5 Cara agar Tidak Menjadi Perempuan yang Mudah Diremehkan Orang Lain

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Diremehkan oleh orang lain jelas menghadirkan perasaan tidak nyaman. Kita akan merasa kesal, sedih, dan marah. Bahkan yang mungkin lebih parah adalah kita akhirnya merasa rendah diri dan merasa diri kita tak berguna.

Namanya menjalani kehidupan, kita akan dihadapkan pada berbagai macam persoalan hingga berbagai macam karakter manusia. Ada saja orang-orang yang memandang remeh kita atau memandang kita sebelah mata. Bersedih saat merasakannya itu wajar. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana cara kita untuk bisa tetap melangkah dengan kepala tegak.

TERKAIT: Perempuan yang Pernah Hidup Sendirian di Usia 20an, Punya 5 Kelebihan Ini

TERKAIT: 5 Kebahagiaan Masih Punya Teman Sesama Single di Usia 30an

TERKAIT: 5 Alasan Perempuan Usia 20an Butuh Waktu untuk Menyendiri

1. Membangun Support System yang Sehat

“As women, we have to start appreciating our own worth and each other’s worth. Seek out strong women to befriend, to align yourself with, to learn from, to collaborate with, to be inspired by, to support, and enlightened by.” – Madonna

Tentu saja kita perlu membekali diri dengan kemampuan untuk tidak gampang lengah. Selain itu, perlu juga kita membangun support system yang sehat, seperti lingkaran pertemanan yang sehat, kekerabatan yang sehat, hingga membentu lingkungan kerja yang bisa saling menyokong satu sama lain. Kalau saat ini kita belum memiliki orang-orang yang dapat dipercaya untuk jadi support system, maka bekali dirimu dengan berbagai kemampuan atau keahlian yang lebih baik. Sebab bagaimana pun, satu-satunya orang yang selalu ada untukmu adalah dirimu sendiri.

2. Coba Hal Baru yang Bisa Memperkaya Pengalaman

“I always did something I was a little not ready to do. I think that’s how you grow. When there’s that moment of ‘Wow, I’m not really sure I can do this,’ and you push through those moments, that’s when you have a breakthrough.” – Marissa Mayer

Teruslah bertumbuh. Orang lain mungkin meremehkanmu karena mereka belum tahu kemampuan terbaikmu. Maka dari itu, sesekali cobalah hal baru. Tantang dirimu untuk memelajari sesuatu yang baru. Perkaya dan terus perdalam pengalamanmu. Dari sini, rasa percaya dirimu pun akan terus meningkat dan bisa lebih tegas dalam bersikap saat ada yang meremehkanmu.

3. Ciptakan Kesempatan untuk Membuktikan Kehebatanmu

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/Svetlana+Sokolova27
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/Svetlana+Sokolova27

“No one ever became a success without taking chances… One must be able to recognize the moment and seize it without delay.” – Estée Lauder

Kalau kamu sudah merasa kesal atau bosan terus menerus dianggap remeh, maka buat dan ciptakan kesempatan untuk membuktikan kehebatanmu. Ciptakan peluang untuk menunjukkan kelebihanmu. Tiap perempuan punya hak untuk membuat pencapaian dan kesuksesannya sendiri.

4. Fokuslah pada Hal-Hal yang Penting untuk Hidupmu

“Find something you’re passionate about and keep tremendously interested in it.” – Julia Child

Haters are gonna hate. Kadang biar orang berhenti meremehkanmu, kamu hanya perlu mengabaikannya. Lalu, fokuslah pada hal-hal yang penting untuk hidupmu. Kerjakan hal-hal yang memang punya pengaruh besar dalam proses pendewasaan dirimu. Ubah fokusmu dengan membuat dirimu jadi perempuan yang lebih berdaya, dan kokoh berdiri di atas kaki sendiri.

5. Jujurlah dengan Emosi dan Perasaanmu

“Never be ashamed of what you feel. You have the right to feel any emotion that you want, and to do what makes you happy. That’s my life motto.” – Demi Lovato

Saat kamu sudah merasa lelah dipandang remeh orang lain, tak ada salahnya untuk berkata jujur. Ungkapkan emosi dan perasaanmu. Utarakan isi hatimu yang sebenarnya dengan cara tegas. Sebab tidak semua orang punya hak atau kepentingan menghakimimu.

Tetap semangat ya, Sahabat Fimela. Semoga dengan terus melangkah ke depan, kita bisa membuktikan bahwa diri kita adalah perempuan kuat dan berdaya.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel