5 Fakta Alat Penyedot Komedo, Jangan Asal Menggunakan

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Memiliki banyak komedo memang dapat mengganggu penampilan. Banyak pula yang menganggap bahwa kulit wajah yang berkomedo sangat kotor, padahal tidak demikian. Hal inilah yang membuat alat penyedot komedo dijadikan pilihan banyak orang.

Apalagi alat penyedot komedo yang dijual di pasaran memiliki harga yang sangat terjangkau. Dibandrol dengan harga Rp 50 ribu sampai Rp 300 ribu. Harga ini yang menjadikan alat penyedot komedo mudah dimiliki dan digunakan oleh siapa saja.

Padahal, banyak ahli tidak merekomendasikan penggunaan alat penyedot komedo secara mandiri tanpa pengawasan ahli. Salah satunya oleh Pakar Dermatologis dr Richard Lee, MARS melalui unggahan video di akun TikTok miliknya @drrichardlee. Menurut dr Richard Lee, alat penyedot komedo bisa merusak skin barrier penggunanya. Risiko yang lain adalah terjadi robekan mikroskopis dan telangiektasis.

Berikut Liputan6.com ulas fakta alat penyedot komedo dari berbagai sumber, Rabu (16/12/2020).

Alat penyedot Komedo

Ilustrasi komedo pada hidung | (Sumber foto: Boldsky.com)
Ilustrasi komedo pada hidung | (Sumber foto: Boldsky.com)

Di pasaran, alat penyedot komedo dijual dengan harga sangat terjangkau. Dibandrol dengan harga Rp 50 ribu sampai Rp 300 ribu. Untuk bisa memilikinya, toko-toko online sudah banyak yang memasarkan.

Harga terjangkau inilah yang masih menjadi pertanyaan banyak orang. Apakah alat penyedot komedo aman dan efektif? Alat penyedot komedo merupakan media pembersih komedo yang dikenal bekerja sangat sederhana.

Alat penyedot komedo bisa mengangkat sel kulit mati dan menyingkirkan minyak di pori-pori. Itu artinya, komedo bisa terangkat dengan kerja utama alat ini. Meski bisa, kerja utamanya tidak bisa mengangkat komedo secara keseluruhan.

Para ahli mengatakan, alat penyedot komedo hanya bisa mengangkat komedo terbuka dan tidak cocok untuk wajah berjerawat aktif. Komedo terbuka bisa disedot dengan mudah karena jenis ini sudah terbuka lebar di permukaan kulit.

Dilansir dari allure.com, komedo terbuka ditandai dengan pembukaan folikel rambut yang melebar, disebabkan oleh penumpukan sebum, bakteri utama yang bertanggung jawab menyebabkan jerawat dan peradangan.

Cara Kerja Alat Penyedot Komedo

Cara kerja alat penyedot komedo sangat sederhana, mengangkat sel kulit mati dan minyak di kulit. Sel kulit mati, minyak, dan bakteri yang menumpuk serta melebar merupakan faktor utama terbentuknya komedo terbuka. Itulah sebabnya, komedo terbuka mudah terangkat dengan alat ini.

Mulai nyalakan alat, lalu tepelkan pada lubang penyedot di kulit berkomedo. Persis seperti melakukan scrub di kulit wajah, geser alat penyedot komedo untuk mengangkat komedo yang ada di wajah. Hati-hati karena alat penyedot komedo memiliki tarikan cukup kuat.

Tarikan atau sedotan kuat pada kulit wajah, memiliki risiko yang membahayakan. Jika sedotan kuat dan dilakukan berulang kali, masalah robekan mikroskopis bisa terjadi. Robekan ini ditandai dengan kulit wajah kemerahan dan iritasi.

Sebelum melakukan, pastikan menggunakan alat dengan beberapa level sedotan. Lalu gunakan level yang sedang agar efek samping penggunaan tidak terjadi. Perlu diingat juga, alat penyedot komedo hanya bisa mengangkat komedo terbuka atau komedo yang ada dipermukaan.

Efektivitas Alat Penyedot Komedo

Ilustrasi wajah  | Pexels
Ilustrasi wajah | Pexels

Alat penyedot komedo disebut sebagai perangkat profesional yang sudah disetujui oleh Food and Drug Administration atau FDA, tetapi tidak semuanya. Pakar kecantikan dari University of Utah, Amerika Serikat mengatakan, alat penyedot komedo mampu mengangkat blackheads (komedo terbuka) yang menyumbat pori-pori.

Komedo terbuka termasuk komedo yang sudah dikendurkan dan mudah dikeluarkan dari permukaan kulit. Sementara untuk efektivitas alat penyedot komedo, dipengaruhi beberapa hal termasuk penggunaan dan penguasaan.

Alat penyedot komedo yang sedang populer saat ini memang mudah sekali dimiliki. Meski demikian, banyak pula dokter kecantikan yang menyediakan untuk perawatan. Dibanding dengan penggunaannya secara mandiri, datang pada ahlinya lebih direkomendasikan.

Risiko Alat Penyedot Komedo

Dari penjelasan sebelumnya, alat penyedot komedo memiliki tarikan cukup kuat dan berisiko menyebabkan timbulnya robekan mikroskopis. Pakar Dermatologis dr Richard Lee, MARS melalui unggahan video di akun TikTok miliknya @drrichardlee menegaskan alat penyedot komedo tidak direkomendasikan.

"Jadi alat ini sangat tidak saya rekomendasi ya. Karena alat seperti ini sebenarnya akan merusak kulit kalian, sama seperti pemakaian masker peel off. Terlalu kuat suctionnya akan merusak skin barrier kalian," pungkasnya.

Mengingat alat penyedot komedo hanya bisa mengangkat komedo terbuka, dampaknya tidak seberapa. Alat ini hanya akan membersihkan komedo dengan skala kecil, karena komedo putih yang mirip jerawat kecil tidak bisa terangkat karenanya.

Nah, meski hanya bisa mengangkat komedo terbuka, efektivitasnya sangat dipengaruhi penggunaan dan penguasaan. Jika tekniknya salah, tidak hanya robek mikroskopis yang akan terjadi.

Melainkan telangiektasis, kulit yang memar karena pembuluh darah kulit pecah. Ketika kondisi kulit wajah seperti ini sudah terjadi, pengobatan laser harus dijalani untuk menghilangkannya dan membuatnya kembali normal seperti sediakala.

Ingat, alat penyedot komedo hanya bekerja dengan sederhana dan ringan. Saat pengguna merasa level penyedotan komedo sedang tidak begitu berdampak, jangan naikkan levelnya. Menaikkan levelnya secara asal, akan membuat kulit wajah terasa nyeri.

Tips Aman Menggunakan Alat Penyedot Komedo

Ilustrasi Mencuci Wajah | Credit: pexels.com/David
Ilustrasi Mencuci Wajah | Credit: pexels.com/David

Bagi yang ingin menggunakan alat penyedot komedo secara mandiri, simak tips aman dan konsultasikan dengan ahlinya. Selain itu, beli alat yang sudah bersertifikasi profesional. Alat profesinal tidak mungkin dijual dengan harga yang sangat murah. Agar terhindar dari penipuan, sekali lagi konsultasikan dengan ahli kecantikan sebelum membeli dan menggunakannya.

Tips aman menggunakan alat penyedot komedo:

1. Bersihkan wajah dengan sabun cuci khusus wajah, lalu lanjutkan dengan uap. Pembersihan dan uap akan membuat komedo terbuka lebih kendur, membuatnya mudah diangkat.

2. Jika malas menggunakan uap, bisa mengoleskan produk kecantikan yang mengandung asam salisilat atau asam glikolat.

3. Gunakan alat penyedot komedo yang memiliki daya hisap cukup. Tidak terlalu lemah dan tidak terlalu kuat. Jika lemah, komedo sulit terangkat. Jika terlalu kuat, bisa melukai kulit wajah.

4. Alat penyedot komedo memang efektif mengangkat komedo terbuka, tetapi perawatan kulit wajah lanjutan perlu dilakukan agar komedo tidak datang berulang.

5. Menggunakan alat penyedot komedo tanpa konsultasi ahli kecantikan tidak direkomendasikan.

6. Banyak ahli kecantikan yang juga memilikinya dengan keterampilan serta penguasaan, lebih aman, efektif, dan terpercaya.

Cara Menghindari Pembentukan Komedo

1. Bersihkan wajah secara rutin 2 kali sehari agar menghindari pembentukan komedo. Komedo timbul akibat tersumbatnya kelenjar minyak (sebaceus gland), sehingga minyak yang dihasilkan (sebum) tidak dapat dialirkan keluar dan terbentuklah komedo.

2. Hindari menggunakan riasan wajah berlebihan (foundation, BB cream, bedak padat). Sumbatan ini dapat terjadi akibat penumpukan sel kulit mati, akibat produksi minyak yang berlebih, atau akibat penggunaan kosmetik rias ataupun perawatan yang salah.

3. Lakukan facial (ekstraksi komedo) secara teratur setiap 2 minggu-4 minggu sekali untuk mengeluarkan komedo. Lakukan di dokter spesialis kulit atau di klinik kecantikan kuilt yang disupervisi oleh dokter terlatih.

4. Terapkan gaya hidup lebih sehat dengan melakukan diet makanan rendah lemak dan karbohidrat. Olahraga 3 kali dengan durasi 30 menit setiap minggu. Hindari polusi serta pemicu kelenjar minyak (alkohol, makanan pedas, dan rokok). Hindari stres dan memencet komedo atau jerawat.