5 Cara Merawat Rambut Palsu Agar Awet dan Tidak Kusut

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Sering mengganti warna rambut dan menggunakan catokan bisa merusak rambut. Agar rambut tidak mudah rusak, Sahabat Fimela bisa menggunakan rambut palsu atau wig, untuk mengganti warna atau model rambut. Karena rambut palsu memiliki warna dan model rambut yang beranekaragam.

Rambut palsu terbuat dari bahan fiber, bahan sintetis dan sebagian berasal dari rambut orang asli. Untuk itu, rambut palsu harus di rawat dengan benar, untuk menghindari rambut kusut dan tidak cepat rusak.

Perawatan rambut palsu ini hampir sama dengan rambut asli, hanya saja menggunakan alat dan cara yang sedikit berbeda. Berikut cara merawat rambut palsu, dilansir dari berbagai sumber:

Cara Merawat Rambut Palsu

ilustrasi rambut/Quốc Bảo/pexels
ilustrasi rambut/Quốc Bảo/pexels

1. Sisir dengan Sisir Khusus Rambut Palsu

Cara merawat rambut palsu yang pertama, yaitu selalu menyisir rambut palsu dengan sisir khusus, setelah menggunakan rambut palsu dan sebelum menggunakannya. Sisir yang digunakan untuk menyisir rambut palsu adalah sisir kawat khusus. Cara menyisirnya dari atas ke arah bawah.

2. Cuci dengan Sampo Khusus

Setelah rambut palsu digunakan, biasanya rambut akan berkeringat dan muncul minyak. Sehingga rambut palsu harus di cuci, setelah digunakan sebanyak 20 kali. Cara mencuci rambut palsu adalah merendam rambut palsu selama 30menit, dengan air dingin yang sudah dicampur sampo. Gunakan sampo yang lembut dan tidak mengandung deterjen. Gosokan sampo dari atas ke bawah dan jangan peras rambut palsu agar tidak rusak.

3. Hindari Menyikat Rambut Palsu

Agar tidak mudah kusut dan rambut tidak rontok, hindari menyikat atau menyisir rambut palsu, saat keadaan rambut palsu masih basah. Tunggulah saat rambut palsu sudah mengering.

4. Keringkan dengan Handuk Kering

Sehabis dicuci, keringkan rambut palsu dengan handuk yang kering dan teksturnya lembut, lalu angin-anginkan rambut palsu sampai kering, agar tidak berjamur saat disimpan. Beberapa rambut palsu ada yang memiliki bahan tahan panas, ada juga yang tidak panas. Jadi berhati-hatilah saat mengeringkan dengan hair dryer atau catokan.

5. Simpan dalam Jaring

Untuk menyimpan rambut palsu agar tidak kusut dan kualitasnya tetap terjaga, kamu bisa menggunakan hair net atau jaring rambut. Jaring ini berfungsi untuk mencegah rambut palsu berdebu dan membantu mempertahankan bentuk rambut.

Model Rambut Palsu

ilustrasi rambut palsu/meijii/pexels
ilustrasi rambut palsu/meijii/pexels

Rambut palsu memiliki beberapa model yang bisa digunakan. Model rambut palsu ini bisa digunakan untuk menutup kebotakan atau untuk mengganti model rambut. Rambut palsu juga bisa membuat rambut asli terlihat tebal.

Model rambut palsu full cap wig adalah rambut palsu yang sering digunakan pada umumnya. Karena model ini bisa menutupi seluruh area kepala dan menutup rambut asli. Kalau kamu memiliki area rambut yang botak, kamu bisa menggunakan model half wig yang bisa menutupi area kepala tertentu, untuk menutupi kebotakan.

Model toupee merupakan rambut palsu yang bisa digunakan, untuk menutup kebotakan di area atas kepala. Kemudian ada clip-on bangs, yaitu model rambut palsu yang sering digunakan untuk menambah poni atau menutup area dahi.

Cara Menggunakan Rambut Palsu

ilustrasi rambut/Quốc Bảo/pexels
ilustrasi rambut/Quốc Bảo/pexels

Sebelum menggunakan rambut palsu, usahakan untuk mencuci rambut terlebih dahulu, agar kulit kepala tidak berminyak, berkeringat atau gatal-gatal. Lalu keringkan rambut asli.

Jika rambut sudah kering, kucir rambut menjadi satu ikat atau kepang rambut agar lebih rapi, lalu pasangkan hair net ke rambut sampai rambut asli tertutup.

Kemudian pasangkan rambut palsu, dengan cara memasukkan rambut palsu dari tengah depan atau tengah dahi. Tahan dengan jari dan pasangkan rambut palsu sampai menutup seluruh kepala. Rapikan rambut dan sisir dengan rapi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel