5 Cara agar Tidak Menjadi Perempuan yang Gampang Overthinking

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Di antara kita ada yang sangat rentan overthinking. Overthinking bisa diartikan sebagai kondisi ketika muncul pikiran yang berlebihan terhadap sesuatu. Hal yang tampak sederhana dan simpel di mata orang lain bisa terasa rumit bagi benak kita sendiri, dan ternyata banyak orang yang mengalami hal ini tanpa disadari.

Lalu, bagaimana caranya agar tidak gampang overthinking? Kita bisa mencoba berbagai macam cara, seperti mulai menerapkan sejumlah kebiasaan yang bisa bantu menenangkan dan merilekskan pikiran kita setiap hari. Lima cara dan kebiasaan ini bisa mulai dicoba dan diterapkan agar kita tidak gampang overthinking. Selengkapnya, langsung saja simak uraiannya di bawah ini.

TERKAIT: Menurut Penelitian, Tingkat Kebahagiaan Kita Bisa Menurut karena Hal Ini

TERKAIT: Tetap Profesional Bekerja meski Hati Sedang Patah, Kamu Tipe Perempuan Ini

TERKAIT: 5 Hal Ini Paling Dipahami Perempuan yang Tak Suka Bergosip

1. Luangkan Waktu untuk Merawat Diri

Melansir laman aleteia.org, Dr. Mary Wingo, penulis The Impact of the Human Stress Response menjelaskan bahwa saat mekanisme respons stres sudah lelah, bagian tubuh yang terdampak akan ikut lelah. Bagian tubuh ini bisa meliputi pikiran kita dan organ-organ tubuh yang lain. Maka dari itu, penting bagi kita untuk punya kebiasaan yang menunjang perawatan diri. Misalnya, berolahraga rutin atau bermeditasi rutin setiap hari untuk mengondisikan diri menemukan ruang nyaman dalam keseharian.

2. Lakukan Hal Satu per Satu

Kadang kita gampang overthinking karena sudah kebingungan dengan banyaknya hal yang harus dikerjakan atau diselesaikan. Maka dari itu, cobalah untuk melakukan hal satu per satu. Bereskan satu hal terlebih dahulu sebelum lanjut melakukan hal yang berikutnya. Dengan begini, kita bisa lebih fokus pada satu hal dengan tingkan konsentrasi yang cukup dan tidak gampang cemas atau khawatir berlebihan dengan hal-hal yang masih belum bisa dikerjakan atau ditangani.

3. Membaca Buku

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/KiattisakLamchan
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/KiattisakLamchan

Penelitian membuktikan bahwa membaca bisa menstimulasi otak, mengurangi stres, dan menambah ilmu pengetahuan. Selein itu, pada tahun 2013, peneliti di The New School menemukan bahwa fiksi sastra bisa meningkatkan kapasitas dan pemahaman pembaca terhadap situasi dan psikologi orang lain. Saat merasa kesulitan menata pikiran, meluangkan waktu untuk membaca buku bagus bisa jadi salah satu cara untuk membantu mengurai benang kusut dan mencegah overthinking.

4. Fokus pada Momen Saat Ini

Fokuslah dengan aroma yang kamu cium saat ini, udara yang kamu rasakan saat ini, detak jantung yang terdengar saat ini, hal-hal yang kamu lihat saat ini, dan suara-suara yang kamu dengar saat ini. Jalin lagi dengan hal-hal yang ada dan dirasakan pada momen sat ini. Sebab seringkali overhinking dipicu dengan pikiran kita tentang masa depan atau hal-hal yang masih di luar kontrol diri kita. Jadi, coba tarik napas dalam dan embuskan perlahan setiap kali kecemasan melanda untuk kembali fokus menikmati dan merasakan momen saat ini.

5. Rapikan Situasi Sekitar

Gaya hidup minimalis bisa dipilih untuk menjalani hidup yang lebih tenang dan nyaman. Biasanya saat kamar atau rumah berantakan atau penuh dengan barnag-barang yang sebenarnya tidak diperlukan, pikiran kita akan rentan stres. Kita pun jadi mudah mengalami overthinking. Bagi yang sering overthinking, mungkin bisa coba perlahan mengadopsi gaya hidup minimalis untuk bisa menjalani hidup dengan lebih tenang dan nyaman.

Apabila merasa mudah stres, tertekan, atau malah mulai merasakan gejala-gejala depresi, tak ada salahnya untuk mencoba mencari bantuan profesional, ya. Kesehatan mentalmu sama pentingnya juga dengan kesehatan tubuhmu.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel