5 Cara Memperbaiki Hubungan yang Hampir Putus

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Saat hubungan diterpa banyak masalah, sudah tak ada kerja sama dan tak ada kepercayaan, mungkin satu-satunya cara yang dipikirkan adalah mengakhiri hubungan tersebut. Padahal, jika masih sama-sama saling mencintai, hubungan yang hampir putus itu masih bisa diperbaiki, jika ada keinginan untuk mengurangi ego dan memperjuangkan kembali bersama. Dan inilah yang harus dilakukan untuk menyelamatkan hubungan yang hampir putus.

1. Mendengarkan satu sama lain

Dalam hubungan yang hampir putus, sulit untuk menemukan kedua pasangan dalamsebuah harmoni jadi hindari perdebatan yang justru menyulut emosi satu sama lain. Jadi cobalah untuk mengurangi ego dan dengarlah saat salah satu berbicara. Ini akan membantu memperbaiki kondisi hubungan dan suasana hati.

2. Mencoba untuk terbuka

Ilustrasi/copyrightshutterstock/takayuki
Ilustrasi/copyrightshutterstock/takayuki

Ini adalah salah satu masalah yang sering muncul dalam hubungan, yakni kurangnya keterbukaan. Dalam hubungan yang kritis, mulailah untuk terbuka pada pasangan dengan mengutarakan apa yang disukai atau tidak dan apa yang diingkan atau sebenarnya harus ditinggalkan dalam hubungan. Dengan begitu, kalian akan bisa lebih memahami satu sama lain. ‘

3. Membangun kepercayaan

Jika alasan yang mendasari hubungan ialah karena rusaknya kepercayaan, maka mulailah dengan perlahan untuk membangunnya. Kepercayaan bukan hanya sekadar kata-kata, namun juga harus ditunjukkan dengan sikap meyakini perasaan satu sama lain dan tak saling mencurigai. Begitu juga pasangan yang lain, harus bisa menghormati kepercayaan yang diberikan.

4. Jangan menceritakan masalah pada orang lain

Ilustrasi/copyrightshutterstock/Makistock
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Makistock

Jika merasa bahwa hubungan masih bisa diperbaiki, maka untuk sementara hindarilah untuk membawa permasalahan dalam hubungan ke luar. Karena orang di luar hubungan bisa saja menggiring pada opini yang kurang objektif yang justru semakin memperbesar masalah. Jadi, sebaiknya langsung bicarakan dengan pasangan. Atau jika butuh jarak maka, ambillah waktu untuk menyendiri dan menenangkan pikiran.

5. Memberikan pasangan kebebasan untuk memilih

Dalam hubungan yang sehat, pasangan tidak boleh saling memaksakan kehendaknya pada yang lain. Karena keduanya sama-sama memiliki hak yang sama besar. Sehingga biarkan pasangan bebeas memilih apa yang diinginkan dan begitu juga dirimu, pilihlah hal yang kamu inginkan.

Ini hanya berlaku untuk hubungan yang masih memiliki kemungkinan untuk diperbaiki dan ada keinginan dari pasangan untuk melakukannya. Namun jika semisal pasanganmu sudah menunjukkan sikao beracun dalam hubungan yang membuatmu tak bahagia, maka tak ada pilihan yang lebih baik selain mengakhiri hubungan tersebut.

#ElevateWomen