5 Cara Mengatasi Kesepian saat Belum Ada Seseorang untuk Dijadikan Sandaran

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Kesepian... situasi ini tampaknya selalu menjadi hal yang menakutkan bagi kita semua. Kita takut kesepian. Kita pun tak pernah ingin dikasihani orang lain karena tampak kesepian. Namun, kadang yang lebih menyesakkan adalah ketika kita merasa kesepian dan belum punya seseorang untuk dijadikan sandaran.

Bagi yang punya pasangan, kita bisa berbagi cerita dan kegelisahan padanya untuk membuat hati kita lebih ringan. Bagi yang punya sahabat dekat dan bisa meluangkan waktu untuk kita, berbagi curahan hati dengannya bisa membuat kita lega. Atau bagi kita yang punya seseorang yang selalu siap menjadi pendengar yang baik, kita bisa menghubunginya tiap kali kita ingin menceritakan sesuatu.

“The loneliest moment in someone’s life is when they are watching their whole world fall apart, and all they can do is stare blankly.” ― F. Scott Fitzgerald

Lalu, bagaimana jika kita merasa tidak punya siapa-siapa? Bagaimana cara berdamai dengan kesepian yang ada?

TERKAIT: 5 Cara Menjadi Perempuan yang Berdamai dengan Kesepian

TERKAIT: 5 Tipe Perempuan yang Bikin Banyak Orang Penasaran dan Ingin Kenal Lebih Jauh

TERKAIT: Boleh Bersedih saat Kesepian, tapi Jangan Membenci Diri Sendiri atau Keadaan

1. Izinkan Dirimu Merasakan Kesepian Itu

Ambil jeda dan buatlah ruang untuk dirimu sendiri. Terima rasa kesepian yang ada. Ekspresikan perasaanmu dengan jujur. Mungkin ada kesedihan, kekecewaan, atau kepahitan yang sedang kamu rasakan. Kadang saat kita merasa kesepian, ada emosi yang perlu kita ekspresikan. Coba terima saja dulu, biarkan perasaan itu mengalir tanpa harus menghakimi diri sendiri.

2. Berhenti Menyalahkan Apa pun

Tak perlu menyalahkan apa pun. Tak usah menyalahkan keadaan. Tak perlu juga menyalahkan diri sendiri. Hidup sudah terlalu berat untuk dijalani, jadi jangan makin membebani diri dengan menolak rasa yang sebenarnya adalah bagian dari dirimu. Meski belum ada seseorang yang bisa dijadikan sandaran, setidaknya kamu masih punya kemampuan untuk menepuk-nepuk bahumu sendiri dan berterima kasih pada dirimu sendiri sudah bertahan hingga saat ini.

3. Alihkan Perhatian pada Hal-Hal yang Bisa Kamu Kendalikan

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/wilaiporn+Hancharoenkul
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/wilaiporn+Hancharoenkul

Kadang kita merasa kesepian karena terlalu fokus pada hal-hal yang ada di luar kendali diri. Sebagai contoh, kita merasa kesepian karena belum punya pasangan sementara teman-teman seusia kita sudah berumah tangga. Di situasi seperti ini, kita perlu menerima realitas yang ada. Perjalanan hidup tiap orang berbeda-beda. Lalu, fokuslah pada hal lain yang bisa kamu kontrol, seperti mencurahkan waktu dan tenaga untuk mewujudkan impian-impian besar dalam hidupmu.

4. Lakukan Kegiatan yang Membuatmu Nyaman

Pilih satu kegiatan yang bisa membuatmu nyaman. Apa pun kegiatan yang kamu pilih, usahakan itu bisa membuatmu merasa lebih baik. Kalau memang sedang butuh liburan, coba ambil waktu untuk benar-benar rehat. Kadang kesepian hadir sebagai pengingat bahwa kamu layak untuk bahagia dengan caramu sendiri.

5. Cari Bantuan Profesional

Kalau perasaan kesepian berlangsung lama bahkan mengarah ke gejala depresi, tak ada salahnya untuk mencari bantuan profesional. Bisa ke psikolog, konselor, atau psikiater. Tidak semuanya bisa kamu atasi sendiri. Ketika kondisimu sebenarnya sedang butuh bantuan, maka mendapat penanganan yang tepat adalah salah satu solusi terbaik.

Untukmu yang masih berjuang untuk tetap kuat dan bertahan menghadapi segala situasi yang ada, terima kasih ya. Bisa berada sampai di titik ini saja sudah lebih dari cukup untukmu.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel