5 Cara Membuat Makalah yang Sederhana, Pahami Langkahnya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Makalah adalah karya tulis yang memuat pembahasan topik atau masalah tertentu. Cara membuat makalah bisa dilakukan dengan literatur dan penelitian lapangan. Pembuatan makalah yang utama, biasanya ditujukan untuk pemenuhan tugas saja.

Umumnya proses pembuatan makalah tidak akan memakan waktu lama jika dilakukan berkelompok. Sebenarnya, prosesnya sangat sederhana karena poin utama cara membuat makalah ada pada bagian isi atau pembahasannya saja.

Sementara cara membuat makalah pada bagian judul, sampul, daftar isi, kata pengantar, kesimpulan, saran, kelebihan, dan kekurangan hanya untuk pelengkap atau penegas saja. Ciri khas makalah adalah fokusnya jelas, terbatas, logis, dilengkapi bukti, dan objektif.

Berikut Liputan6.com ulas cara membuat makalah dari berbagai sumber, Kamis (21/1/2021).

Tentukan Judul dan Buat Sampul

Ilustrasi Menulis | Credit: pexels.com/Kaboompics
Ilustrasi Menulis | Credit: pexels.com/Kaboompics

Cara membuat makalah bisa dimulai dengan menentukan judul atau tema yang akan diteliti. Bila masih bingung, tanyakan kepada guru atau dosen pembimbing yang memberikan tugas agar diberi rekomendasi. Jika perlu, analisis dari berbagai buku referensi sesuai tema yang berkaitan.

Sampul sebuah makalah harus memuat judul makalah, nama penulis, logo lembaga/institusi, tempat dan tahun terbit. Nama penulis ditulis dengan mencantumkan nama asli dan nama lengkap, tidak diperbolehkan untuk disingkat serta tanpa disematkan gelar.

Dicantumkan pula nama instansi atau lembaga tempat penulis bekerja atau menempuh jenjang studi (universitas). Lalu juga perlu untuk mencantumkan tahun selesainya penelitian dan penulisan dari makalah tersebut. Terakhir, judul harus jelas, singkat, informatif, serta dapat menjelaskan isi dari penelitian dalam makalah tersebut.

Buat Daftar Isi dan Kata Pengantar

Pembuatan daftar isi dan kata pengantar sebenarnya bisa dilakukan di bagian akhir. Akan tetapi, ketika struktur dari isi topik pembahasan sudah ditentukan dan ditemukan, daftar isi akan memudahkan cara membuat makalah pada bagian pembahasannya.

Dalam daftar isi, harus memuat informasi menganai halaman dari isi makalah. Bab dan sub-bab dalam makalah diberikan keterangan halaman. Hal tersebut agar memudahkan pembaca menemukan bahan yang ingin dibaca. Selain itu, jika pada makalah terdapat gambar atau tabel, pada daftar isi perlu dimuat daftar gambar dan daftar tabel.

Bagi beberapa instansi, cara membuat makalah tidak perlu menggunakan kata pengantar. Namun bila ingin menggunakannya, tidak masalah. Kata pengantar mencakup isi keseluruhan makalah yang membahas isi makalah secara menyeluruh tetapi tidak spesifik dan detail. Hal ini bertujuan agar pembaca mempunyai pandangan umum mengenai arah dari penelitian yang ada dalam makalah tersebut.

Pada bagian ini, dapat dijabarkan juga penjelasan waktu penulisan makalah, tempat penelitian, serta pihak-pihak yang ikut mengarahkan dalam menyelesaikan makalah baik individu, instansi maupun lembaga-lembaga tertentu yang terlibat atau memberikan sumbangsih.

Buat Bagian Pendahuluan Makalah

Ilustrasi Menulis | Credit: pexels.com/Startup
Ilustrasi Menulis | Credit: pexels.com/Startup

Cara membuat makalah yang paling utama adalah menyelesaikan bagian pendahuluan. Pendahuluan makalah memuat latar belakang masalah, rumusan masalah, dan tujuan penulisan makalah.

Pendahuluan dapat menjelaskan tentang pokok permasalahan awal yang ditemui. Permasalahan yang dimaksud adalah masalah yang ditemukan dan ingin diteliti dalam makalah tersebut.

Latar Belakang

Langsung pada bagian latar belakang masalah, dijelaskan permasalahan yang ditemukan dan alasan mengapa masalah tersebut penting untuk diteliti serta di analisa dalam makalah. Latar belakang dijelaskan dengan penjelasan yang umum dan mudah dimengerti.

Rumusan Masalah

Rumusan masalah biasanya singkat dan padat, berisi poin-poin pertanyaan atau masalah yang diteliti. Rumusan masalah adalah hasil dari bahasan pada latar belakang yang telah diulas sebelumnya. Isinya mengerucutkan permasalahan.

Tujuan Penulisan

Tujuan pembahasan berisi manfaat penelitian yang akan dilakukan. Manfaat diperoleh setelah ditemukan hasil atau kesimpulan dari permasalahan dan konfirmasi dari hipotesa awal. Tujuan pembahasan biasanya ditulis secara singkat tetapi menggambarkan dan mendeskripsikan manfaat penelitian kepada pembaca.

