5 Fakta Kasus Pria Telan Ponsel Nokia 3310

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kejadian aneh dilaporkan baru-baru ini. Seorang pria dikabarkan menelan seluruh bagian ponsel Nokia 3310 miliknya.

Insiden itu diketahui setelah pelaku, seorang pria, ke rumah sakit dengan keluhan sakit perut yang amat sangat akibat menelan gawai tersebut. Setelah dilakukan rontgen, barulah terlihat keberadaan gadget legendaris itu di dalam perut.

Berikut ini lima fakta di balik aksi pria telah ponsel Nokia 3310, dikutip dari News Week, Rabu (

1. Pelaku Berasal dari Kosovo

Menurut situs tersebut, pelaku diidentifikasi sebagai pria tak dikenal, berusia 33 tahun asal Pristina, Kosovo.

2. Operasi Endoskopi 2 Jam

Pria tersebut kemudian menjalani operasi untuk mengeluarkan ponsel antik Nokia yang bahkan tak mungkin rusak dan tak pernah keabisan baterai tersebut.

Menurut Dokter Skender Teljaku, Ponsel diekstraksi tanpa membelah perut dan dikeluarkan dalam 3 bagian terpisah dengan endoskopi, suatu instrumen dengan kamera tertanam yang digunakan untuk memeriksa bagian dalam tubuh.

Prosedur tersebut berlangsung selama hampir 2 jam dan tidak menimbulkan komplikasi.

3. Operasi dan Penyebar Foto Adalah Dokter Skender Teljaku

Skender Teljaku, dokter yang memimpin tim medis untuk melakukan operasi tersebut membagikan foto ponsel Nokia 3310 berwarna merah muda yang dikeluarkan dari perut, termasuk endoskopi pria itu serta gambar-gambar rontgen dari operasi tersebut.

4. Ponsel 4 Hari di Perut

Menurut unggahan Facebook Dr Telja4ku, benda asing itu tersangkut di perut pria selama 4 hari sebelum diambil oleh tim medis.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

5. Ponsel Terbagi Jadi 3 di Dalam Perut

Bagian ponsel Nokia 3310 (wikimedia commons)
Bagian ponsel Nokia 3310 (wikimedia commons)

Menurut Newsweek, pasien mengunjungi rumah sakit sendiri setelah mengalami rasa sakit akibat menelan ponsel. Dr Teljaku mengatakan kepada media lokal bahwa setelah melakukan pemindaian, mereka melihat bahwa telepon telah terbelah menjadi 3 bagian.

Pasien anonim tersebut tidak mengungkap alasan dibalik situasi aneh yang dialaminya. Untungnya, ia dalam kondisi baik dan sedang dalam pemulihan setelah operasi.

Reporter: Ielyfia Prasetio

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel