Italia dengan membukukan 17 kali penampilan selama paruh kedua musim ini. (Foto: AFP/Marco Bertorello)

Fikayo Tomori menjadi pemain penting di AC Milan yang menjadi juara Serie A 2021/2022. Pada musim ini, Tomori pun tetap mempertahankan performanya.

Sepanjang musim 2022/2023, Tomori sudah tampil dalam 19 laga dan mencetak satu gol bersama I Rossoneri. Keberhasilan AC Milan lolos ke-16 besar Liga Champions musim ini tak lepas dari perannya.

Namun, Southgate tampaknya memiliki penilaian lain terhadap Tomori. Ada kemungkinan gaya main eks pemain Chelsea itu tidak cocok dengan skema yang akan diterapkan Southgate.

Tammy Abraham (AS Roma)

Tammy Abraham - Pemain jebolan akademi Chelsea ini terpaksa meninggalkan Stamford Bridge dan bergabung dengan AS Roma usai The Blues memulangkan Romelu Lukaku. Di klub Serie A itu sang pemain menjelma menjadi striker ganas dengan torehan 18 gol. (AFP/Filippo Monteforte)
Tammy Abraham - Pemain jebolan akademi Chelsea ini terpaksa meninggalkan Stamford Bridge dan bergabung dengan AS Roma usai The Blues memulangkan Romelu Lukaku. Di klub Serie A itu sang pemain menjelma menjadi striker ganas dengan torehan 18 gol. (AFP/Filippo Monteforte)

Penyerang berusia 25 tahun itu tampil moncer musim 2021/2022. Tammy Abraham mencetak 27 gol dan lima assist untuk AS Roma di sepanjang musim.

Saat itu, Abraham sukses mengakhiri musim dengan meraih satu trofi untuk I Lupi di ajang UEFA Conference League.

Ada alasan kuat mengapa Gareth Southgate tak memanggil pemain satu ini ke skuad Piala Dunia 2022. Penampilan Abraham pada musim ini memang agak menurun. Ia baru bisa mencetak empat gol dan dua assist dari 19 laga.

Joe Gomez (Liverpool)

Bek Liverpool, Joe Gomez (kiri), berduel dengan striker Napoli, Victor Osimhen, pada pertandingan Grup A Liga Champions di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Kamis (8/9/2022) dini hari WIB. (Alberto Pizzoli/AFP)
Bek Liverpool, Joe Gomez (kiri), berduel dengan striker Napoli, Victor Osimhen, pada pertandingan Grup A Liga Champions di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Kamis (8/9/2022) dini hari WIB. (Alberto Pizzoli/AFP)

Harus diakui performa Joe Gomez memang tak secemerlang dua musim lalu. Cedera sangat menganggu peforma bek tengah satu ini.

Pada musim ini Gomez perlahan mulai kembali mendapatkan kepercayaan Jurgen Klopp di Liverpool. Eks pemain Charlton ini sudah mengumpulkan 16 penampilan pada musim 2022/2023.

Namun, penampilan itu tak bisa membuat Southgate yakin membawanya ke Qatar. Bek-bek lain seperti John Stones, bahkan Harry Maguire masih lebih menarik di mata Southgate.

Jarrod Bowen (West Ham)

Striker West Ham United Jarrod Bowen (kiri) berebut bola dengan bek Bournemouth Adam Smith pada pekan ke-13 ajang Premier League di Stadion Olimpiade London, Selasa (25/10/2022) dini hari WIB. Bournemout tertahan di posisi 14 dengan nilai 13, hanya tertinggal satu angka dari West Ham. (Photo by Glyn KIRK / AFP)
Striker West Ham United Jarrod Bowen (kiri) berebut bola dengan bek Bournemouth Adam Smith pada pekan ke-13 ajang Premier League di Stadion Olimpiade London, Selasa (25/10/2022) dini hari WIB. Bournemout tertahan di posisi 14 dengan nilai 13, hanya tertinggal satu angka dari West Ham. (Photo by Glyn KIRK / AFP)

Jarrod Bowen tampil impresif bersama West Ham sejak musim lalu. Pada musim ini Bowen pun bisa mempertahankan performa apiknya.

Winger berusia 25 tahun itu sudah mencetak lima gol dari 20 laga bersama West Ham. Termasuk dua gol di ajang UEFA Conference League.

Namun, winger-winger lain seperti Raheem Sterling dan Bukayo Saka tampak lebih meyakinkan bagi Southgate. Dua nama terakhir memang masuk ke Timnas Inggris di Piala Dunia 2022.

James Ward-Prowse (Southampton)

James Ward-Prowse merupakan jebolan akademi Southampton yang sukses promosi ke skuat utama pada 2012 silam berkat penampilan gemilangnya. Kesetiaanya terhadap The Saints patut diacungi jempol, mengingat dirinya juga sering mendapatkan tawaran yang lebih menggiurkan dari klub-klub lain. Selain itu, hingga saat ini, Ward-Prowse sama sekali belum pernah merasakan gelar bergengsi bersama klubnya tersebut. (AFP/Adrian Dennis)
James Ward-Prowse merupakan jebolan akademi Southampton yang sukses promosi ke skuat utama pada 2012 silam berkat penampilan gemilangnya. Kesetiaanya terhadap The Saints patut diacungi jempol, mengingat dirinya juga sering mendapatkan tawaran yang lebih menggiurkan dari klub-klub lain. Selain itu, hingga saat ini, Ward-Prowse sama sekali belum pernah merasakan gelar bergengsi bersama klubnya tersebut. (AFP/Adrian Dennis)

Timnas Inggris sebenarnya bisa meraih beberapa keuntungan jika menyertakan kapten Southampton itu di Piala Dunia 2022. Ward-Prowse memiliki kelebihan di eksekusi bola-bola mati.

James Ward-Prowse dikenal piawai mengeksekusi bola mati. Bahkan, ia disebut sebagai salah satu eksekutor bola mati terbaik di Inggris saat ini.

Performa Southampton secara tim memang cukup mengewakan pada musim ini. Mereka untuk sementara ada di zona degradasi. Hal itu bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi Southgate.