Buat Bagian Isi Makalah

Apabila bagian pendahuluan sudah diselesaikan, maka tahapan cara membuat makalah selanjutnya menyelesaikan isi. Isi makalah akan memuat kupasan masalah yang ingin diketahui jawabannya.

Pada bagian isi, biasanya akan menjawab pertanyaan dari rumusan masalah yang sudah dibuat sebelumnya. Jika makalah yang dibuat hanya sederhana dan literatur saja, bisa langsung membahas topik berdasarkan referensi yang sudah dicari sebelumnya.

Untuk makalah yang ilmiah, biasanya pada bagian isi menjelaskan tentang permasalahan, penelitian yang dilakukan, metode penelitian, tempat penelitian, sasaran penelitian, serta penjabaran hasil data-data yang diperoleh di lapangan.

Data yang diperoleh dapat merupakan data kualitatif, data kuantitatif, maupun metode campuran. Apabila data didapat dengan proses wawancara, maka penulis dapat mencantumkan kutipan hasil wawancara dengan narasumber tersebut.

Buat Bagian Penutup Makalah

Ilustrasi menulis | (sumber: unsplash)
Ilustrasi menulis | (sumber: unsplash)

Cara membuat makalah yang terakhir adalah dengan menyelesaikan bagian penutup makalah. Pada bagian penutup makalah memuat kesimpulan, saran, kelebihan, dan kekurangan.

Kesimpulan

Kesimpulan dalam sebuah makalah atau karya ilmiah lain, tidak dibuat sendiri. Melainkan berasal dari kutipan yang sudah dibahas pada bagian isi atau pembahasan.

Kesimpulan adalah penjabaran dari hasil penelitian yang didapatkan. Kesimpulan juga menjabarkan apakah penelitian yang dilakukan telah menjawab rumusan masalah atau masih diperlukan penelitian lanjutan.

Saran

Saran ditujukan kepada pembaca. Saran diambil dari kesimpulan penelitian agar dapat dikembangkan, ditindaklanjuti, maupun diterapkan. Saran berisi manfaat penelitian kepada pembaca berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dengan harapan agar dilaksanakan atau diterapkan oleh pembaca.

Kelebihan dan Kekurangan

Pada bagian penutup perlu dijelaskan kekurangan serta kelebihan dalam penulisan makalah penelitian. Tujuannya agar peneliti atau penulis bisa merefleksikan hasil pembuatan makalahnya. Begitu juga dapat memahamkan peneliti selanjutnya, agar bisa lebih terarah mengembangkan penelitian yang sama.

Tujuan dan Jenis-Jenis Makalah

Ilustrasi menulis | (dok. unsplash.com/Asnida Riani)
Ilustrasi menulis | (dok. unsplash.com/Asnida Riani)

Tujuan Penulisan Makalah

1. Tujuan penulisan makalah untuk berlatih menulis karya ilmiah sederhana.

2. Tujuan penulisan makalah untuk berlatih menyusun karya ilmiah dengan benar.

3. Tujuan penulisan makalah untuk memperluas wawasan penulis dan pembaca makalah.

4. Tujuan penulisan makalah untuk berlatih berpikir kritis.

5. Tujuan penulisan makalah untuk melakukan sumbangan pemikiran secara teoritis dan praktis.

6. Tujuan penulisan makalah untuk mengembangkan konsep ilmu pengetahuan.

7. Tujuan penulisan makalah untuk berlatih memecahkan masalah.

8. Tujuan penulisan makalah untuk berlatih menganalisis sebuah permasalahan.

9. Tujuan penulisan makalah untuk menemukan ilmu pengetahuan baru.

10. Tujuan penulisan makalah untuk memberi manfaat bagi ilmu pengetahuan.

11. Tujuan penulisan makalah untuk berlatih berpikir komprehensif.

Jenis-Jenis Makalah

1. Makalah Deduktif

Makalah deduktif merupakan makalah yang tulisannya didasarkan pada kajian teoritis. Biasanya, jenis makalah ini dikembangkan dengan pola deduktif, dengan kata lain harus menjelaskan hal yang bersifat umum kemudian menuju hal yang lebih khusus.

2. Makalah Induktif

Makalah induktif adalah jenis makalah yang disusun berdasarkan data empiris yang didapatkan dari hasil penelitian lapangan. Dalam proses penyusunan.

Makalah jenis ini dikembangkan dengan pola induksi atau diawali dengan sesuatu yang bersifat khusus menjadi hal-hal yang bersifat umum. Selain itu, hasil makalah ini harus relevan dengan permasalahan yang ada di lapangan.

3. Makalah Campuran

Makalah campuran ialah gabungan antara makalah induktif dan deduktif. Dengan kata lain, proses penyusunan makalah ini diperoleh dari kajian teoritis dan empiris.

Selain itu, makalah campuran biasanya menggunakan paragraf umum, lalu diikuti kalimat-kalimat penjelas bersifat khusus, dan ditutup dengan kesimpulan yang bersifat umum.