5 Cara Merawat Hewan Peliharaan Kura-Kura di Rumah dengan Benar

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Kura-kura merupakan hewan yang tak kalah menggemaskan untuk dipelihara di rumah. Selain aman dipelihara, merawat kura-kura tidak sesulit yang dibayangkan.

Memelihara hewan bercangkang keras dan lamban dalam bergerak ini di akan menciptakan suasana yang menyenangkan. Bagi sebagian orang, memiliki hewan peliharaan kura-kura menjadi sarana meredakan stres.

Memelihara hewan kura-kura memang mempunyai sensasi tersendiri. Kura-kura merupakan hewan yang sudah sangat 'tua' karena sudah hidup sejak zaman dinosaurus, tepatnya pada masa Trias.

Sebelum memutuskan untuk memelihara, sebaiknya Anda memilih dulu jenis kura-kura yang diinginkan. Cari kura-kura yang tidak termasuk spesies yang dilindungi.

Selain itu, memilih kura-kura sebagai hewan peliharaan, perlu melalui pertimbangan matang. Sebab, salah penanganan atau perawatan bisa berakibat fatal.

Apakah Anda tertarik untuk memeliharanya di rumah? Buat Anda yang ingin memelihara kura-kura, bisa menyimak cara merawatnya yang benar di bawah ini.

Berikut ini beberapa cara merawat hewan peliharaan kura-kura di rumah, supaya dia bahagia dan berumur panjang, seperti disadur dari Brilio, Minggu (18/7/2021).

Cari Tahu Kura-Kura Apa yang Ingin Dipelihara

1. Cari tahu kura-kura apa yang ingin dipelihara

Mengetahui jenis kura-kura apa yang ingin Anda pelihara akan memudahkan dalam merawat hewan tersebut. Setiap jenis kura-kura mempunyai perawatan yang berbeda-beda. Berikut tiga kelompok jenis kura-kura yang harus Anda ketahui.

- Turtle

Turtle adalah jenis kura-kura semi aquatic yang biasa hidup di darat dan di air. Jenis turtle yang sering dipelihara, antara lain kura-kura RES (Brazil), kura-kura ambon, hingga snapping turtle. Penyu juga termasuk jenis turtle, namun tidak boleh dipelihara.

- Tortoise

Tortoise adalah jenis kura-kura yang hanya hidup di daratan, biasa disebut kura-kura darat. Hewan yang bergerak lambat ini mempunyai harga yang lumayan mahal dibanding jenis kura-kura lainnya dan bisa hidup hingga puluhan tahun.

Walau begitu, jenis kura-kura ini termasuk mudah dalam perawatannya.

- Terrapin

Kelompok kura-kura yang satu ini berlawanan dengan jenis tortoise. Terrapin adalah jenis kura-kura full aquatic alias hanya hidup di dalam air. Di Indonesia, kura-kura jenis ini biasanya disebut labi-labi, moncong babi, atau bulus.

Lantaran full aquatic, kita hanya bisa memelihara kura-kura ini di dalam aquarium atau kolam.

Siapkan Kandang dan Belilah Minimal Dua Ekor

Ilustrasi cara, merawat, kura-kura. (Photo by Benjamin Wong on Unsplash)
Ilustrasi cara, merawat, kura-kura. (Photo by Benjamin Wong on Unsplash)

2. Siapkan kandang

Jika Anda memutuskan untuk memelihara kura-kura, hal yang pertama harus Anda siapkan adalah kandang. Kebutuhan kandang bisa Anda sesuaikan dengan jenis kura-kura yang dipilih.

Untuk jenis turtle dan terrapin ada baiknya pilih aquarium jika memelihara indoor, dan jika outdoor, Anda bisa membuat kolam untuk tempat tinggal kura-kura. Sedangkan untuk tortoise, indoor ataupun outdoor, cukup gunakan wadah yang sesuai dengan ukuran kura-kura Anda.

3. Belilah kura-kura minimal dua ekor

Ada baiknya belilah kura-kura sepasang agar kura-kura tidak merasa kesepian. Kura-kura juga butuh teman atau pasangan. Namun, jika kura-kura yang dipelihara mempunyai harga yang cukup mahal seperti jenis tortoise, Anda bisa menunda untuk membeli kura-kura yang satunya lagi.

Jemur Kura-Kura dan Jaga Kebersihan Kandang

4. Jemur kura-kura di bawah sinar matahari pagi

Hal yang penting dan menjadi kebutuhan kura-kura selain makanan adalah mendapatkan asupan sinar matahari yang cukup. Berjemur di bawah sinar matahari pagi adalah sebuah kebutuhan mutlak bagi sebagian reptil, termasuk kura-kura karena reptil adalah hewan berdarah dingin.

Selain untuk menghangatkan, berjemur juga bermanfaat untuk membantu pertumbuhan cangkang pada kura-kura dan mencegah penyakit.

Cukup jemur kura-kura 15-20 menit. Jika Anda tidak sempat menjemur kura-kura setiap pagi, Anda bisa menggunakan lampu UV untuk reptil jika memelihara indoor.

5. Jaga kebersihan kandang

Apa pun hewan yang Anda pelihara, menjaga kebersihan kandang adalah hal yang terpenting. Seberapa rutinnya Anda memberi makan dan vitamin untuk mencegah penyakit, jika kandang tidak rutin dibersihkan, hewan peliharaan Anda akan tetap berpotensi terkena penyakit.

Disadur dari: Brilio.net (Penulis: Manarul Hidayah. Published: 21/6/2019)

Dapatkan artikel cara dari berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel