5 Cara Efektif Meningkatkan Minat Baca Anak sejak Dini

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Saat ini orangtua menghadapi tantangan yang cukup berat. Selain harus mendidik anak dengan baik, orangtua juga harus mendampingi anak ikut pembelajaran daring sejak diadakannya online school saat pandemi.

Namun, karena semuanya diselenggarakan secara online, anak-anak cenderung akan lebih tergoda untuk menonton televisi atau bermain gim di ponsel atau tablet yang memang disediakan untuk mereka.

Hal inilah yang membuat anak jarang berminat untuk meluangkan waktunya untuk membaca buku, terutama ketika dirinya tak diajarkan membaca sejak dini. Maka dari itu, dibutuhkan cara agar orangtua lebih mudah menumbuhkan minat baca pada anak agar mereka memiliki minat baca sejak dini.

Faktanya, jika anak suka membaca mereka akan lebih kaya dalam perbendaharaan kosakata, memperlancar kemampuan berbicara, dan menambah pengetahuan di luar yang diajarkan orangtua dan lingkungannya. Selain itu, membaca juga bisa menambah motivasi dan meningkatkan kreativitas anak.

Mengimplementasikan kegiatan positif membaca bukanlah hal yang mudah. Saat ini selain anak cenderung lebih suka pada semua hal yang berbau digital, anak juga tak dapat dipaksa begitu saja untuk membaca buku. Maka dari itu, di era serba teknologi ini orangtua perlu memiliki cara yang efektif untuk meningkatkan minat baca anak.

Melansir dari Petitjourney,com.au, terdapat 5 cara efektif untuk meningkatkan minat baca anak sejak dini. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Tetapkan rutinitas membaca yang teratur

Membaca nyaring untuk anak./Copyright shutterstock.com/g/Makistock
Membaca nyaring untuk anak./Copyright shutterstock.com/g/Makistock

Penelitian menunjukkan bahwa menyisihkan waktu setiap hari untuk membaca dan meluangkan waktu bersama anak dapat secara substansial meningkatkan kemampuan membaca mereka di banyak bidang.

Jika orangtua membuatkan rutinitas waktu membaca buku cerita ke dalam jadwal mereka, maka secara tidak langsung mereka akan menanamkan pentingnya membaca yang diharapkan akan terus mereka jalani.

Taruh buku di manapun

Ilustrasi Anak Membaca Buku Credit: pexels.com/Alpha
Ilustrasi Anak Membaca Buku Credit: pexels.com/Alpha

Buat buku tersedia di mana-mana di rumahmu. Buku-buku cerita tersebut bisa ditaruh di rak, atau di keranjang di kamar yang biasa ia tempati.

Kamu juga bisa menaruh buku-buku itu di tempat mereka biasa bersantai, seperti di mobil, di samping tempat tidur mereka, bahkan di ruang tamu, tepatnya di sebelah TV. hal ini secara tidak langsung akan memberikan sinyal kepada anak bahwa membaca itu penting dan sangat mudah diakses.

Cara lain untuk mendorong anak membaca adalah dengan memberi contoh. Orangtua adalah panutan utama bagi anak dan anak cenderung meniru perilaku yang kamu tunjukkan. Jika anak melihatmu selalu membaca sebelum tidur, maka kemungkinan besar mereka akan melakukan hal yang sama.

Bantu mereka menemukan buku yang mereka sukai

lustrasi Anak Membaca Buku Credit: pexels.com/Lina
lustrasi Anak Membaca Buku Credit: pexels.com/Lina

Jika anak tampak tidak tertarik membaca, mungkin bukan karena mereka tidak suka membaca. Sumber masalahnya bisa saja karena mereka tidak suka membaca buku yang mereka miliki.

Menemukan genre atau jenis cerita yang tepat bisa menjadi kunci untuk akhirnya memicu minat anak untuk membaca. Cobalah memaparkan berbagai jenis cerita kepada anak. Semakin tertarik anak pada sebuah topik atau jenis cerita, maka akan semakin bersemangat pula mereka untuk membacanya.

Selalu terlibat ketika mereka belajar membaca

Ilustrasi ibu dan anak membaca buku. (dok Gabby K/pexels.com)
Ilustrasi ibu dan anak membaca buku. (dok Gabby K/pexels.com)

Beberapa anak mampu menutupi kesulitan mereka, terutama jika mereka bekerja dalam kelompok. Mereka mungkin terlalu malu untuk meminta bantuan, bahkan jika mereka tahu bahwa mereka membutuhkannya.

Tetap terlibat dan memantau kemajuan anak agar mereka tetap stay on track dalam pembelajarannya, terutama jika terjadi potensi masalah membaca. Ketika anak mengajukan pertanyaan tentang cerita untuk melihat apakah mereka dapat memahami materi, berikan mereka penjelasan yang komprehensif namun tetap sederhana sehingga mereka bisa paham dan mengerti penjelasanmu.

Selalu ingat bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda

Sebagai orangtua, kamu harus paham bahwa setiap anak memiliki kemampuannya masing-masing dan tak bisa disama ratakan. Otak setiap anak terhubung secara berbeda dan keterampilan mereka akan maju dan meningkat dengan kecepatan yang spesifik dengan cara mereka berinteraksi dengan lingkungannya.

Jika anak benar-benar kesulitan membaca, hal terbaik yang dapat kamu lakukan adalah mendukung mereka saat mereka berusaha untuk meningkat.

Selain itu, Ketika pergi di toko buku, ajak anak untuk ikut dan beli buku. Ajarkan bahwa membeli buku akan lebih berharga daripada membeli barang-barang yang tidak terlalu penting.

*Penulis: Chrisstella Efivania.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel