5 Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi dengan Alami, Tanpa Obat dan Mudah Dilakukan

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Cara mengeluarkan dahak pada bayi harus diketahui oleh para ibu, pasalanya dahak atau lendir pada tenggorokan dapat mengganggu pernapasan bayi apalagi jika dahaknya kental dan menyangkut di tenggorokan.

Penyebabnya sendiri karena cuaca belakangan ini yang semakin tidak menentu, dari cuaca yang semula panas berubah menjadi hujan deras. Kondisi tak menentu ini yang membuat tubuh bayi rawan terserang penyakit, terutana batuk dan pilek.

Bayi tidak dapat mengeluarkan dahanya sendiri. Padahal kondisi seperti itu sangat mengganggu pernapasan dan proses menelan ASI. Bayi biasanya jadi banyak menangis karena merasa tidak nyaman dengan adanya dahak tersebut.

Maka dari itu, cara mengeluarkan dahak pada bayi perlu Anda lakukan supaya bayi bisa merasa nyaman. Semakin cepat dahak keluar dari tubuh bayi, semakin berkurang pula gejala-gejala yang ditimbulkan dari penyakit yang sedang dialami.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (3/4/2021) tentang cara mengeluarkan dahak pada bayi.

1. Menggunakan Uap Air Panas

ilustrasi bayi.  | unsplash - Minnie Zhou
ilustrasi bayi. | unsplash - Minnie Zhou

Cara mengeluarkan dahak pada bayi yang pertama adalah menggunakan uap air panas. Dengan cara ini, masalah dahak pada bayi dapat teratasi karena uang dari air panas ini dapat membuat dahak menjadi lebih encer.

Sehingga dengan melakukan cara mengeluarkan dahak pada bayi satu ini, dahak menjadi lebih mudah dikeluarkan. Begini cara mengeluarkan dahak pada bayi dengan menggunakan uang air panas:

  1. Siapkan air hangat di dalam baskom, Anda dapat mencampurnya dengan beberapa tetes minyak kayu putih.

  2. Tengkurapkan bayi pada pangkuan Anda dengan posisi kepalanya lebih rendah dari tubuhnya dan mendekati baskom tersebut.

  3. Biarkan bayi menghirup uap air panas dan tepuk-tepuk punggung bayi untuk mendorong dahak di saluran pernafasannya.

  4. Jika dahaknya sudah lebih encer, maka akan lebih mudah keluar.

Dalam melakukan cara ini Anda wajib berhati-hati. Jangan sampai bayi malah terjatuh ke dalam baskom dan basah kuyup dengan air hangat tersebut. Selain itu, tunggu sampai air uapnya tidak terlalu panas agar tidak berakibat buruk pada wajah si bayi.

2. Membuat Bayi Tetap Hangat

Cara menghangatkan bayi. foto. dok. Mothercare Indonesia
Cara menghangatkan bayi. foto. dok. Mothercare Indonesia

Cara mengeluarkan dahak pada bayi kedua adalah membuat tubuh bayi tetap hangat. Menghangatkan tubuh bayi ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Cara yang pertama dalam hal ini bisa dilakukan dengan memandikan bayi atau berendam beberapa saat di dalam air hangat agar tubuhnya menjadi hangat. Dengan begitu suhu tubuh bayi menjadi hangat juga dan dahak bisa menjadi lebih encer untuk dikeluarkan.

Selain itu, bayi juga bisa dipakaikan baju hangat dan dioleskan minyak telon pada tubuhnya untuk menghangatkannya. Namun, ada beberapa bayi yang memiliki alergi dengan minyak telon, jadi perhatikan hal ini baik-baik.

Ruangan tempat bayi berisitirahat harus dijaga kehangatannya dan juga bersih dari debu agar dahak tidak semakin menumpuk. Dengan menghangatkan tubuh bayi, maka bayi tidak akan gelisah dan rewel lagi karena dahaknya sudah bisa dikeluarkan.

3. Menjemur Bayi

Menjemur bayi./Copyright shutterstock.com/g/oduaimages
Menjemur bayi./Copyright shutterstock.com/g/oduaimages

Cara mengeluarkan dahak pada bayi yang ketiga adalah menjemur bayi pada pagi hari. Sinar matahari pagi memang sangat baik untuk kesehatan bayi. Bahkan sinar matahari pagi juga sangat bermanfaat untuk orang dewasa sekalipun.

Bahkan dengan melakukan salah satu cara mengeluarkan dahak pada bayi ini, bayi juga mendapatkan manfaat lainnya seperti pada kesehatan pernapasan dan tulangnya. Dahak bayi akan menjadi encer saat menyerap hangatnya sinar matahari pagi, sehingga lebih mudah mengeluarkan dahaknya.

Begini langkah-langkah yang perlu dilakukan saat bayi berjemur sinar matahari pagi:

  1. Bayi berjemur sekitar 10 menit di bahwa sinar matahari antara pukul 7-8 pagi.

  2. Posisikan bayi dengan tengkurap di pangkuan, kepalanya sedikit lebih rendah dari tubuhnya. Lalu oleskan minyak telon pada dada dan punggungnya.

  3. Tepuk-tepuk punggung bayi dengan lembut.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut maka dahak dari tenggorokan bayi dapat dikeluarkan. Selain itu, dahak yang tidak keluar dari tenggorokan bayi tersebut akan tertelan dan dikeluarkan bersama dengan kotoran ataupun urin nantinya.

4. Mengubah Posisi Tidur Bayi

Ilustrasi Bayi
Ilustrasi Bayi

Cara mengeluarkan dahak pada bayi selanjutnya adalah dengan mengganti posisi tidur bayi. Cara ini paling umum dan paling mudah dilakukan oleh sang ibu. Namun, walauoun begitu Anda harus tetap berhati-hati agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Posisi tidur bayi yang benar juga dapat membantu mengeluarkan dahak. Caranya adalah dengan memposisikan kepalanya lebih tinggi dari badan menggunakan bantal. Bisa juga dengan memposisikan bayi tidur secara tengkurap. Namun pastikan saat dalam posisi ini hidungnya tidak tertutupi yang membuatnya kesulitan bernapas.

5. Mengonsumsi Banyak Cairan

Ilustrasi Bayi./Copyright shutterstock.com
Ilustrasi Bayi./Copyright shutterstock.com

Cara mengeluarkan dahak pada bayi berikutnya adalah membiarkan bayi untuk mengonsumsi banyak cairan. Tidak hanya mencegah dehidrasi, mengonsumsi banyak cairan juga dapat membantu sebagai cara alami mengeluarkan dahak pada bayi.

Bila Anda bisa, berikan banyak air susu ibu (ASI) dan air putih hangat pada bayi. Untuk bayi di bawah 6 bulan, berikan ASI secara teratur agar tubuhnya tidak terhidrasi. Pasalnya, ASI termasuk obat yang efektif untuk membantu sistem pertahanan tubuh bayi. Sementara untuk bayi berusia di atas 6 bulan, berikan ASI seperti biasa ditambah dengan air putih hangat bisa menjadi cara mengeluarkan dahak pada bayi yang efektif.

Anda juga bisa memberikan menu makanan berkuah (seperti kaldu dari sup ayam) atau hidangan cairan lainnya (seperti jus buah). Jangan berikan sumber cairan apa pun selain ASI untuk bayi berusia kurang dari 6 bulan.

Itulah beberapa cara mengeluarkan dahak pada bayi yang dapat dilakukan di rumah. cara-cara ini memang sederhana dan sangat mudah dilakukan, namun dalam melakukannya orang tua tetap harus hati-hati dan fokus agar bayi bisa sembuh secepatnya.

Bila masalah dahak pada bayi tidak kunjung mereda, sebaiknya segera periksakan ke dokter agar lebih jelas apakah ada masalah kesehatan lain yang dialami oleh si kecil.