5 Fakta Terkini Kecelakaan Mobil Vanessa Angel, Polisi Belum Tetapkan Status Sopir

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Kabar duka kembali hadir dari dunia hiburan Tanah Air. Kali ini pesinetron Vanessa Angel beserta suaminya, Bibi Ardiansyah meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan tunggal pada Kamis (4/11/2021). Kecelakaan tersebut membuat Vanessa dan Bibi tutup usia.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di Tol Nganjuk, Jawa Timur pada pukul 12.36 WIB. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko membenarkan bahwa kendaraan Pajero sport putih yang membawa keluarga kecil Vanessa Angel alami kecelakaan.

"Bahwa benar telah terjadi laka lantas tunggal di tol jakarta arah sby (tol nganjuk)pada pukul 12.36 wib lokasi di km 672+400a pada hari kamis tanggal 4-11-2021 antara satu kendaraan Pajero sport putih nopol B 1284 BJU," kata Gatot melalui pesan singkat kepada Liputan6.com.

Kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian terutama terkait status hukum dari sopir yang selamat dari kecelakaan tunggal di Tol Nganjuk, Jawa Timur. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, fakta terkini kecelakaan mobil Vanessa Angel, Jumat (5/11/2021).

1. Polisi belum tentukan status sopir Vanessa Angel

Kebersamaan Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah Sebelum Putus (sumber:Instagram/vanessaangelofficial)
Kebersamaan Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah Sebelum Putus (sumber:Instagram/vanessaangelofficial)

Kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah meninggalkan banyak pertanyaan. Termasuk terkait Tubagus Jody yang menjadi sopir Vanessa Angel. Sebelum alami kecelakaan tunggal terjadi, Jody bahkan sempat ketahuan membuat postingan IG story yang kemudian dihapus.

Dalam postingan IG Story, Jody tampak mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi. Hal ini membuat masyarakat menyerbu instagram Jody. Meski ada indikasi bahwa kendaraan dilajukan dengan kecepatan tinggi serta kurangnya konsentrasi, pihak kepolisian Dirlantas Polda Jatim Kombes Latif Usman mengaku pihaknya belum bisa menetapkan status Jody dan baru dalam proses pengumpulan bukti.

"Kita akan lakukan pemeriksaan dulu baru kita bisa menentukan statusnya. Kita tidak berandai-andai yang penting bukti-bukti ini lengkap lalu kita sodorkan. Prosesnya kan demikian," tuturnya, Jumat (5/11/2021) ke Liputan6.com.

2. Dalam proses pendampingan saksi

Dalam proses pengumpulan bukti, Latif menyebut pihaknya tak ingin adanya tambahan polemik di masyarakat. Segala proses penyelidikan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan mengumpulkan keterangan saksi sebanyak mungkin.

"Yang penting pada saat mengumpulkan bukti dan keterangan saksi sebanyak mungkin, supaya tidak menimbulkan polemik di masyarakat. Yang penting proses penyelidikan harus sesuai dengan prosedur," katanya.

Tahap penyelidikan kini dilakukan kepolisian dan belum memasuki ke tahap penyelidikan. Polisi melakukan komunikasi, memberi pendampirang serta ketenangan kepada para saksi agar nantinya bisa memberikan keterangan sesuai dengan realita kejadian.

"Ini yang kita harapkan sehingga betul-betul konsentrasi kita menyelamatkan para korban terlebih dahulu. Memang kita sudah beberapa kali melakukan olah TKP. Ini kita kumpulkan seluruh informasi, barang bukti yang ada untuk kita jadikan satu bahan melakukan penyidikan," pungkas Latif.

3. Pemeriksaan tunggu kondisi kejiwaan sopir stabil

Bibi Ardiansyah dan Vanessa Angel. (Foto: Instagram @vanessaangelofficial)
Bibi Ardiansyah dan Vanessa Angel. (Foto: Instagram @vanessaangelofficial)

Pihak kepolisian menyebut Tubagus Jody sebagai sopir Vanessa Angel kini masih menjalani proses perawatan di rumah sakit Bhayangkara Surabaya. Jody sedang diawasi langsung oleh penyidik Satlantas Polres Jombang.

"Untuk drivernya, masih juga ada di rumah sakit Bhayangkara. Tetap dilakukan pengawasan, dijaga oleh penyidik dari Satlantas. Karena apa, keterangan dia sangat diperlukan untuk melengkapi proses penyidikan," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Gatot Repli Handoko kepada Liputan6.com.

Sementara untuk masalah kondisi kejiwaan Jody saat ini masih belum stabil. Hal inilah yang membuat pihak kepolisian menunda sementara pemeriksaan hingga kondisi Jody tenang dan bisa memberikan kesaksian sesuai realita.

"Trauma makanya kita lakukan pendampingan. Sampai sekarang masih belum dilakukan pemeriksaan," tutur Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Latif Usman saat dikonfirmasi, Jumat (5/11/2021).

4. Dugaan sementara sopir mengantuk

Sopir Vanessa Angel bernama Tubagus Jody sedang ramai diperbicangkan publik. Hal itu dikarenakan ia sempat mengunggah video di IG Story ngebut di KM 555. Netizen menyebut hal yang dilakukan Jody jadi salah satu penyebab kecelakaan tunggal tersebut.

Atas hal tersebut pihak kepolisian masih perlu waktu untuk memulihkan kondisi kejiwaan Jody yang masih belum stabil. Untuk dugaan sementara, kecelakaan maut tersebut disebabkan oleh kelalaian sopir yakni mengantuk. Ayah Bibi Ardiansyah sekaligus mertua Vanessa Angel, Faisal mengaku kecewa dengan informasi yang menyebutkan Jody mengendarai mobil melebihi kecepatan yang ditentukan.

5. Mertua Vanessa Angel serahkan pada kepolisian

Ayah Bibi Ardiansyah sekaligus mertua Vanessa Angel, Faisal buka suara terkait kecelakaan tunggal yang menimpa anak dan menantunya. Faisal mengaku kecewa dengan sopir Vanessa Angel yang mengendarai mobil melebihi kecepatan yang ditentukan. Bahkan Faisal berat hati untuk memberi kata maaf.

"Semenjak saya terima berita, kok kenapa tidak memikirkan penumpang yang didalamnya anak dan cucu saja. Rasanya berat dan kecewa atas kejadian ini. Saya masih berat hati untuk memaafkan mereka karena telah merenggut nyawa anak saya," ungkap Faisal saat ditemui di rumah duka kawasan Srengseng, Jakarta Barat, (5/11) Jumat pagi.

Lebih lanjut, Faisal menyerahkan segala upaya penyelidikan kecelakaan tunggal ini ke pihak kepolisian. Faisal ingin hal yang dialami anak dan cucunya bisa menjadi pelajaran berharga bagi semua pengendara.

"Saya serahkan kepada polisi agar menjadi perhatian karena bisa saja hal ini menimpa pada orang lain agar seorang sopir bisa mengontrol diri saat mengendarai kendaraan," pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel