5 Cara Merawat Produk dari Bahan Kulit, Jaga Keawetannya

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Cara merawat produk dari bahan kulit perlu diketahui, terutama bagi para penggemarnya. Banyak orang menyukai produk-produk berbahan kulit. Produk tersebut seperti tas, jaket, sepatu, dompet, dan masih banyak lagi lainnya.

Bahan kulit tersebut umumnya diambil dari hewan, seperti sapi dan kambing. Lantaran berbeda dengan produk dari bahan lain, semisal kain maupun beludru, cara perawatannya juga berbeda.

Sebagai penggemar maupun pemakai setia produk-produk dari bahan kulit, Anda pastinya ingin barang kesayangan tetap awet. Apalagi, produk dari bahan kulit biasanya tidak murah karena berkualitas baik dengan proses pembuatan rumit, ditambah lagi dengan desainnya yang eksklusif.

Produk-produk dari bahan kulit cenderung terkesan mewah semisal apabila dibandingkan dengan produk dari kain.

Meski begitu, jika tidak dirawat secara benar, produk dari bahan kulit tetap memiliki risiko rusak. Alhasil, Anda harus menguasai beberapa cara untuk merawat barang-barang kulit favorit Anda.

Berikut beberapa cara merawat produk dari bahan kulit, seperti disadur dari Liputan6, Jumat (3/12/2021).

Cara Merawat Produk dari Bahan Kulit

Ilustrasi sepatu kulit. (Photo by Noah Smith on Unsplash)
Ilustrasi sepatu kulit. (Photo by Noah Smith on Unsplash)

1. Lokasi Penyimpanan

Cara merawat produk dari kulit yang pertama adalah dengan memperhatikan lokasi atau tempat untuk menyimpan barang dari kulit tersebut.

Untuk produk pakaian dengan bahan kulit akan lebih baik jika Anda tidak melipatnya contohnya seperti jaket kulit karena dengan melipat produk tersebut, akan membuat kulit menjadi kusut dan akan sangat sulit untuk hilang. Jadi, sebaiknya gantung pakaian kulit Anda dengan hanger.

Setelah menggantungnya, Anda juga harus memastikan lokasi penyimpanannya tidak lembap. Kondisi tempat penyimpanan yang lembap dapat menimbulkan risiko munculnya jamur yang akan mengurangi kualitas dan tampilan dari kulit di produk yang Anda miliki.

Begitu pula dengan sepatu dari kulit, akan lebih baik jika tidak disimpan di dalam kotak sepatunya. Mungkin menyimpan sepatu di dalam kotak akan berguna untuk sepatu dari bahan kanvas, namun jika Anda menyimpan sepatu kulit di dalam kotak, justru akan memiuc timbulnya jamur karena udara segar yang masuk sangat kurang.

Selain itu juga dapat membuat kulit menjadi kehilangan teksturnya dan akan retak-retak. Lebih baik jika sepatu kulit Anda disimpan di rak sepatu yang memiliki sirkulasi udara yang baik.

2. Silica Gel atau Kamper

Untuk memaksimalkan perawatan pada produk kulit, sebaiknya Anda memberi bahan-bahan anti lembap yang akan mencegah timbulnya jamur di kulit.

Anda bisa meletakkan silica gel atau kamper ke sekitar area penyimpanan produk kulit Anda. Selain di sekitar dari lokasi penyimpanan, Anda bisa memasukkan silica gel atau kamper ke dalam tas atau sepatu.

Walau mungkin tidak akan menimbulkan lembap, akan lebih baik jika Anda tetap rutin membuka lemari atau menaruh produk kulit Anda untuk beberapa saat di area terbuka agar terkena angin.

3. Jangan Gunakan Sikat

Biasanya, untuk membuat kulit menjadi mengilap, kebiasaan paling umum yang dilakukan adalah dengan menyikatnya. Padahal, kebiasaan tersebut akan membuat kulit menjadi tergores dan lebih cepat rusak.

Maka itu, jika ingin membuat tampilan produk kulit menjadi mengilap, lebih baik jika Anda menggunakan lap kering yang lembut dan kondisioner kulit yang saat ini sudah banyak dijual di pasaran.

Cara Merawat Produk dari Bahan Kulit

Ilustrasi jaket kulit. (Photo by Joel Muniz on Unsplash)
Ilustrasi jaket kulit. (Photo by Joel Muniz on Unsplash)

4. Bersihkan dengan Bahan Alternatif

Jika Anda kesuliatas mendapatkan kondisioner khusus untuk kulit, Anda bisa menggunakan bahan alternatif lainnya seperti body lotion atau baby oil.

Body lotion memiliki kandungan moisturizer yang sangat baik bagi kulit. Body lotion memang ditujukan untuk kulit tubuh, namun jika diaplikasikan untuk produk dari kulit hewan akan memberi dampak yang sama baiknya.

Selain itu, Anda bisa menggunakan bahan berupa baby oil. Jenis minyak ini baik digunakan untuk kulit bayi yang lembut dan dapat menjaga tekstur kekenyalan dari kulit bayi.

Itulah mengapa jika diterapkan pada barang dari bahan dasar kulit, dapat menjaga tekstur kulit tersebut agar terhindar dari kondisi kering yang dapat berujung retak-retak.

5. Jangan Dijemur di Bawah Matahari Langsung

Cara terakhir untuk merawat produk kulit, apabila produk dari kulit milik Anda basah karena kehujanan, sebaiknya sesegera mungkin untuk dikeringkan dengan memakai koran atau lap kering.

Biarkan koran atau lap kering tersebut menyerap air yang ada di permukaan dari produk kulit Anda.

Jika produk yang basah berupa sepatu, Anda bisa menaruh koran atau lap kering tersebut di permukaan sepatu dan di dalam dari sepatu. Alasannya karena koran memiliki daya serap yang baik terhadap air.

Jika sudah cukup menghilang kandungan airnya, Anda bisa menaruh produk kulit di tempat dengan sirkulasi udara yang lancar. Anda tidak perlu menjemurnya di bawah paparan sinar matahari langsung atau dikeringkan dengan pengering rambut.

Hal tersebut justru akan memperburuk kualitas dari kulit dan akan membuat kulit menjadi kering dan retak karena kelenturan dari kulit sudah berkurang.

Disadur dari: Liputan6.com (Penulis: Fakhriyan Ardyanto, Editor: Fadila Adelin. Published: 21/5/2020)

Dapatkan artikel cara dari berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel