5 Daya Tarik Venue Euro 2020 / 2021: Stadion Wembley, Simbol Sepak Bola Inggris

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Euro 2020 / 2021 atau Piala Eropa 2020 yang berlangsung tahun ini akibat pandemi virus Corona COVID-19 bakal berbeda dari biasanya. Kejuaraan sepak bola antarnegara Benua Biru ini dilangsungkan di 11 negara di mana salah satu venue-nya adalah Stadion Wembley, London, Inggris.

Wembley tentu bukan stadion asing bagi para penggemar sepak bola di dunia. Stadion megah ini sudah kerap menjadi venue bagi partai-partai bergengsi. Dibangun tahun 2002 lalu, stadion kebanggaan warga Negeri Ratu Elizabeth tersebut mampu menampung hingga 90 ribu lebih penonton.

Di Euro 2020 / 2021 nanti, seluruh laga grup D bakal berlangsung di sini. Timnas Inggris yang menjadi tuan rumah tentu bakal berusaha memaksimalkan kesempatan ini untuk menggulung lawan-lawannya.

Di luar persaingan sengit yang bakal berlangsung nanti, Stadion Wembley punya segudang cerita menarik. Berikut ini merupakan lima keunikan dari stadion rancangan Foster and Partners tersebut.

Stadion Bertuah

Stadion Wembley, akan menjadi venue penyisihan Grup D, semifinal, dan final Euro 2020 (Euro 2021). (AFP/Richard Heathcote)
Stadion Wembley, akan menjadi venue penyisihan Grup D, semifinal, dan final Euro 2020 (Euro 2021). (AFP/Richard Heathcote)

Stadion Wembley telah menjadi saksi bagi sejumlah momen-momen bersejarah di dunia olahraga. Sebelum dipugar dan menjadi stadion modern, Wembley pernah digunakan dalam Olimpiae 1948. Namun yang paling diingat publik sepak bola tentu saja Piala Dunia 1966 yang berlangsung di sana.

Saat itu, Timnas Inggris berhasil mengalahkan Jerman di final dan menjadi juara dunia. Ini merupakan trofi terakhir yang berhasil dimenangkan oleh pasukan Three Lions hingga saat ini. Nah, apakah tuah Wembley kembali menemani langkah timnas Inggris tahun ini? Siapa tahu...

Warisan Kerajaan

Stadion ini tak hanya digunakan untuk olahraga sepak bola semata, tetapi juga digunakan untuk venue pertandingan rugby, American Football, dan tinju. Selain itu juga digunakan sebagai venue konser-konser besar seperti Adele, Elton John, Take That, Spice Girl, hingga BTS. (Foto: AFP/Adrian Dennis)
Stadion ini tak hanya digunakan untuk olahraga sepak bola semata, tetapi juga digunakan untuk venue pertandingan rugby, American Football, dan tinju. Selain itu juga digunakan sebagai venue konser-konser besar seperti Adele, Elton John, Take That, Spice Girl, hingga BTS. (Foto: AFP/Adrian Dennis)

Lalu bagaimana dengan sejarahnya? Well, Stadion Wembley yang asli dibangun sebagai pusat pameran Kerajaan Inggris pada tahun 1924 dan dulunya dikenal sebagai Stadion Kerajaan. Bangunan ini baru dihancurkan pada tahun 2003 untuk memberi jalan bagi struktur Wembley baru yang dibuka 2007 lalu.

Panggung Mentereng

Aksi panggung The Rolling Stones saat tampil di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (5/8/2019). The Rolling Stones sukses menggebrak panggung MetLife Stadium dalam tur Amerika-Kanada yang bertajuk 'No Filter'. (Photo by Greg Allen/Invision/AP)
Aksi panggung The Rolling Stones saat tampil di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (5/8/2019). The Rolling Stones sukses menggebrak panggung MetLife Stadium dalam tur Amerika-Kanada yang bertajuk 'No Filter'. (Photo by Greg Allen/Invision/AP)

Anda bukan penggemar sepak bola? Tidak apa-apa. Stadion Wembley tidak melulu milik fans si kulit bundar. Berbagai kegiatan di luar olahraga juga pernah berlangsung di sini. Namun yang paling sering adalah, konser musisi-musisi ternama. Mulai dari Queen (1986), Michael Jackson (1988), hingga Rolling Stones (1990) pernah mengguncang stadion senilai 1,2 miliar poundsterling tersebut.

Atap Geser

Didirikan pada tahun 1922, Wembley direnovasi pada 1963, lalu dibangun ulang tahun 2003 karena pada tahun 2002 ditutup dan dirubuhkan. Stadion ini resmi dibuka tahun 2007 dan mencapai rekor penonton terbanyaknya ketika final Piala FA 2008, yaitu 89.874 penonton. (Foto: AFP/Adrian Dennis)
Didirikan pada tahun 1922, Wembley direnovasi pada 1963, lalu dibangun ulang tahun 2003 karena pada tahun 2002 ditutup dan dirubuhkan. Stadion ini resmi dibuka tahun 2007 dan mencapai rekor penonton terbanyaknya ketika final Piala FA 2008, yaitu 89.874 penonton. (Foto: AFP/Adrian Dennis)

Selain bentuknya yang megah, salah satu ciri khas dari Stadion Wembley ada di bagian atapnya yang bisa dibuka tutup. Yang membuatnya berbeda, Wembley memiliki atap yang bisa digeser hingga menutupi seluruh kursi penonton yang ada di bawahnya. Teknologi ini menjadikan Stadion Wembley sebagai stadiont tertutup terbesar di dunia. Jadi jangan khawatir kehujanan di stadion ini.

Simbol Sepak Bola Inggris

Meski kerap digunakan untuk menggelar berbagai agenda di luar olahraga, Stadion Wembley DNA-nya tetaplah sepak bola. Ini bisa dilihat dari pemiliknya, yakni Asosiasi Sepak Bola Inggris atau FA.

Stadion ini juga telah menjadi simbol sepak bola Inggris dan telah menjadi tuan rumah 78 Final Piala FA, enam final Kejuaraan Eropa, satu Piala Dunia serta tuan rumah bagi ajang Euro tahun 1996.

Saksikan juga video menarik di bawah ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel