5 Fakta Dalang Setan Ki Manteb Soedharsono yang Meninggal Dunia Karena Covid-19

·Bacaan 1 menit
Foto preskon film Jagoan Instan (Nurwahyunan/bintang.com)

Liputan6.com, Yogyakarta- Kabar duka datang dari dunia kesenian, dalang kondang Ki Manteb Soedharsono meninggal dunia pada Jumat (2/7/21) dan disemayamkan kediamannya di Karangpandan, Karanganyar. Ki Manteb Soedharsono atau akrab dipanggil “Dalang Setan” lahir di Sukoharjo, 31 Agustus 1948, ia mendapatkan julukan tersebut lantaran kehebatannya dan kegesitan tangannya memainkan wayang.

Berikut fakta tentang dalang setan Ki Manteb Soedharsono yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Beri Jokowi Wayang Kresna

Ki Manteb Soedharsono pernah memberi Presiden Jokowi cenderamaata berupa wayang kulit dengan lakon Kresna pada acara pergelaran wayang kulit Jumenangan Ratu di halaman depan Istana Merdeka pada 2019.

2. Putra Pertama Dalang Kondang

Ki Manteb merupakan putra pertama dari Ki Hardjo Brahim yang juga merupakan seniman tulen, dalang wayang kulit asal Sukoharjo. Sedangkan ibunya juga seorang seniman penabuh gamelan.

3. Meraih Rekor MURI

Pada 4 dan 5 Sepetember 2004, Ki Manteb Soedharsono memecahkan rekor dengan mendalang selama 24 jam 28 menit tanpa henti dengan memainkan lakon Baratayudha. Berkat pergelaran ini Ki Manteb mendapatkan rekor MURI sebagai pergelaran wayang kulit terlama. Hebatnya setelah diperiksa tim dokter, ia dinyatakan dalam kondisi prima.

Dukung Regenerasi Dalang

4. Mendapatkan Penghargaan dari Presiden Soeharto

Ki Manteb Soedharsono mendapatkan penghargaan berupa Satya Lencana Kebudayaan, berkat jasanya berhasil membawa kemajuan di bidang kebudayaan, terutama wayang kulit.

5. Dukung Regenerasi Dalang

Ki Manteb Soedharsono berupaya melestarikan kebudayaan wayang kulit dari siapa pun. Terlihat Ki Manteb menyempatkan hadir dalam acara Dinas Kebudayaan Kota Solo saat menggelar Festival Dalang Cilik pada Febuari lalu, sekalipun acara digelar di tengah meningkatnya kasus Covid-19.

(Tifani)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel