5 Cara Aman Memencet Jerawat, Kenali Jenisnya Lebih Dulu

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Memencet jerawat bisa kamu lakukan jika kamu sudah mengetahui cara aman memencet jerawat dan mengenali jenis jerawat yang diperbolehkan untuk dipencet. Cara aman memencet jerawat ini bisa kamu lakukan jika ingin mengusir jerawat. Walaupun ada cara aman memencet jerawat, kamu juga perlu mengetahui bahaya jika sering memencet jerawat.

Jerawat merupakan permasalahan wajah yang hampir dialami oleh setiap orang. Setiap orang tentunya memiliki permasalahan jerawat yang berbeda-beda. Tak sedikit orang yang kemudian memencet jerawat karena kesal akan keberadaan jerawat di wajahnya. Oleh sebab itu, penting untuk kamu memahami cara aman memencet jerawat sebelum melakukan hal tersebut.

Kemunculan jerawat di kulit, terutama di area T-zone (dahi, hidung, hingga dagu), memang cukup mengganggu. Selain menimbulkan rasa sakit, jerawat di area tersebut juga dapat menurunkan kepercayaan diri seseorang karena mudah terlihat. Tak sedikit orang kemudian ingin memencet jerawat tersebut.

Sebelum memencet jerawat, kamu perlu memahami bahaya memencet jerawat terlalu sering dan memaksa untuk memencet jerawat. Cara amab memencet jerawat ini bisa kamu lakukan jika sudah mengenali jenis jerawat yang diperbolehkan untuk dipencet agar minim bekas.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara aman memencet jerawat yang perlu untuk kamu ketahui, Jumat (6/11/2020).

Cara Aman Memencet Jerawat

Ilustrasi Wajah Berjerawat Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Wajah Berjerawat Credit: pexels.com/pixabay

Tidak semua jerawat bisa kamu pencet sendiri. Ada jenis jerawat yang harus dipencet oleh dokter ataupun dengan tindakan medis lainnya. Walaupun ada cara aman memencet jerawat, namun tetap dipahami bahwa memencet jerawat tidak boleh sembarangan.

Pada dasarnya, memencet jerawat bukanlah sesuatu yang direkomendasikan. Pasalnya, peradangan bisa menyebar dan kondisi jerawat makin parah. Sebelum bersiap mengenyahkan jerawat, pastikan jerawat yang akan kamu pencet merupakan jerawat yang sudah ‘matang’.

Jerawat ‘matang’ adalah jenis jerawat yang sudah memiliki titik putih di bagian tengahnya, yang mengintip ke luar permukaan kulit. Titik putih ini sering disebut mata jerawat.

1. Cuci Tangan

Cara aman memencet jerawat pertama yang harus diperhatikan yakni mencuci tangan. Setiap ingin memencet jerawat kamu harus mencuci tangan terlebih dahulu agar bakteri di tanga kamu tidak berpindah ke wajah kamu. Pasalnya jika kamu menyentuh wajah ataupun memencet jerawat dengan kondisi tangan kamu kotor akan berakibat buruk terhadap jerawat kamu. Cuci kedua tangan kamu menggunakan air hangat dan sabun hingga benar-benar bersih, lalu keringkan dengan handuk bersih.

2. Kenali Jenis Jerawat

Cara aman memencet jerawat yang pertama yakni mengenali jenis jerawat yang akan kamu pencet. Pasalnya tidak semua jenis jerawat bisa kamu pencet sendiri. Proses memencet jerawat akan berbeda pada setiap jenis jerawat, meliputi:

- Komedo

Menghilangkan komedo disebut lebih mudah dibandingkan jerawat lainnya. Anda dapat menekan lembut tepi luar komedo dengan ujung jari atau kapas. Secara teori, sumbatan akan lebih mudah keluar karena komedo adalah pori-pori yang terbuka.

- Komedo Putih (Whiteheads)

Untuk komedo putih mungkin kamu memerlukan metode lain dengan bantuan alat seperti jarum yang telah disterilkan. Pasalnya, komedo putih adalah jerawat tertutup, sehingga kamu perlu menusuk komedo agar isinya dapat keluar dari benjolan putih ini. Atau kamu bisa menghilangkan komedo putih ini di klinik kecantikan dan berkonsultasi dengan dokter untuk jenis perawatan apa yang dapat membantu menghilangkan komedo putih kamu.

- Jerawat Pustula

Jerawat pustula adalah jerawat bernanah dan terletak di lapisan kulit yang cukup dalam. Oleh sebab itu, Anda perlu menggunakan teknik yang berbeda saat memencet jerawat ini. Simak caranya berikut ini :

- Kompres jerawat dengan air hangat agar nanah naik ke permukaan.

