5 Fakta Rafael Malalangi Calon Bintara yang Namanya Hilang, Akhirnya Lulus

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Sebuah video menghebohkan media sosial dan mendadak viral. Video tersebut memperlihatkan curhatan anggota keluarga salah satu calon siswa (casis) Bintara Polri di Polda Sulawesi Utara yang namanya hilang dari daftar kelulusan.

Calon Bintara Polri tersebut bernama Rafael Malalangi. Sebelumnya, ia dinyatakan lulus lewat pengumuman yang disiarkan secara langsung dan disaksikan oleh seluruh peserta. Namun, berselang satu minggu Rafael menerima surat bahwa namanya telah tiada dari pengumuman kelulusan.

Kabar yang awalnya bahagia pun seketika berubah menjadi kekecewaan. Merasa tidak adil atas kejadian ini, pemuda itu didampingi keluarganya mengadu kepada Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo lewat unggahan video di Facebook Christofel Tumalun.

Ayah dari Rafael itu meminta keadilan untuk putranya yang belakangan disebut tidak lulus sebagai Bintara Polri di Polda Sulut. Simak 5 faktanya berikut, seperti yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (30/7/2021).

1. Calon Siswa Bintara Polri dari Sulawesi Utara

Casis Bintara Polri Rafael Malalangi. (Facebook/Christofel Tumalun)
Casis Bintara Polri Rafael Malalangi. (Facebook/Christofel Tumalun)

Rafael merupakan pemuda dari Desa Pinapalangkow, Kecamatan Suluun Tareran, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Diketahui, pengumuman kelulusan tes Polri yang dilakukan secara terbuka menyebutkan bahwa Rafael lolos Bintara Polri 2021, pada Kamis (22/7).

Dalam pengumuman tersebut juga dicantumkan nilai dari masing-masing peserta. Namun, berselang satu minggu, Rafael menerima surat bahwa namanya telah tiada dari pengumuman kelulusan dan digantikan oleh orang lain.

2. Minta Keadilan

Casis Bintara Polri Rafael Malalangi. (Facebook/Christofel Tumalun)
Casis Bintara Polri Rafael Malalangi. (Facebook/Christofel Tumalun)

Dalam video yang beredar, Rafael yang didampingi anggota keluarganya itu meminta keadilan dan peran serta Presiden Jokowi bersama Kapolri. Terkait kejelasan hilangnya nama Rafael.

"Apakah ini adil Pak. Kami orang susah, orang tak punya Pak. Kami mohon keadilan. Mohon bantuan dari Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Kapolri, kiranya anak kami dapat pendidikan," kata ayah dari Rafael.

3. Rafael Dinyatakan Rangking Terakhir yang Berasal dari Kabupaten Minahasa Selatan

Casis Bintara Polri Rafael Malalangi. (Facebook/Christofel Tumalun)
Casis Bintara Polri Rafael Malalangi. (Facebook/Christofel Tumalun)

Menanggapi beredarnya video ini, Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Octo Budhi Prasetyo mengatakan, saat diumumkan yang bersangkutan lulus di rangking terakhir yang berasal dari Kabupaten Minahasa Selatan. Selain itu, pihaknya juga tetap memberikan kesempatan kepada Casis yang komplain untuk melaporkan ke panitia.

Octo mengatakan, setelah dilakukan pengecekan nilai di papan pengumuman memang berbeda karena ada kesalahan pada operator saat menginput data karena tidak sesuai dengan hasil yang diperoleh di tes jasmani yaitu di renang.

4. Ada Kesalahan Input Data

Casis Bintara Polri Rafael Malalangi. (Facebook/Christofel Tumalun)
Casis Bintara Polri Rafael Malalangi. (Facebook/Christofel Tumalun)

Casis tersebut telah membenarkan hasil dari pengumuman itu dan pihak panitia juga telah memeriksa kembali nilai yang bersangkutan dengan hasil rangking terakhir.

"Karena kuota terbatas otomatis yang rangking terakhir tidak bisa masuk," beber Octo.

Pihaknya mengakui bahwa memang ada kesalahan dari operator tim jasmani memasukan data input tersebut, dan sangat bersyukur yang lain bisa menerima hanya 1 orang saja yang menyampaikan keluhan.

5. Akhirnya Dinyatakan Lulus

Viralnya kasus Rafael Malalangi itu akhirnya berbuah manis. Pemuda itu dinyatakan lulus di Pendidikan Bintara Polri. Kabar tersebut diunggah melalui akun Instagram Anggota DPR-RI Hillary Brigita Lasut.

Dalam unggahannya, Brigita menuliskan ucapan selamat kepada Rafael. Ia juga mengemukakan apresiasinya kepada Kapolda Sulut yang bisa menyelesaikan persoalan tersebut dalam waktu satu hari.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel