5 Cara Aman Melatih Tummy Time pada Bayi

Fimela.com, Jakarta Tumbuh kembang bayi harus diperhatikan dengan benar oleh para orangtua. Salah satu fase penting dalam pertumbuhan Si Kecil adalah tummy time. Istilah tummy time ini lebih akrab dengan tengkurap, di mana ini merupakan fase yang akan dialami oleh bayi. Pada masa tummy time, bayi akan belajar banyak hal seperti keseimbangan dan koordinasi antar bagian tubuh.

Bayi membutuhkan untuk belajar, tumbuh dan mengembangkan sistem otot, kerangka dan saraf mereka. Sesi latihan tengkurap ini pun akan sangat menyenangkan. Namun, tentu harus dilakukan dengan cara yang benar. American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar tummy time telah diterapkan beberapa hari setelah bayi lahir dan tidak ditunda.

TERKAIT: Apa Itu Tummy Time?

TERKAIT: Kapan Waktu Aman Membiarkan Bayi Tidur Tengkurap?

TERKAIT: Kenali 6 Perilaku Bayi Cerdas sejak Lahir

Dilansir Kids Health, tummy time akan menjadi latihan penting guna membantu bayi memperkuat otot leher dan bahu mereka. Selain itu, ini juga akan meningkatkan keterampilan motorik pada bayi. Lalu, bagimana cara tummy time yang benar? Berikut beberapa cara tummy time yang Fimela rangkum dari Today’s Parent, Sabtu (27/11).

1. Letakkan Bayi di Dada

Bersantai di bantal sofa dengan bayi yang meringkuk di dada akan sangat menggemaskan. Dengan melakukan aktivitas ini, maka antara orangtua dan bayi bisa mendapatkan momen bonding time. Pastikan bagian atas tubuh sang ibu atau ayah berada pada sudut 45 derajat. Kemudian cobalah mengobrol dengan Si Kecil.

2. Gunakan Alat Bantu

Ilustrasi bayi sedang tummy time menggunakan alat bantu yakni bantal/credit: gettyimages
Ilustrasi bayi sedang tummy time menggunakan alat bantu yakni bantal/credit: gettyimages

Ketika bayi berusia dua atau tingga minggu, ini adalah saat yang tepat untuk mereka turun ke lantai dan melakukan tummy time. Letakkan dada bayi di atas bantal, selimut yang digulung atau handuk dengan sudut 30 hingga 45 derajat sehingga ia bisa menggerakkan lengannya ke depan untuk mulai menguatkan dirinya sendiri. Seiring berjalannya waktu, gunakan alat peraga yang lebih kecil seperti handuk kecil yang digulung. Tempatkan buku atau mainan di hadapannya sebagai hiburan.

3. Duduk di Lantai

Ilustrasi bayi sedang belajar tengkurap/credit: gettyimages
Ilustrasi bayi sedang belajar tengkurap/credit: gettyimages

Para orangtua bisa duduk di lantai dengan kaki terlentang dan dada bayi menempel pada kaki. Ajak Si Kecil berbicara atau sekedar mengusap punggungnya sehingga ia akan merasa tenang saat tummy time.

4. Menggunakan Bola Besar

Gunakan bola besar dan letakkan bayi di atasnya sambil tengkurap. Jika ingin lebih nyaman bagi bayi, letakkan selimut di atas bola. Sambil memegang tangannya dengan kuat agar tidak terpeleset, gulingkan bola perlahan ke belakang, ke depan dan ke sisi kanan serta kiri atau pantulkan sedikit bolanya. Gerakan ini dapat membantu bayi mengembangkan proprioception, yakni kesadaran akan posisi tubuhnya. Si Kecil dapat memulai aktivitas tummy time ini setelah lahir dan pastikan awasi bayi dengan benar.

5. Bermain Pesawat-Pesawatan

Cobalah untuk berbaring telentang dengan lutut ke dada dan pegang bayi menghadap sang ibu atau ayah dengan tubuh kecilnya di tulang kering. Pegang dadanya untuk menahan di kaki dan biarkan lengan bayi bertumpu pada kaki. Aktivitas ini mengharuskan bayi memiliki kontrol kepala yang baik. Jadi, sebaiknya tunggu sampai ia berusia sekitar dua atau tiga bulan. Hal ini akan sangat menyenangkan saat orangtua membuat suara pesawat dan berpura-pura menerbangkan Si Kecil.

Itulah cara tummy time dengan benar dan pastinya aman untuk tumbuh kembangnya Si Kecil. Cobalah untuk menerapkan cara-cara di atas kepada sang buah hati.

*Penulis: Atika Riyanda Roosni.

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel