5 Cara Mencegah Gejala Self-Hatred untuk Hidup Lebih Baik dan Bahagia

Ardi Setianto

Sering merasa tidak percaya diri? Sering terpuruk ketika melihat orang yang lebih sukses atas segala prestasi dan pencapaian dalam hidup? Hati-hati, bisa jadi kamu sedang mengalami gejala self-hatred.

Self-hatred adalah pandangan negatif terhadap diri sendiri yang memicu perasaan membenci dan tidak menyukai diri. Mari cegah gejala self-hatred sedini mungkin dengan melakukan lima cara ini.

1. Melawan pikiran buruk tentang diri sendiri

5 Cara Mencegah Gejala Self-Hatred untuk Hidup Lebih Baik dan Bahagia

Gejala self-hatred akan menjadi lebih kronis jika kamu tidak bisa melawan pikiran buruk tentang diri sendiri. Biasanya, pikiran buruk datang ketika kamu akan bertindak atau sedang memutuskan hal penting dalam hidup.

Dalam setiap keputusan, memang selalu mengandung risiko. Berusahalah untuk selalu berpikir dewasa sebelum mengambil tindakan. Dengan begitu, kamu akan memperkecil munculnya risiko-risiko tersebut.

Menyeimbangkan antara kemungkinan terburuk dan hasil positif yang akan diraih dari setiap pengambilan keputusan akan membantu kamu mengurangi kemungkinan munculnya gejala self-hatred yang lebih kronis.

2. Belajar mengapresiasi diri sendiri

5 Cara Mencegah Gejala Self-Hatred untuk Hidup Lebih Baik dan Bahagia

Salah satu faktor terjadinya gejala self-hatred ialah terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain yang lebih sukses. Perilaku membanding-bandingkan ini kurang baik karena akan menurunkan kepercayaan diri sehingga menimbulkan rasa keraguan tentang potensi diri sendiri.

Sekali-kali, kamu bisa mengapresiasi diri sendiri ketika telah menyelesaikan tanggung jawab. Belajar mengapresiasi diri sendiri dapat dilakukan dari tingkatan tanggung jawab yang ringan terlebih dahulu.

Bentuk apresiasi yang bisa kamu berikan kepada diri sendiri ialah meluangkan waktu untuk liburan; membeli sesuatu yang berguna untuk mengembangkan kemampuan; atau cukup beristirahat sejenak dari rutinitas yang padat.

3. Belajar memaafkan diri sendiri dan orang lain

5 Cara Mencegah Gejala Self-Hatred untuk Hidup Lebih Baik dan Bahagia

Dikaruniai sifat pemaaf adalah sebuah anugerah yang bisa kamu manfaatkan ketika mengalami self-hatred. Memberi maaf tidak sekadar untuk orang lain ketika ada yang berbuat salah. Kamu juga bisa memaafkan diri sendiri ketika muncul bayangan buruk atas kesalahan-kasalahan yang pernah kamu buat pada masa lalu.

Memaafkan diri sendiri dengan berjanji mengubah kesalahan menjadi pengalaman dan pembelajaran untuk bertindak lebih baik ke depannya. Itu merupakan salah satu cara untuk mencegah datangnya gejala self-hatred.

4. Mencari dan mengakui kekuatan diri sendiri

5 Cara Mencegah Gejala Self-Hatred untuk Hidup Lebih Baik dan Bahagia

Setiap manusia memiliki kebaikan dan keburukan, tergantung bagaimana setiap pribadi dalam menyikapi dan mengolahnya ketika bertemu dengan pribadi lainnya. Ketika kamu mulai merasakan adanya gejala self-hatred, tindakan yang bisa kamu lakukan ialah mencari keunggulan yang ada pada diri sendiri dan segera mengakuinya.

Tip untuk mencari keunggulan yang ada pada diri sendiri dengan cara melakukan segala sesuatu yang belum pernah dilakukan. Proses itu akan membantu kamu untuk peka ketika merasakan adanya kekuatan di dalam diri sendiri. Terus belajar dan menikmati setiap prosesnya akan semakin mengasah keunggulan yang ada pada dirimu.

5. Belajar menerima pujian dan hal baik dari orang lain

5 Cara Mencegah Gejala Self-Hatred untuk Hidup Lebih Baik dan Bahagia

Segala sesuatu yang berlebihan sebagian besar memang tidak baik, begitu juga dengan pujian. Namun, ketika kamu sudah merasakan mulai adanya gejala self-hatred, sesekali menerima pujian dari orang lain sangat dibutuhkan. Hal ini dapat membantu menaikkan kepercayaan diri yang cenderung menurun ketika mengalami self-hatred.

Selain sebagai obat kepercayaan diri ketika sedang berada di titik lemah, menerima pujian dari orang lain juga membantumu memahami tentang hal baik yang ada pada diri. Namun, sekali lagi, kamu boleh saja menerima pujian dari orang lain dengan kadar cukup dan tidak berlebihan.

Self-hatred memang lazim terjadi pada kebanyakan orang, namun bukan berarti kamu harus menerimanya tanpa melakukan pencegahan. Efek buruk yang terjadi ketika seseorang mengalami gejala self-hatred sangat merugikan masa depan, cita-cita, dan mengurangi rasa syukur.

Mari sama-sama belajar dan mencegah timbulnya gejala self-hatred untuk kehidupan yang lebih baik!