- Tusuk jerawat dengan alat khusus agar nanah keluar.

- Bila tidak ada yang keluar, tunggu sebentar.

- Hindari menekan jerawat terlalu sering

4. Lapisi Jari dengan Tisu

Saat memencet jerawat ada baiknya kamu melapisi jari-jari yang gunakan untuk memencet jerawat dengan tisu atau kapas. Cara aman memencet jerawat satu ini bisa membantu menjaga kebersihan tangan kamu saat menyentuh jerawat.

Kamu perlu perlahan-lahan memberikan tekanan dari kedua sisi jerawat. Apabila jerawat sudah ‘matang’, nanah akan keluar dengan mudah dari lubang di mata jerawat. Sementara apabila jerawat tersebut belum matang, hentikan proses pemencetan. Segera berhenti memencet jerawat jika yang keluar dari jerawat bukan nanah, melainkan darah atau cairan bening.

5. Olesi Jerawat dengan Obat

Cara aman memencet jerawat berikutnya yakni kamu bisa mengolesi jerawat dengan obat terlebih dahulu sebelum dipencet. Cara ini biasanya memudahkan kamu untuk melepaskan sumbatan yang ada di pori-pori.

Obat penghilang jerawat yang dijual bebas, seperti retinoid, benzoil peroksida, dan asam salisilat telah terbukti efektif membuka pori-pori kulit. Hasil dari perawatan jerawat ini biasanya akan terlihat selama beberapa minggu bila dilakukan secara rutin.

Kombinasi asam salisilat dan benzoil peroksida dapat membantu meredakan iritasi dan kemerahan akibat jerawat, sekaligus membunuh bakteri penyebab jerawat.

Cara Menghindari Infeksi saat Terlanjur Memencet

Ilustrasi Masalah Jerawat Pada Kulit Wajah Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio
Ilustrasi Masalah Jerawat Pada Kulit Wajah Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Selain mengetahui cara aman memencet jerawat, kamu juga perlu untuk memahami cara mengatasi infeksi saat terlanjur memencet jerawat. Pasalnya, terkadang kamu dengan sengaja memencet jerawat namun tidak memahami cara aman memencet jerawat sehingga menimbulkan infeksi.

1. Jaga Area Jerawat Tetap Bersih dan Lembap

Cara menghindari infeksi saat terlanjut memencet yakni dengan menjaga area jerawat agar tetap bersih. Kegiatan memencet jerawat akan menimbulkan luka baru dan meningkatkan risiko infeksi karena bakteri. Cucilah area yang terdampak dengan menggunakan pembersih yang lembut. Jangan menggosoknya terlalu kasar atau mengganggu koreng yang terbentuk.

Kamu juga bisa menghentikan perdarahan dengan memberi tekanan lembut pada area tersebut dengan kain atau tisu bersih. Setelah tak lagi berdarah, bersihkan dan beri pelembap.

2. Jangan Pegang-Pegang

Cara mencegah infeksi yang selanjutnya yakni jangan sering memegang jerawat yang sudah kamu pencet. Hindari untuk memegang atau menyentuh bekas pemencetan jerawat, karena bisa meningkatkan risiko infeksi dan membuat bekas jerawat menghitam (akibat terbentuknya jaringan parut).

3. Gunakan Produk Perawatan yang Lembut

Penambahan produk tertentu malah bisa mengganggu proses penyembuhan jerawat, terutama bahan yang bersifat iritatif seperti eksfoliator kimia atau serum vitamin C. Hindari juga melakukan perawatan seperti facial atau scrubing.

4. Pakai Tabir Surya dan Salep Antibiotik

Penggunaan tabir surya secara rutin dapat membantu mencegah proses perubahan warna, termasuk risiko akibat memencet jerawat. Pilih produk yang mengandung SPF minimal 30 dan punya perlindungan spektrum luas. Selain itu, kamu mungkin juga perlu memberikan salep antibiotik untuk mencegah risiko infeksi pada jerawat yang telah dipencet.

5. Gunakan Es Bila Bengkak

Kompres es bisa menenangkan dan mengurangi peradangan, termasuk bengkak dan nyeri. Caranya mudah, bungkus es dengan kain lembut yang bersih, lalu letakkan di area yang bengkak selama 10-15 menit. Lakukan beberapa kali dalam sehari. Jika tidak bengkak dan koreng tidak terbentuk, perawatan ini tidak diperlukan.