5 Cara agar Vaksin COVID-19 Bekerja Lebih Baik

Rochimawati
·Bacaan 3 menit

VIVA – Mendapatkan vaksinasi COVID-19 adalah alat penting dalam perjuangan kita melawan pandemi yang telah melanda dunia selama satu tahun. Meskipun penting bagi setiap orang untuk sadar dan terdidik dengan baik tentang vaksin, ada juga tindakan pencegahan, dos, dan larangan tertentu yang harus diikuti agar vaksin melakukan tugasnya dengan baik - salah satu yang utama adalah menjaga sistem kekebalan tubuh.

Sementara vaksin bekerja dengan mendorong respons kekebalan kita melawan patogen, banyak strategi pencegahannya juga bergantung pada kekebalan alami kita sendiri. Efisiensi sistem kekebalan kita juga menentukan seberapa cepat atau bagus suatu vaksin bekerja pada kita.

Karenanya, seperti yang telah kita lakukan selama pandemi, kita juga harus mengambil langkah yang sungguh-sungguh untuk menjaga kekebalan kita tetap tinggi. Berikut ini lima langkah yang harus diambil untuk memastikan vaksin COVID-19 bekerja secara efisien, dilansir dari Times of India.

Hindari dan kurangi asupan alkohol

Satu tindakan pencegahan yang diminta untuk diikuti setelahnya, dan lebih disukai sebelum vaksinasi adalah membatasi asupan alkohol, yang dapat menghalangi atau membatasi kerja vaksin dalam beberapa minggu pertama.

Alkohol buruk bagi hati dan juga meredupkan respons imun tubuh. Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa alkohol juga dapat mempersulit sistem kekebalan tubuh untuk mempertahankan tubuh dari kuman atau infeksi.

Lebih dari itu, itu juga dapat membuat seseorang rentan terhadap sejumlah gangguan menular, serta COVID-19. Oleh karena itu, merupakan ide yang bijaksana untuk membatasi konsumsi alkohol serta tembakau.

Jangan terlibat dalam aktivitas stres sebelum imunisasi

Stres tidak pernah baik untuk tubuh - dan juga dapat membatasi respons imun Anda. Stres kronis atau jangka panjang apa pun dapat meningkatkan kadar kortisol dan stres oksidatif dalam tubuh, menurunkan tingkat limfosit (sel darah putih yang berperan dalam menghindari infeksi) dan membuat Anda lebih rentan terkena infeksi.

Oleh karena itu, semakin stres Anda, semakin tinggi kemungkinan untuk jatuh sakit. Stres akut juga dapat mengubah hasil kesehatan dan respons kekebalan. Oleh karena itu, sebelum mendapatkan vaksinasi, pastikan Anda bebas stres dan sangat waspada terhadap inokulasi.

Makan dengan baik

Ingat, sementara vaksin tidak melakukan pekerjaan instan, makan makanan yang dimasak dengan baik dan bergizi yang mengandung banyak antioksidan, vitamin dan mineral adalah cara yang baik untuk meningkatkan kekebalan Anda, tetap sehat dan mendukung fungsi vital tubuh, yang akan membantu mewujudkannya. respon imun yang tepat saat vaksin diberikan.

Meskipun mungkin tidak ada makanan yang bekerja untuk memperkuat kekebalan Anda atau memberikan respons yang lebih baik, kebiasaan makan yang sehat harus dilanjutkan sebelum dan setelah vaksin disuntikkan untuk memastikan hasil terbaik.

Pastikan Anda mengonsumsi banyak sayuran segar musiman, buah-buahan, kacang-kacangan dan biji-bijian, produk unggas (seperti telur), dan rempah-rempah alami, yang semuanya baik untuk sistem kekebalan Anda.

Tidur nyenyak

Kita sering mengabaikan nilai dari tidur nyenyak pada kekebalan kita, dan itulah salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan banyak orang. Kualitas yang baik, tidur tanpa gangguan (7-8 jam sehari) sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat dan kuat.

Tidur adalah saat tubuh melakukan detoksifikasi, sel-sel beregenerasi dan banyak proses penting dalam tubuh terjadi. Saat kurang tidur, seseorang bisa mengalami stres yang tinggi, yang lagi-lagi berdampak buruk bagi kekebalan Anda.

Padahal, para ahli juga menemukan bahwa tidur yang nyenyak juga bisa membuat vaksin bekerja efisien. Sesuai penelitian yang dilakukan oleh International Journal of Behavioral Medicine, orang yang mencatat kurang dari 5-6 jam tidur memiliki vaksin flu yang bekerja pada mereka 50% kurang efisien daripada mereka yang tidur lebih nyenyak.

Terlibat dalam aktivitas fisik

Menerima suntikan vaksin COVID-19 adalah berita besar, tetapi itu tidak berarti Anda mengesampingkan tugas dan aktivitas seperti biasanya. Faktanya, agar respons imun yang didorong lebih baik dan vaksin bekerja secara efisien, terlibat dalam aktivitas fisik dan olahraga yang cukup juga penting.

Olahraga memang salah satu cara terbaik untuk memastikan sistem kekebalan Anda berfungsi dengan baik. Ini juga dapat mengurangi kemungkinan komplikasi dan penyakit, yang membuat Anda sakit.