5 Fakta Menarik Bahasa Indonesia, Bahasa Resmi Kedua Vietnam hingga Wajib Bagi Tentara Kamboja

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Bahasa Indonesia ternyata telah dipergunakan dan dipelajari oleh banyak negara di dunia.

Dalam unggahan di Instagram, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyebutkan bahwa Per Juli 2021 tercatat sudah ada 30 negara, 76 lembaga, dan 7.683 orang yang mempelajari Bahasa Indonesia.

Bahkan, negara satu kawasan ASEAN yaitu Vietnam juga menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi kedua di negaranya untuk meningkatkan studi bahasa Indonesia dan menjaga hubungan bilateral dengan RI.

Berikut fakta-fakta menarik tentang Bahasa Indonesia berdasarkan penjelasan dari Kemdikbudristek RI, Senin (11/10/2021):

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. Urutan ke-9 Bahasa Paling Banyak Digunakan

Penari membawakan tarian Gending Sriwijaya pada acara Festival Putri Bumi Sriwijaya (PBS) yang diselenggarakan Indonesia Tionghoa di Jakarta, Kamis (29/3). Pagelaran ini difokuskan pada potensi budaya Sumatera bagian Selatan. (Liputan6.com/Pool/Agus)
Penari membawakan tarian Gending Sriwijaya pada acara Festival Putri Bumi Sriwijaya (PBS) yang diselenggarakan Indonesia Tionghoa di Jakarta, Kamis (29/3). Pagelaran ini difokuskan pada potensi budaya Sumatera bagian Selatan. (Liputan6.com/Pool/Agus)

Bahasa Indonesia ada di urutan ke-9 sebagai bahasa yang paling banyak digunakan di dunia.

Faktanya, Bahasa Indonesia dipelajari di 56 negara. Wikipedia berbahasa Indonesia berada di peringkat ke-3 se-Asia dan ke-26 sedunia.

2. Bahasa Resmi Kedua di Vietnam

Penari mengenakan pakaian tradisional menampilkan tarian khas daerah-daerah Indonesia dalam acara
Penari mengenakan pakaian tradisional menampilkan tarian khas daerah-daerah Indonesia dalam acara

Rupanya, Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi kedua di Vietnam sejak tahun 2007.

Bahkan, bahasa yang wajib dipelajari oleh tentara Kamboja.

3. Penutur dengan Lidah yang Fleksibel

Anggota Perempuan Pelestari Budaya Indonesia menari Bali dalam Fashion Show Virtual di Jakarta, Sabtu (21/11/2020). Acara ini bertemakan #BalikemBali bertujuan eksplorasi yakni mengangkat kembali minat wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke Bali. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Anggota Perempuan Pelestari Budaya Indonesia menari Bali dalam Fashion Show Virtual di Jakarta, Sabtu (21/11/2020). Acara ini bertemakan #BalikemBali bertujuan eksplorasi yakni mengangkat kembali minat wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke Bali. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Kemdikbud Ristek RI juga memaparkan bahwa orang Indonesia merupakan penutur dengan lidah paling fleksibel.

4. Diperdengarkan di Satelit Voyager NASA

Atraksi reog ponorogo beraksi saat karnaval Cap Go Meh 2018 di Jalan Gajah Mada, Jakarta, Minggu (4/3). Beragam atraksi budaya ditampilkan dalam karnaval perayaan Cap Go Meh 2018 di kawasan Glodok Jakarta. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Atraksi reog ponorogo beraksi saat karnaval Cap Go Meh 2018 di Jalan Gajah Mada, Jakarta, Minggu (4/3). Beragam atraksi budaya ditampilkan dalam karnaval perayaan Cap Go Meh 2018 di kawasan Glodok Jakarta. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Bahasa Indonesia pernah didengarkan di ruang angkasa.

Melalui rekaman piringan hitam Satelit Voyager NASA pada tahun 1977.

5. Keunikan Ejaan Angka

Ilustrasi Peninggalan Budaya Indonesia Credit: unsplash.com/Jeremy
Ilustrasi Peninggalan Budaya Indonesia Credit: unsplash.com/Jeremy

Bahasa Indonesia memiliki keunikan ejaan angka.

Setiap angka (bukan bilangan) yang mempunyai huruf awal yang sama akan berjumlah 10 apabila ditambahkan.

Contoh: satu dan sembilan berhuruf depan -s.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel