5 Duel Klasik yang Layak Dinantikan Pada Turnamen Pramusim BRI Liga 1 2022/2023: Ada Derbi Jateng Hingga Rival di Era Perserikatan

Bola.com, Jakarta - Turnamen Pramusim BRI Liga 1 2022/2023 akan berlangsung mulai 11 Juni 2022 mendatang. Ada empat kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah ajang itu.

Yakni Bandung, Samarinda, Solo, dan Malang. Keempat kota itu akan menjadi aksi uji kekuatan 18 kontestan BRI Liga 1 2022/2023.

Mereka akan bersaing terlebih dahulu di babak fase grup. Kemudian akan dilanjutkan ke babak semifinal dan final.

Menariknya, babak final turnamen ini akan berlangsung dalam dua leg. Meski hanya berstatus pramusim, ajang ini biasanya memiliki gengsi yang tinggi.

Di babak grup misalnya, paling tidak akan tersaji lima laga klasik di sepak bola Indonesia. Simak ulasannya seperti di bawah ini.

Persis Vs PSIS

Carlos Fortes merayakan gol yang ia cetak ke gawang PSM Makassar pada Sabtu (28/5/2022). (dok. PSIS Semarang)
Carlos Fortes merayakan gol yang ia cetak ke gawang PSM Makassar pada Sabtu (28/5/2022). (dok. PSIS Semarang)

Persis Solo menjadi tuan rumah pada Grup A. Mereka akan menggunakan Stadion Manahan untuk menjamu empat klub lain selama fase grup.

Salah satu laga yang dinantikan pada grup ini tentu saja laga antara Persis Solo melawan PSIS Semarang. Keduanya sama-sama punya sejarah panjang di sepak bola Indonesia.

Menariknya, Persis dan PSIS juga merupakan rival di Jawa Tengah. Mereka tentu ingin saling membuktikan siapa yang terbaik di Provinsi itu.

Persib Vs Persebaya

Maskot Persib Bandung, Prabu dan Maskot Persebaya Surabaya, Jojo dan Zoro saling berpelukan jelang laga Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya (Bola.com/Aditya Wany)
Maskot Persib Bandung, Prabu dan Maskot Persebaya Surabaya, Jojo dan Zoro saling berpelukan jelang laga Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya (Bola.com/Aditya Wany)

Kedua tim ini punya sejarah pertemuan yang panjang. Keduanya juga kerap bertemu di laga-laga penting sejak era Perserikatan.

Namun, bisa dikatakan rivalitas antara keduanya berjalan cukup adem. Suporter dari kedua klub punya hubungan yang baik.

Akan menarik untuk menanti bagaimana atmosfer laga ini. Ribuan Bonek dan Bobotoh dipastikan akan hadir langsung di stadion ketika kedua klub ini berlaga.

Arema FC Vs PSM

Hanif Sjahbandi yang ditunjuk sebagai eksekutor menceploskan bola dan membuat timnya unggul 1-0 pada menit ke-21. (Foto: Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Hanif Sjahbandi yang ditunjuk sebagai eksekutor menceploskan bola dan membuat timnya unggul 1-0 pada menit ke-21. (Foto: Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Grup D akan berlangsung di Kabupaten Malang. Tuan rumah Arema FC, akan menjamu Persikabo 1973, PSM Makassar, dan Persik Kediri.

Laga paling dinanti dari grup ini tentu saja antara Arema melawan PSM. Keduanya punya sejarah panjang di sepak bola Tanah Air.

Beberapa kali, baik PSM dan Arema juga pernah merasakan gelar juara. Baik di ajang liga maupun di ajang Piala atau Copa Indonesia.

Arema Vs Persik

Arema tak berhenti menekan Persik. Mereka akhirnya bisa mencetak gol lagi pada menit 45+3. Lagi-lagi berawal dari sepak pojok, bola gagal ditinju Fajar Setya. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Arema tak berhenti menekan Persik. Mereka akhirnya bisa mencetak gol lagi pada menit 45+3. Lagi-lagi berawal dari sepak pojok, bola gagal ditinju Fajar Setya. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Satu laga lain di Grup D yang menarik untuk dinanti adalah laga antara Arema FC melawan Persik Kediri. Ini adalah laga derby Jawa Timur lain yang memang selalu panas di sepak bola Indonesia.

Di era Liga Indonesia hingga Liga Super Indonesia, keduanya merupakan tim yang superior. Arema dan Persik silih berganti menjadi juara.

Belakangan, keduanya sedang sama-sama membangun kembali kekuatan. Laga di pramusim ini akan jadi ujian proses pembangunan itu.

Bhayangkara FC Vs Bali United

Pertandingan berjalan kian ketat memasuki paruh kedua. Bhayangkara FC kembali unggul saat babak kedua belum berjalan lima menit. Kali ini Hargianto melepas tembakannya tanpa bisa ditepis oleh Nadeo di menit ke-50. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pertandingan berjalan kian ketat memasuki paruh kedua. Bhayangkara FC kembali unggul saat babak kedua belum berjalan lima menit. Kali ini Hargianto melepas tembakannya tanpa bisa ditepis oleh Nadeo di menit ke-50. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Kedua klub ini merupakan klub yang terbilang baru. Keduanya baru bersinar ketika sepak bola Indonesia sudah memasuki era Liga 1.

Menariknya, dua klub ini sudah sama-sama pernah menjadi juara Liga. Hal itu menimbulkan rivalitas tersendiri antara keduanya.

Rivalitas paling panas yang melibatkan dua klub ini terjadi di Liga 1 2017. Keduanya bersaing ketat hingga pekan terakhir untuk memperebutkan gelar juara kala itu.

Tengok Persaingan di Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel